Pupuk NPK Mutiara, dari Karakteristik Hingga Trik Cari yang Asli

Diposting pada

Anda ingin tanaman yang dibudidayakan bertumbuh maksimal? Cara yang bisa dilakukan adalah memberi pupuk yang sesuai. Salah satu pupuk penting yang wajib ada selama proses budidaya adalah pupuk NPK Mutiara, pupuk tersebut memiliki berbagai unsur hara penting yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk pertanian terbaik.

Pentingnya pupuk yang memiliki komposisi utama nitrogen, posfor dan kalium ini, menyebabkan banyak produsen pupuk memproduksinya sesuai jenis tanaman dan perpaduan tepat untuk berbagai kondisi penanaman.

Pupuk NPK Mutiara
Sumber : sites.google.com

Karakteristik Pupuk NPK Mutiara

Jika dibandingkan dengan pupuk jenis lain, NPK punya beberapa karakteristik pembeda utama, di antaranya adalah:

  1. Masuk kategori pupuk majemuk karena terdiri dari beberapa unsur hara.
  2. Bentuknya butiran atau biasa disebut granul dengan warna bervariasi, biasanya biru muda.
  3. Proses pembuatan menggunakan larutan batu fosfat dan asam nitrat sehingga menghasilkan pupuk dengan komposisi tepat.
  4. Kandungan unsur hara tambahan selain N, P, dan K adalah kalsium oksida dan magnesium oksida yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Manfaat Pupuk NPK Mutiara

Dengan kandungan yang sangat penting, pupuk NPK Mutiara wajar jika memiliki manfaat yang luar biasa untuk pertumbuhan tanaman. Berikut ini manfaat yang dimiliki pupuk tersebut.

  1. Memaksimalkan pertumbuhan akar, terutama memperkuat, membuat akar lebih cepat panjang, dan membuat akar cepat tumbuh dari durasi normalnya. Sehingga akar jadi lebih mudah menyerap unsur hara yang dibutuhkan.
  2. Memaksimalkan proses fotosintesis pada daun yang akan membuat kualitas tanaman jadi kaya protein, zat gula, dan juga tepung.
  3. Membantu tunas tumbuh lebih cepat sehingga proses panennya pun jadi lebih cepat.
  4. Membantu terbentuknya klorofil atau zat hijau daun yang lebih banyak, sehingga membuat daun jadi lebih segar dan hijau sempurna.
  5. Daya tahan tubuh dari tanaman jadi lebih baik, sehingga tak mudah diserang hama dan penyakit tanaman. Hal itu karena kandungan unsur hara pupuk tersebut membantu tanaman jadi lebih kuat dan tahan banting mulai dari pembibitan hingga saat panen.
  6. Meminimalisir rontok bagian bunga dan buah yang biasanya jadi alasan menurunnya kuantitas panen tanaman.
  7. Bunga dan buah bertumbuh jadi lebih baik dan berkualitas karena mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan melalui pemberian pupuk secara teratur.

Cara Pakai Pupuk NPK Mutiara secara Umum

Ada beberapa cara pakai dari pupuk NPK Mutiara yang bisa sahabat tani terapkan, pertama yaitu dengan langsung menaburkan butiran pupuk di atas tanah sekitar 15 hari sebelum tanam. Kemudian tutup dengan tanah yang tebalnya maksimal 5 sentimeter. Gunanya adalah untuk mempersatukan tanah dan pupuk, sehingga siap untuk membantu tumbuh kembangnya.

Kedua adalah melarutkan pupuk dengan air secukupnya, lalu disemprotkan pada bagian dasar tanaman. Larutan pupuk yang bersisa kemudian bisa dipakai kembali dengan cara mengencerkannya dengan perbandingan dua liter pupuk ditambah 8 liter air bersih dan diaduk sebelum digunakan kembali. Cara ini dipakai untuk menghemat penggunaan pupuk tapi tenang karena kandungannya tidak akan berubah.

Begini Pemakaian dan Dosis Pupuk NPK Sesuai Jenis Tanaman

Kalau sebelumnya dijelaskan cara pakai pupuk NPK Mutiara secara umum, berikut ini cara memberikan dan dosisnya sesuai tahapan tumbuh dan jenis tanaman. Untuk memastikan Anda mendapatkan hasil tanaman sesuai harapan.

Pupuk Dasar Buah

Buah seperti timun, cabe, tomat, dan sejenisnya bisa diberikan pupuk dengan menaburkannya  di atas tanah secara rata. Jumlah pupuk disesuaikan dengan besar bedengan dan jumlah bibit yang ditanam di atasnya. Setelah ditabur pupuk ditutup dengan tanah setebal tiga sentimeter hingga lima sentimeter, agar tidak larut saat kena hujan.

Pupuk Dasar Sayur

Sama dengan pemberian pupuk dasar pada buah di atas, pemberian pupuk dilakukan dengan menabur dan menutupnya dengan tanah tipis. Tapi sebelum diberi pupuk, pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu sejauh mana kesuburan dari tanah tersebut, makin subur tanah maka makin sedikit pupuk yang dibutuhkan.

Pupuk Dasar Umbi

Perbedaan pemberian pupuk dari buah dan daun adalah usai ditebar dan ditutup tanah pembibitan umbi baru bisa dilakukan 15 hari setelahnya. Hal itu dilakukan agar pupuk tercampur rata dengan tanah dan tidak jadi racun bagi tanaman.

Pupuk Tambahan Buah

Selain jadi pupuk dasar sebelum pembibitan, pupuk NPK Mutiara juga bisa diberikan sebagai pupuk tambahan. Untuk buah bisa diberikan pada usia tanaman antara 10 hari sampai 15 hari, kemudian diberikan rutin maksimal setiap 30 hari sesuai dengan kondisi tanaman dan tanah sebagai media tanam.

Cara pemberiannya bisa dengan ditabur atau disemprotkan pada area tanah, sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik dan dipanen di waktu yang tepat. Biasanya buah yang menggunakan pupuk ini sebagai pupuk susulan adalah cabe, tomat, pare, terong, hingga timun.

Pupuk Tambahan Sayur

Bisa diberikan saat usia sayuran sudah di atas 15 hari. Caranya melarutkan pupuk di dalam air dengan perbandingan normal tiga sendok makan pupuk untuk 10 liter air. Dosis ini biasanya diberikan pada sayur dengan jarak tanam berdekatan seperti kangkung dan bayam. Sedangkan untuk jarak tanam agak jauh seperti sawi bisa diberikan dengan cara ditabur.

Pupuk Pembibitan Hortikultura

Untuk pembibitan tanaman jenis holtikultura dibutuhkan pupuk dengan dosis dua sendok makan pupuk dalam 10 liter media yang dijadikan tempat semai bibit. Campur pupuk hingga rata dan diamkan 10 hari sebelum penyemaian bibit dilakukan.

Selain itu, caranya juga bisa dilarutkan dalam air dengan perbandingan 2 sendok makan pupuk ke dalam 10 liter air. Kemudian disemprotkan pada bagian tanaman bibit. Setelah itu bersihkan daun dari pupuk menggunakan air bersih, agar tidak merusak tanaman dan mengganggu proses pertumbuhan pucuk daunnya.

Membedakan Pupuk NPK Mutiara Asli dan Palsu

Karena kepopuleran pupuk NPK mutiara, tak sedikit orang yang mencoba mencari celah untuk memproduksi pupuk palsu. Namun Sahabat tani tetap bisa membedakannya dengan beberapa trik jitu, yaitu memastikan merek dagang produsen tercantum pada bagian depan dan belakang kemasan secara jelas, kemudian pastikan juga logo produsen terlihat di sudut atas kemasan.

Bila memungkinkan, Anda bisa melihat butiran pupuk yang disediakan penjual. Pastikan butiran berwarna biru muda dengan ukuran cenderung sama dan bau yang khas. Warna pupuk asli biasanya lebih terang dan segar, sedangkan pupuk palsu lebih kusam dan terlihat kotor.

Anda juga bisa mengecek keaslian dari produk pupuk dengan memastikan alamat produsen, kemudian masa edar dari pupuk. Jangan lupa juga memastikan kemasan pupuk yang lebih bersih, terang, karena biasanya pupuk palsu hanya menggunakan kemasan seadanya tanpa alamat produsen dan masa edar yang jelas.

Pastikan Anda mengetahui semua hal seputar pupuk NPK mutiara mulai dari karakteristiknya, manfaat, cara pakai hingga cara untuk memastikan Anda membeli pupuk asli. Setelah itu, maka proses budidaya yang dilakukan akan berjalan lebih baik dan sahabat tani akan mendapatkan produk pertanian yang lebih berkualitas untuk dijual dan tentunya memiliki kualitas terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *