Tips Keberhasilan Budidaya Ikan Koi

Diposting pada

Tahukah Anda bahwa banyak sekali orang yang tertarik memelihara ikan koi di rumahnya? Ini bisa menjadi peluang yang bagus bagi sahabat tani. Budidaya ikan koi bisa menjadi salah satu Budidaya yang berpotensi menghasilkan. Tetapi mungkin Anda bertanya, susahkah membudidayakan ikan yang satu ini? Anda akan menemukan ulasannya di artikel berikut ini.

Peluang usaha budidaya Ikan Koi
Sumber : Jejaktani

Sedikit Informasi Tentang Ikan Koi

Ikan koi memiliki nama ilmiah yakni cyprinus carpio. Ikan koi masuk dalam golongan ikan mas dalam famili cyprinidae. Ikan ini sangat terkenal di Jepang karena dianggap sebagai simbol cinta dan persahabatan. Banyak orang yang juga mempercayai bahwa memelihara ikan ini akan mendatangkan keberuntungan.

Hal yang menjadi keunggulan dari ikan ini adalah corak dan ornamen tubuhnya yang sangat indah. Ikan ini juga tergolong ikan yang jinak, sehingga Anda tidak perlu takut memeliharanya. Ada banyak jenis ikan koi, antara lain Kohaku, Taisho Sanshoku, Showa Sanshoku dan lain sebagainya. Warna ikan koi sendiri sangat beragam mulai dari kuning, oranye, hingga berwarna kehitaman.

Langkah-langkah yang Harus Anda Lakukan untuk Melakukan Budidaya Ikan Koi

Bisnis ikan koi dapat menjadikan ladang profit bagi Anda. Hal ini disebabkan peminatnya tidak pernah sepi. Budidaya ikan koi pada dasarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Langkah-langkah budidayanya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Memilih Indukan yang Unggul Untuk Budidaya Ikan Koi

induk ikan koi
Sumber : Suka Ikan

Ini adalah tahapan yang paling utama dan selalu dilakukan untuk membudidayakan ikan apapun. Tanpa indukan yang unggul, maka kesempatan memiliki keturunan yang unggul pun semakin kecil. Maka dari itu, penting bagi Anda memilih indukan yang berkualitas.

Tetapi yang perlu Anda ketahui, ternyata menemukan indukan koi yang berkualitas itu agak sulit. Namun tenang, Anda bisa meminjam indukan yang berkualitas ke sahabat tani yang lainnya. Selain itu, Anda juga bisa meminjam indukan kepada pecinta koi lainnya.

Baca Juga :

Para pecinta koi umumnya akan mengizinkan meminjamkan indukannya. Hal ini disebabkan karena dengan mengawinkan indukan koi, maka akan membuat ikan koi semakin sehat, sedangkan umumnya pecinta koi tidak mempunyai waktu untuk itu. Ada beberapa ciri indukan koi yang unggul dan berkualitas, antara lain adalah:

  1. Biasanya, koi yang berkualitas memiliki usia lebih dari dua tahun.
  2. Umumnya, jenis ikan yang dipelihara atau dalam satu tempat hampir sama dengan yang lainnya. Misalnya, jenis Taisho Sanshoku dengan Taisho Sanshoku.
  3. Jika dilihat dari bentuk tubuhnya, maka bentuknya cenderung ideal serta mempunyai lekukan. Lekukan tersebut jika Anda lihat dari sudut atas maka akan menyerupai torpedo.
  4. Kelincahan dalam berenang cukup tenang, tidak terlalu lambat maupun agresif.
  5. Umumnya, ikan koi yang sehat memiliki warna yang cerah serta cemerlang.
  6. Tidak banyak berdiam diri di dasar kolam.
  7. Baik indukan jantan maupun betina telah pada tahapan yang sudah matang, sehingga siap untuk dikawinkan.

Sekedar tips yang perlu sahabat tani ketahui. Sebaiknya Anda memisahkan antara indukan jantan dengan betina sejak dini. Hal ini akan membuat kedua ikan sangat siap ketika nantinya dikawinkan dan melakukan pemijahan.

  1. Penyiapan Kolam Budidaya Ikan Koi

Budidaya ikan Anda tidak akan berjalan apabila kolamnya tidak tersedia. Untuk Budidaya ikan yang satu ini, Anda bisa menggunakan berbagai macam jenis kolam mulai dari kolam beton, tanah, terpal, dan lain sebagainya. Bukan hanya kolam saja, sahabat tani juga bisa membudidayakan ikan koi di akuarium.

Hal ini disebabkan karena membudidayakan ikan koi umumnya cukup mudah. Tetapi sangat disarankan bagi Anda untuk memeliharanya di kolam plesteran, hal itu memungkinkan untuk ikan koi tersebut mendapatkan cukup sinar matahari. Hal ini sangat bagus untuk tumbuh kembang ikan koi.

Selain itu, ada beberapa poin yang sebaiknya ada pada kolam ikan koi Anda. Poin-poin penting tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Kolam ikan berada pada tempat yang memungkinkan terkena sinar matahari cukup pada siang hari.
  2. Kolam ikan memiliki saluran air yang lancar dan dilengkapi dengan saringan halus, hal itu untuk menghindari hanyutnya ikan koi bersama air yang mengalir.
  3. Ukuran kolam ikan koi setidaknya adalah sekitar 3 hingga 6 meter dengan kedalaman kolam sekitar 60 cm. Untuk kedalaman airnya, cukup sekitar 40cm saja.
  4. Menghindari kolam dari berbagai bahan kimia. Anda bisa menghindarinya dengan cara menjemur atau mengeringkan kolam selama beberapa hari sebelum akhirnya diisi oleh air.
  5. Endapkan air yang telah diisi kolam setidaknya dibiarkan selama 24 jam, sebelum Anda memasukan indukan koi Anda.
  6. Menyediakan kakaban. Kakaban di sini berfungsi sebagai tempat telur-telur koi diletakkan oleh indukannya.
  1. Tahapan Pemijahan

Tahapan yang terakhir, setelah dua tahapan di atas telah dilalui adalah tahapan pemijahan. Ini adalah tahapan yang menjawab apakah Budidaya Anda akhirnya berhasil atau tidak. Untuk menghindarkan Anda dari kegagalan, Anda bisa menyediakan indukan jantan setidaknya 3 hingga 5 ekor. Kemudian, langkah selanjutnya Anda bisa memasukan betina sekitar pada jam 4 sore.

Setelah mendiamkan betina beberapa jam,kira-kira sekitar 3 hingga 5 jam, maka selanjutnya masukan indukan koi jantan ke dalam kolam yang telah Anda sediakan. Umumnya, pemijahan yang dilakukan ikan koi berlangsung saat malam hari, khususnya tengah malam. Secara tahapannya, proses pemijahan ikan koi antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Langkah pertama yang ada pada pemijahan antara ikan koi adalah diawali dengan diletakkannya telur betina di kakaban atau tanaman air. Kemudian, indukan jantan koi mengeluarkan sperma. Proses perkawinan atau pemijahan antara koi jantan dan betina akan selesai di pagi kemudian hari.
  2. Langkah selanjutnya, Anda harus memisahkan antara induk dari kolam tersebut. Hal ini untuk menghindari koi memangsa telurnya sendiri.
  3. Langkah ketiga, pastikan suhu di kolam adalah suhu yang ideal. Hal ini disebabkan suhu yang terlalu dingin akan membuat telur ikan koi lebih lama menetas dan jika suhunya panas, maka telur koi akan rusak karena membusuk.
  4. Langkah keempat, tunggu telur koi menetas. Ini biasanya terjadi antara 2 hari atau sekitar 48 jam. Anda dapat memberikan makanan pada anak koi setelah berusia 5 hari, karena sejak menetas anakan koi sudah memiliki cadangan makanan sendiri.
  5. Setelah berusia sekitar lima hari, berikan anakan koi makanan berupa renik hidup seperti kutu air. Jangan lupa menyaring kutu air terlebih dahulu, agar makanan yang didapatkan anakan koi berkualitas.
  6. Setelah koi memiliki ukuran sekitar 1,5 cm, barulah Anda bisa memberikan makanan berupa cacing sutra. Hal yang perlu Anda ingat, makanan ini hanya akan diberikan hingga umurnya 3 minggu. Setelah itu, Anda bisa memberikan makanan seperti pakan koi dewasa lainnya.

Ikan koi yang memiliki warna cerah konon memberikan keberuntungan bagi pemeliharanya, juga akan memberikan keberuntungan bagi Anda yang membudidayakannya. Ternyata, membudidayakan ikan yang satu ini tidak sesulit  yang dibayangkan, bukan? Dengan mengikuti langkah di atas, maka Budidaya Ikan Koi Anda akan menuai keberhasilan.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *