Cara Ternak Ayam Kampung yang Efektif dan Efisien

Diposting pada

Keuntungan dan Cara Ternak Ayam Kampung yang Efektif dan Efisien

Hidup serasa semakin berat, bekerja di tempat orang memang tak semudah yang dibayangkan. Uang yang didapatkan sangat pas-pasan sedangkan kebutuhan semakin meningkat. Oleh karena itu, banyak orang yang memilih melakukan usaha misalnya ternak ayam kampung yang saat ini sangat diminati. Ternak ayam kampung dinilai lebih menguntungkan dibanding dengan beternak hewan lainnya.

Ternak Ayam Kampung

Beternak ayam kampung tidak banyak berbeda dengan beternak ayam potong, akan tetapi Ayam kampung ini memang sangat menarik sebab banyak keuntungan yang bisa diperoleh. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah pembahasan mengenai apa saja keuntungan memelihara ayam kampung dan bagaimana cara melakukan ternak ayam kampung yang efektif dan efisien :

Keuntungan Beternak  Ayam Kampung

Untuk Anda yang masih bimbang untuk memilih ternak hewan maka di sini akan kita bahas mengenai keuntungan melakukan ternak ayam kampung :

  1. Ayam kampung memiliki rasa daging yang khas dan kandungan proteinnya tidak terlalu banyak sehingga jarang sekali menimbulkan alergi. Rasa dagingnya yang sangat enak ini membuat orang lebih menyukai daging ayam kampung dibanding daging ayam potong.
  2. Ayam kampung juga bisa dipelihara di rumah dan caranya sangat mudah. Hanya memerlukan kandang dan juga makanan. Ayam juga akan kembali ke kandangnya asal Anda memberikan kandang yang tepat. Makanannya pun juga sederhana, nasi sisa dan dedak sudah cukup untuk ayam.
  3. Telur ayam kampung juga dipercaya memiliki khasiat yang baik sehingga banyak yang mengonsumsinya baik dengan cara diminum mentah sebagai jamu atau bisa juga dimasak dan digunakan untuk konsumsi. Sifat telur ayam kampung juga sama seperti daging ayam kampung tersebut. memiliki kadar protein yang tidak terlalu tinggi sehingga jarang menimbulkan reaksi alergi.
  4. Selanjutnya, kotoran dari ayam kampung juga sangat berguna untuk dibuat pupuk organik. Pupuk dengan menggunakan kotoran ayam merupakan jenis pupuk yang sangat baik sehingga mampu menyuburkan tanaman atau tanah pertanian.
  5. Bulu ayam kampung juga sering dimanfaatkan untuk membuat kemoceng atau juga bisa digunakan untuk membuat kerajinan lainnya.

Baca Juga : Ternak Ayam Petelur Rumahan

Cara Ternak Ayam Kampung yang Efektif dan Efisien

  1. Melakukan Pengadaan Bibit Ternak (Anak Ayam)

Hal pertama yang perlu Anda persiapkan adalah mengadakan bibit ternak yang berupa anak ayam. Anda bisa menggunakan dua cara yang efektif yang pertama adalah membeli anak ayam yang baru menetas kepada penjual atau peternak ayam kampung lain. Biasanya dengan cara ini para penyedia bibit akan memberikan bibit yang paling baik.

Yang kedua adalah dengan metode menetaskan telur. Anda bisa membeli telur ayam kampung lalu menetaskannya sendiri sebagai bibit. Harga telur akan lebih murah dibandingkan dengan membeli bibit anak ayam. Namun, dengan cara ini Anda juga harus memiliki mesin untuk menetaskan telur. Semua cara tersebut baik tinggal Anda yang memilih jenisnya.

  1. Memilih Kandang yang Tepat dan Sesuai

Yang kedua adalah dengan pemilihan kandang yang tepat dan juga sesuai. Ada 3 jenis kandang yang Anda pilih untuk menjalankan ternak ayam kampung. Berikut beberapa sistem kandang yang tepat :

  • Sistem Kandang Ren

Sistem Kandang RenYang pertama adalah sistem kandang ren. Sistem kandang yang satu ini sangat efektif dan efisien untuk melakukan ternak ayam kampung. Sistem kandang ini memiliki 2 bagian kandang yang bisa dimanfaatkan sebagai area pengumbaran dan yang satunya untuk area berteduh.

Biasanya untuk sistem kandang ini, para peternak menyisakan lahan sekitar 2/3 bagian untuk area pengumbaran, sisanya untuk berteduh. Dengan sistem ini, ayam akan merasa lebih bebas dibandingkan hanya di kandang saja.

  • Sistem Kandang Postal

Sistem Kandang PostalUntuk yang kedua adalah sistem kandang postal. Sistem ini juga sangat sering digunakan oleh para peternak ayam kampung. Biasanya peternak yang menggunakan cara ini merupakan peternak yang berorientasi pada ayam kampung yang dimanfaatkan dagingnya.

Sistem ini memiliki dua model kandang yang berbeda. yang pertama adalah Postal Litter, Model kandang uni memiliki alas berupa tanah liat yang dilapisi dengan sekam dan kapur. Fungsi dari alas sekam adalah agar lantai tidak mudah basah, sedangkan kapur digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang membuat penyakit pada ayam kampung.

Untuk model ternak ayam kampung postal yang kedua adalah dengan menggunakan postal panggung. Postal panggung merupakan model kandang yang dibuat seperti panggung. Cara ini membuat kandang berada di atas sekitar 2 meter dari tanah. Tujuan penggunaan model ini adalah agar kotoran ayam langsung jatuh ke tanah sehingga tidak terkontaminasi dengan kotoran yang lainnya.

  • Sistem Kandang Baterai

Sistem kandang yang efektif selanjutnya adalah sistem kandang baterai. Sistem yang satu ini merupakan salah satu sistem kandang yang dibuat dengan bertingkat, tidak hanya satu atau dua bahkan bisa tiga atau empat tingkat. Model yang satu ini merupakan model yang mirip dengan model kandang ayam petelur.

Satu kotak berisi satu ayam dan lantai lebih cenderung untuk mirik ke depan. Sistem ini biasa digunakan untuk peternak ayam yang ingin memanfaatkan telurnya. Biasanya kandang ini terbuat dari bambu yang dibuat dengan jarak sekitar 1-2 cm agar kotoran bisa jatuh.

Baca Juga : Ayam Hias: Jenis, Harga, dan Kandanganya

  1. Perawatan dan Pembesaran Ayam Kampung

Setelah Anda menyiapkan bibit dan kandang maka selanjutnya akan di bahas mengenai cara perawatan dan pembesaran yang tepat. Bagi Anda yang ingin memulai beternak ayam kampung maka sediakan makan ternak yang alami.

Beri makan ternak Anda 3 kali dalam sehari dengan menggunakan pakan pabrik (voor) dan pakan alami menggunakan dedak dan sayuran. Untuk usia ayam sekitar 2 sampai 3 bulan beri pakan seperti campuran di atas.  Namun untuk usia ayam yang masih 1 sampai 21 hari berikan makanan pabrik untuk mempercepat pertumbuhannya.

Selain itu, Anda juga harus merawat kebersihan kandang dengan teratur agar tidak banyak mikroorganisme jahat yang menyerang ayam kampung Anda, serta siapkan berbagai obat-obatan untuk ayam yang sakit dan sediakan pula vitamin untuk menjaga Ayam tetap sehat.

  1. Pemasaran Ayam Kampung

Dan tahap yang terakhir adalah dengan melakukan pemasaran ayam kampung yang tepat. Pemasaran ini menjadi bagian paling penting. Semakin banyak orang yang memilih peternakan Anda maka keuntungan juga akan lebih banyak.

Lakukan pemasaran yang efektif dan efisien. Sekarang banyak media sosial dan halaman blog atau website untuk promosi. Anda juga bisa melakukan kerja sama dengan berbagai restoran ayam kampung.

Baca Juga : Cara Ternak Ayam yang Harus Anda Ketahui

Kesimpulan

Dari berbagai poin di atas maka bisa disimpulkan bahwa melakukan ternak ayam kampung merupakan salah satu jalan untuk memulai usaha yang menjanjikan. Ternak Ayam kampung memang memiliki ruang di hati para penggemarnya baik untuk dipelihara, dimakan, diambil telurnya, kotorannya yang sangat baik untuk dijadikan pupuk organik dan bulunya digunakan untuk kerajinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *