Pupuk NPK Nutrisi Penting Tanaman yang Kaya Gizi

Diposting pada

Membudidayakan tanaman memang susah-susah gampang karena masing-masing jenisnya memiliki karakter berbeda, sehingga butuh nutrisi yang tepat dalam proses tumbuh kembang. Sama halnya dengan manusia memerlukan makanan bergizi, tanaman juga perlu “minum” vitamin dan mineral tambahan melalui pupuk. Salah satu pupuk paling penting dan wajib diberikan adalah pupuk NPK.

Meskipun masuk kategori pupuk buatan, tapi NPK sangat penting karena berisi unsur yang sangat dibutuhkan tumbuhan dalam semua tahapan, hingga menghasilkan tanaman dewasa berkualitas. Anda mau tahu informasi seputar jenis, kandungan, dan manfaat pupuk tersebut?

Pupuk NPK
Sumber : sites.google.com

Kandungan Pupuk NPK

Secara umum kandungan pupuk kategori majemuk ini ada tiga yaitu:

Nitrogen

Kandungan hara nitrogen sangat membantu pertumbuhan tanaman pada fase vegetatif, makanya pemberian pupuk ini sudah dimulai sejak tanaman baru disemai pada media tanam.

Pospor

Unsur ini akan membantu proses perkembangan akar dan tunas tanaman. Karena pospor membuat akar menjadi memiliki kekuatan terbaiknya, baik tunggang maupun serabut. Sedangkan pada tunas, dapat memaksimalkan kualitas tunas yang akan menjadi tanaman baru, sehingga lebih bernutrisi dan punya nilai jual lebih nantinya.

Kalium

Unsur hara ini sangat dibutuhkan untuk membantu proses tumbuhnya bunga dan buah. Terutama untuk membantu bunga memiliki bagian yang lengkap serta buah memiliki rasa dan kualitas yang maksimal.

Baca Juga :

Jenis Pupuk NPK

Banyak jenis pupuk NPK yang dijual di toko pupuk pertanian, kandungannya beragam namun biasanya produsen pupuk menandai persentase kandungan pupuk dengan penomoran. Selain itu pupuk ini juga biasanya dilengkapi dengan tambahan dua unsur hara yang jumlahnya lebih sedikit ketimbang unsur hara pokoknya yaitu nitrogen, posfor, dan kalium. Apa saja jenisnya?

Zamrud 16-16-16

Zamrud 16-16-16
Sumber : Shopee

Zamrud adalah pupuk yang paling banyak dipakai karena memiliki kandungan cukup dari semua unsur hara kebutuhan sebuah tanaman. Sifatnya yang mudah larut dan netral, membuat eksistensinya tidak merusak lingkungan terutama tanah sebagai media tanam.

Kandungan tambahannya adalah magnesium dan belerang dan bisa dipakai untuk tanaman apa saja di segala kondisi. Angka 16 merupakan penanda bahwa dalam pupuk ini kandungan unsur pentingnya masing-masing adalah 16 persen. Baik itu nitrogen, posfor, maupun kalium, sedangkan unsur hara hanya berupa pendukung.

Ria Plus 16-16-16

Jika tanaman diberikan pupuk jenis ini maka akan membantu menghasilkan daun dengan warna yang lebih baik, serta jumlah anakan yang lebih banyak. Walaupun hanya berisikan perpaduan, N, P dan Ka namun tetap saja jenis ini sangat populer di tengah petani.

Pak Tani 16-16-16

Pak Tani 16-16-16
Sumber : Tokopedia

Kandungan tambahannya adalah magnesium oksida, potasium oksida, dan kalsium oksida. Biasanya diberikan kepada tanaman dengan cara menimbun pupuk di dalam tanah atau dilarutkan dengan air terlebih dahulu, lalu disiram menyebar pada akar tanaman. Jenis ini biasanya dipakai untuk fase vegetatif dan generatif padi, sayuran, jagung, buah, hingga sawit.

Mutiara 16-16-16

Mutiara 16-16-16Jenis pupuk ini masih diimpor pemerintah dari Norwegia, tapi sangat disukai petani Indonesia. Karena mampu bereaksi cepat setelah diberikan kepada tanaman, baik pada fase pertumbuhan akar, pembentukan daun, hingga pembentukan buah yang lebih sempurna.

Pelangi 16-16-16

Pelangi 16-16-16
Sumber : Pupuk Kaltim

Pupuk produksi dalam negeri ini bisa dibuat by request oleh petani, tapi intinya adalah tetap memastikan kandungan tiga unsur utamanya 16 persen. Proses pembuatannya yang menggunakan teknik mechanical blending pupuk NPK  jenis ini mampu membantu tumbuh kembang tanaman jenis apa saja.

Tiga variannya bisa dipilih sesuai tanaman, yaitu varian pelangi super untuk tanaman jenis hortikultura, dan pangan. Selanjutnya varian pelangi unggul untuk tanaman perkebunan akan memangkas pemupukan karena cukup satu jenis pupuk ini saja sudah mewakili semua kebutuhan hara bagi tanaman. Selain ketiga varian tersebut ada pula varian pelangi maxi.

Phonska 15-15-15

Phonska 15-15-15
Sumber : Shopee

Pupuk ini mengandung unsur hara pokok N, P dan K masing-masing 15 persen. Penggunaannya sangat banyak mulai dari pertumbuhan akar hingga buah. Bisa dipakai untuk berbagai jenis tanaman, tapi memang hanya petani yang masuk dalam kelompok tani terdaftar saja yang bisa menggunakannya, sebab penjualannya terbatas karena disubsidi pemerintah.

Basf 15-15-15

Kandungan dalam pupuk ini selain unsur hara pokok, terdapat kalsium dan magnesium dengan jumlah lebih sedikit. Tapi menyoal kebutuhan tanaman, pupuk ini bisa mengakomodirnya terutama untuk proses pertumbuhan akar karena mampu mempercepat proses. Tapi harganya memang tergolong mahal sebab merupakan pupuk impor dari negara Jerman.

Ria Plus 15-15-15

Pupuk ini cocok untuk tanaman jenis perkebunan seperti sawit dan karet, tanaman pangan seperti padi, jagung, gandum, dan buah-buahan. Pupuk NPK Ria Plus juga sangat mudah didapatkan dengan harga terjangkau, makanya banyak petani menggunakannya untuk mendapatkan produk pertanian terbaik.

Mahkota 12-12-17-2 + TE

Mahkota 12-12-17-2 + TE
Sumber : Slideplayer

Pupuk jenis ini untuk tanaman sawit, terutama pada proses pembibitan sebelum menghasilkan. Kandungan lengkapnya adalah:

  • Nitrogen = 12 %
  • Pospor = 12 %
  • Kalium = 17 %
  • Magnesium = 2 %
  • Hara Mikro Borate, ZnSO4 dan CuSO4

Palmo

Palmo adalah pupuk yang juga digunakan untuk tanaman sawit dengan penambahan asam fulvat dan humat ke dalam pupuk. Fungsi asam tersebut membantu memaksimalkan struktur tanah hingga peningkatan kualitas akar saat proses menyerap unsur hara.

Kandungan lengkapnya adalah nitrogen, posfor, kalium, magnesium, kalsium, sulfur, trace element seperti mangan, zinc, boron, cuprum atau tembaga, dan ferum atau besi. Semua kandungan ini memang sangat dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit sejak awal pembibitan hingga menjadi tandan buah segar siap jual.

Baca Juga :

Kelebihan dan Kekurangan Pupuk NPK

Pupuk NPK punya kelebihan dan kekurangan yang wajib sahabat tani perhatikan sebelum menggunakannya, yaitu:

Kelebihan

  1. Membantu akar tumbuh jadi lebih cepat dan mampu menyerap unsur hara dengan baik.
  2. Meningkatkan imunitas tubuh tanaman sehingga lebih kuat pada penyakit dan hama apapun.
  3. Beberapa jenisnya berharga murah tapi kandungannya tetap lengkap.
  4. Produksi tanaman memiliki kualitas dan kuantitas lebih baik.
  5. Memaksimalkan ukuran biji, buah, dan umbi dari kondisi normalnya. Hal ini akan sangat diinginkan petani, karena semakin besar ukuran produk pertanian yang dihasilkan, tentu menjanjikan keuntungan lebih jika diperjual belikan.

Kekurangan

  1. Pada beberapa jenis pupuk NPK berdampak pada penurunan kualitas tanah terutama strukturnya yang jadi tidak gembur lagi dan tak layak dijadikan media tanam.
  2. Kemampuan tanah untuk menampung air jadi lebih rendah, menyebabkan tanah mudah kering dan harus disiram lebih sering.
  3. Menurunkan tingkat keasaman tanah

Sebagai jenis pupuk yang sangat dibutuhkan tanaman, wajar jika pupuk NPK masuk dalam daftar nutrisi penunjang budidaya. Apalagi jika melihat manfaat yang diberikannya untuk tanaman, terlepas tanaman tersebut akan digunakan hanya untuk konsumsi rumahan atau dijadikan produk bisnis. Jika Anda belum pernah belum pakai pupuk ini, segeralah beli dan berikan pada tanaman sesuai kebutuhannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *