Rumput Jepang yang Memiliki Nilai Tinggi

Diposting pada

Pekarangan rumah yang hijau menjadi dambaan setiap penghuninya karena dapat membantu relaksasi serta membersihkan udara di rumah. Melihat warna hijau dipercaya dapat meningkatkan mood Anda, Warna hijau dapat membuat nyaman dan tenang serta memiliki arti keseimbangan dan alam. Salah satu tanaman hijau yang sering dijumpai adalah rumput jepang.

Rumput yang memiliki ukuran daun yang kecil namun lebat ini menjadi favorit karena mudah dalam perawatan, tahan dalam cuaca apapun, dan dapat menutup genangan air di taman. Rumput jepang memiliki harga yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan rumput lain. Karena itu, banyak petani yang mencoba budidaya rumput jepang untuk mendapatkan keuntungan yang menjanjikan.

Rumput Jepang
trikmerawat.com

Peluang Usaha Budidaya Rumput Jepang

Usaha budidaya rumput jepang memang tidak sepopuler budidaya tanaman hias, buah ataupun sayuran. Hal ini dikarenakan banyak orang belum sadar jika rumput jepang memiliki harga yang tinggi dan cukup stabil. Orang-orang yang senang mendekorasi halaman rumah biasanya memilih rumput jepang untuk ditanam. Rumput ini memiliki beberapa keunggulan yaitu seperti di bawah ini.

  1. Rumput ini terlihat lebat jika ditanam di halaman. Sehingga lubang ataupun tanah yang tidak rata akan tertutup oleh rumput jepang
  2. Rumput ini bukan tanaman manja yang memerlukan perlakuan khusus. Rumput jepang hanya perlu disiram pada pagi dan sore serta diberi pupuk setiap 2 minggu sekali.
  3. Rumput ini juga tumbuh setiap waktu, sehingga sahabat tani tidak perlu khawatir jika rumput terkena panas matahari ataupun hujan lebat.
  4. Rumput jenis jepang memiliki warna hijau segar yang menjadi daya tariknya. Jika tanaman ini sudah tua, akan langsung mengering menjadi coklat tanpa berubah menjadi kuning, sehingga rumput yang sudah tua akan terlihat seperti tanah. Artinya, tidak mengganggu warna rumput yang ditanam.
  5. Rumput jepang memiliki harga yang cukup tinggi. Budidaya rumput jepang bisa menjadi peluang usaha yang memiliki keuntungan tinggi dan menjanjikan.

Meskipun berbagai macam rumput dijual di pasar, namun rumput jenis jepang selalu menjadi primadona. Rumput ini memiliki kesan elegan dan mewah karena biasa digunakan di padang golf. Hal ini menjadikan rumput ini banyak diminati. Rumput ini menjadikan halaman terkesan sejuk, segar, dan mewah. Banyaknya permintaan rumput jenis jepang membuat harganya semakin meroket.

Cara Budidaya Rumput Jepang

Rumput ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi yang senang dengan halaman hijau. Rumput jenis jepang juga termasuk tanaman yang mudah dalam perawatannya. Karena itu, banyak yang tertarik membudidayakan rumput ini. Jika sahabat tani termasuk salah satunya, mari simak cara budidaya rumput jenis jepang agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Memilih Bibit Unggul

Untuk memulai budidaya rumput jepang, sahabat tani harus mengetahui cara pemilihan bibit rumput jepang yang baik. Bibit rumput jepang biasanya dijual dalam bentuk lembaran persegi dengan akarnya. Cara memilih rumput jepang yang baik antara lain sebagai berikut.

    • Perhatikan warna daunnya. Rumput jenis jepang yang baik akan berwarna hijau segar tidak kekuningan ataupun hijau gelap.
    • Saat disentuh, rumput akan terasa kaku, keras, namun halus. Jangan memilih rumput yang layu dan lemas.
    • Perhatikan pada bagian batang dan akar, jangan memilih bibit yang terserang hama.

Pengolahan Lahan

Proses selanjutnya adalah pengolahan lahan yang akan ditanami rumput ini. Pengolahan lahan idealnya disiapkan 10-14 hari sebelum penanaman. Lahan yang akan ditanam pertama-tama digemburkan dan dicampurkan dengan pupuk kandang, lalu disiram dan dibiarkan hingga 10-14 hari. Ini bertujuan agar pupuk terserap dengan baik ke dalam tanah yang akan ditanam.

Penanaman

Setelah lahan dan bibit sudah disiapkan, proses selanjutnya untuk penanaman rumput jepang adalah penanaman bibit. Bibit yang sudah Anda beli terlebih dahulu dipilah menjadi beberapa bagian kecil lalu bagian akar dibersihkan untuk menghilangkan kotoran. Selanjutnya buatlah lubang lalu masukkan bibit rumput jepang beserta akarnya dengan jarak antar tanaman sekitar 10×10 cm.

Perawatan

Perawatan rumput jepang hanya perlu menyiram sebanyak dua kali dalam sehari. Berikan pupuk dengan rentan waktu 2 minggu sekali. Pangkas tumbuhan liar yang biasanya tumbuh di sela-sela rumput. Pemangkasan rumput juga dilakukan pada rumput yang berusia 3 bulan. Hal ini bertujuan agar akar tetap mendapatkan sinar matahari.

Panen

Rumput jenis jepang yang siap panen biasanya berusia 5 bulan. Rumput yang siap panen memiliki ciri batang yang kaku dan tegak serta akar yang kokoh.

Pengambilan bibit rumput jepang bisa dilakukan dengan mengambil rumput beserta akar-akarnya dengan bentuk kotak ataupun persegi panjang. Pengambilan bibit juga harus dilakukan pada saat bibit sudah siap tanam, jangan mengambil bibit jika lahan yang ingin ditanam belum siap atau sedang panas.

Tips dalam Pemeliharaan Rumput Jepang

Meskipun rumput ini mudah dipelihara, namun rumput yang dirawat dengan baik maka akan menghasilkan bibit rumput dengan jenis yang baik pula. Hal ini dapat menambah nilai jual karena kualitas rumput yang Anda miliki lebih unggul. Berikut ini dipaparkan beberapa tips dalam pemeliharaan rumput jenis jepang yang baik dan benar agar hasil budidaya berkualitas.

  1. Pada proses penyiraman, disarankan menggunakan selang agar rumput tidak terinjak dan patah. Jika area penyiraman luas dan tidak dapat menggunakan selang secara manual, Anda bisa menggunakan rotate sprayer yang diletakkan di beberapa titik sehingga Anda tidak perlu berjalan ke sana kemari dan menginjak rumput.
  2. Potong rumput jepang yang sudah mencapai ketinggian 7-10 cm dari tanah. Pemotongan ini bertujuan agar akar rumput tetap mendapatkan cahaya sinar matahari yang cukup untuk tumbuh kembang.
  3. Cabut rumput liar atau gulma yang ada pada bibit rumput. Gulma atau rumput liar yang tumbuh dapat mencuri nutrisi yang diperlukan oleh rumput. Rumput liat yang dibiarkan tinggi juga akan menghalangi sinar matahari ke rumput dan menyebabkan rumput menjadi layu dan mati.
  4. Rumput jepang dapat terkena hama atau serangga seperti ulat atau belalang. Pastikan sahabat tani menyemprotkan pestisida secara berkala agar rumput tidak termakan oleh hama dan akhirnya gagal panen.
  5. Waktu yang tepat untuk penanaman bibit rumput idealnya dilakukan pada pagi atau sore hari karena tidak terlalu panas. Penanaman rumput pada siang hari akan menjadikan rumput kering dan layu. Waktu penanaman pagi dan sore hari juga dapat memberikan waktu pada rumput untuk menyesuaikan diri dengan tanah baru tanpa terkena panas yang berlebih.

Rumput jenis jepang adalah salah satu jenis tanaman favorit yang ditanam di pekarangan rumah. Selain menambah kecantikan halaman. Rumput jepang juga memiliki warna hijau khas yang membuat mata menjadi lebih rileks. Maka dari itu, budidaya rumput jepang bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan jika dilihat dari kestabilan harga rumput jepang yang dijual di pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *