5 macam Tanaman Hortikultura dan Ciri Khasnya

Diposting pada

Dalam dunia pertanian ada istilah yang namanya tanaman hortikultura. Istilah ini mungkin sudah terasa sangat familiar bagi sahabat tani yang memang sudah lama berkecimpung dalam dunia tani. Namun, istilah ini masih dirasa asing bagi mereka yang masih awam dengan dunia pertanian. Lantas tahukah Anda apa yang dimaksud denga istilah tersebut?

Hortikultura memiliki makna tanaman yang dibudidayakan. Entah itu dibudidayakan di kebun, pekarangan, maupun di lahan-lahan tertentu. Membudidayakan hortikultura sebagai kegiatan bercocok tanam akan membawa banyak sekali keuntungan. Hasil dari hortikultura bisa Anda manfaatkan untuk dijual ke pasar. Namun, sahabat tani juga bisa menikmati hasil hortikultura sendiri untuk kebutuhan pangan Anda.

Tanaman Hortikultura
Google.com

Apa Saja Macam Tanaman Hortikultura

Dalam tahapan implementasinya, tanaman hortikultura tidak hanya tersedia dalam satu jenis tananan saja. Ada beberapa jenis tanaman yang secara umum bisa dijadikan sebagai target budidaya tanaman. Selama ini, dalam dunia tani ada 5 jenis tanaman yang bisa Anda budidayakan. Apa sajakah jenis tanaman tersebut? berikut ini beberapa jenisnya:

Frutikultur

Istilah ini merupakan istilah untuk jenis tanaman buah-buahan yang bisa dibudidayakan. Buah sendiri merupakan kebutuhan pangan yang cukup penting bagi tubuh. Maka tentunya, tanaman buah-buahan ini akan sangat bermanfaat dan banyak dicari oleh masyarakat. Karenanya, frutikultur menjadi salah satu budi daya yang bisa sahabat tani coba.

Adapun jenis tanaman buah-buahan memiliki banyak sekali ragamnya. Ada beberapa jenis buah-buahan yang memiliki musim panen dalam satu periode tertentu dan ada juga yang sistem panennya mengikuti musim dan cuaca. Anda bisa memilih beberapa jenis tanaman buah yang sekiranya cocok dengan kebutuhan sahabat tani.

Olerikultura

Sebutan olerikultura ini merupakan sebutan budi daya untuk jenis tanaman sayur mayur. Sama halnya dengan buah-buahan, sayuran juga merupakan jenis tanaman yang kaya akan manfaat dan cukup penting bagi keberlangsungan pangan masyarakat.

Untuk membudidayakan sayuran ini, sahabat tani bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah, tanpa perlu menyediakan lahan yang luas.  Jenis tanaman ini juga memiliki beberapa ragam sistem panen. Ada jenis sayuran yang bisa ditanam setiap tahun dan ada pula jenis sayuran yang hanya bisa ditanam pada saat-saat tertentu saja.

Florikultura

Florikultura adalah sebutan untuk budidaya tanaman jenis bunga-bungaan. Jika dibandingkan dengan buah dan sayuran, maka bunga tidak memiliki peranan yang cukup penting bagi kebutuhan pangan. Namun budidaya bunga dapat menambah kesan estetika pada lingkungan pekarangan rumah atau lahan perkebuhan Anda. Bahkan sahabat tani bisa memanfaatkannya untuk kemudian dijual di pasaran.

Biofarmaka

Mungkin Anda pernah mendengar istilah TOGA, alias tanaman obat keluarga. TOGA sendiri menjadi bagian dari biofarmaka yang memiliki makna budi daya tanaman jenis obat-obatan. Ada banyak sekali jenis tanaman obat-obatan yang bisa sahabat tani budidayakan di pekarangan rumah.

Tanaman obat-obatan ini memiliki 2 macam jenis, yaitu nonrimpang dan rimpang. Tanaman obat jenis nonrimpang merupakan jenis tanaman obat yang asalnya bisa dari daun, akar, buah, dan batang. Sedangkan, untuk tanaman obat jenis rimpang adalah jenis tanaman obat yang berasal dari jenis umbi-umbian.

Lanskap

Lanskap ini biasa juga dikenal dengan budi daya tanaman untuk kebutuhan taman. Biasanya, akan membutuhkan lahan yang cukup luas untuk bisa membudidayakan lanskap ini. beberapa jenis tanaman hias, biasanya yang menjadi target dari jenis budi daya yang satu ini.

Lima jenis tanaman yang telah disebutkan di atas adalah jenis-jenis tanaman yang secara umum sudah menjadi target tanaman budi daya beberapa petani. Jika sahabat tani ingin memulai metode cocok tanam hortikultura ini, maka Anda bisa memilih salah satu dari beberapa pilihan jenis tanaman di atas.

Namun, sahabat tani juga harus ingat bahwa apapun jenis tanaman yang akan dibudidayakan harus menyesuaikan dengan kondisi. Baik itu kondisi lahan, maupun kondisi kesiapan sahabat tani untuk mengolah hortikultura Anda Selain memiliki beberapa jenis tanaman target penanaman, ternyata tanaman jenis hortikultura juga memiliki beberapa ciri khas. Apa sajakah ciri khas tersebut?

Mengenal Ciri Khas Tanaman Hortikultura

Setelah mengenal pengertian dan jenis-jenis hortikultura, maka selanjutnya sahabat tani harus tahu juga apa saja ciri khas yang dimiliki oleh tanaman jenis hortikultura. Seperti yang kita semua sudah tahu bahwa semua jenis tanaman pasti memiliki ciri khasnya yang berbeda-beda. Khususnya, dari sifat tanaman itu sendiri. Hal ini tidak terkecuali untuk tanaman hortikultura.

Hortikultura secara umum memiliki beberapa ciri khas. Apa sajakah ciri khas itu? Di bawah ini bisa Anda simak beberapa ciri-cirinya:

Tidak Tahan Lama

Berbeda dengan jenis tanaman persawahan, tanaman jenis hortikultura biasanya memiliki sifat yang tidak tahan lama. Ketidak tahanan ini, maksudnya adalah setelah masa panen, jenis tanaman yang sudah didistrubusikan ini akan cepat membusuk, jika tidak segera diolah.

Contohnya adalah seperti buah dan sayur. Tentunya sahabat tani sudah paham bahwa buah dan sayur memang pada dasarnya memiliki sifat yang cepat membusuk jika tidak segera dikonsumsi. Maka dari itu, sahabat tani harus mempertimbangkannya.

Butuh Lahan Luas

Pada pembahasan sebelumnya, memang beberapa jenis tanaman hortikultura bisa sahabat tani budidayakan pada lahan sempit atau di lahan pekarangan rumah Anda. Namun secara umum, jika sahabat tani ingin memaksimalkan hasil budidaya tersebut, maka sebaiknya sahabat tani menyiapkan lahan yang luas. Sehingga, hasil panen yang akan didapat bisa lebih berlimpah.

Area Tanam yang Spesifik

Ciri khas yang satu ini juga berhubungan dengan lahan yang dijadikan sebagai tempat membudidayakan tanaman. Beberapa tanaman tertentu memang membutuhkan area yang khusus, agar hasil panennya menjadi lebih maksimal. Biasanya, tanaman yang membutuhkan area khusus ini adalah jenis tanaman buah-buahan.

Jika sahabat tani ingin memulai membudidayakan tanaman hortikultura, namun terhalang dengan area spesifiknya, maka sahabat tani bisa mencoba lebih dulu jenis tanaman yang umumnya bisa ditanam pada area tanah manapun alias bersifat fleksibel.

Masa Panen Tidak Stabil

Seperti yang sudah sahabat tani tahu bahwa ada beberapa jenis tanaman hortikultura yang memiliki masa panen hanya dalam satu periode dan ada yang memiliki masa panen sepanjang tahun. Ciri khas ini biasanya dimiliki oleh frutikultura dan olerikultura alias jenis buah-buahan dan sayuran.

Keuntungan Harga yang Tidak Tetap

Jika sahabat tani pernah mengaplikasikan budi daya hortikultura ini, untuk kemudian hasilnya dijual di pasaran, maka tentunya sahabat tani paham bahwa hasil panen akan sangat memengaruhi harga jual. Kualitas panen yang sahabat tani dapatkan dari hortikultura ini akan sangat berpengaruh, untuk harga jual yang akan sahabat tani dapatkan.

Namun selain kualitas panen, kuantitas panen juga kerap menjadi ciri khas hortikultura. Pasalnya, semakin langka hasil panen yang Anda dapatkan, maka akan semakin mahal pula harga yang bisa sahabat tani targetkan untuk dijual di pasaran.

Beberapa penjelasan terkait dunia tanaman hortikultura di atas dapat sahabat tani pertimbangkan sesuai dengan situasi dan kondosinya. Semoga pembahasan ini bisa menjadi pembelajaran dan menjadi motivasi bagi sahabat tani yang memang ingin mengimplementasikan budi daya tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *