Keuntungan dan Cara Budidaya Bawang Merah Mandiri

Keuntungan dan Cara Budidaya Bawang Merah Mandiri

Bawang merah termasuk salah satu tumbuhan yang memiliki umbi dan bisa dimanfaatkan oleh manusia. Bawang merah adalah salah satu hal yang sangat penting dalam memasak. Bawang merah menjadi salah satu jenis bumbu yang wajib ada di setiap dapur. Namun, harga dari bawang merah ini terkadang mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak bisa diprediksi sehingga sangat menguntungkan jika Anda melakukan budidaya bawang merah sendiri di rumah.

Peluang Usaha Budidaya Bawang Merah

Saat harga bawang merah melonjak naik, Anda bisa menggunakan hasil budidaya Anda terlebih dahulu sehingga tidak boros dalam belanja kebutuhan Dapur. Ketika murah, Anda bisa menggunakannya sebagai bibit yang mulai menanam sehingga Anda tidak rugi.

Menanam bawang merah memiliki banyak manfaat dan juga keuntungan. Namun tidak semua orang bisa melakukan budidaya bawang merah karena keterbatasan informasi atau tidak ingin mencobanya. Di sini akan kita bahas beberapa hal mengenai bawang merah baik dari keuntungannya dan juga cara melakukan budidayanya. Berikut penjelasannya secara lengkap :

Keuntungan Melakukan Budidaya Bawang Merah

Sebelum menginjak bagian cara melakukan budidaya akan lebih baik jika Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja keuntungan dalam menanam bawang merah sendiri, seperti berikut ini :

  1. Bawang merah memiliki harga yang tidak stabil karena bawang merah sejatinya adalah tumbuhan musiman yang hanya tumbuh pada musim tertentu. ketika produksi bawang merah sangat banyak maka harga akan turun, begitu juga sebaliknya yang jika produksi sangat sedikit maka harga akan melonjak naik. Dengan mengandalkan budidaya sendiri ini maka Anda bisa terbebas oleh naik turunnya harga bawang.
  2. Bawang merah merupakan salah satu bumbu yang hampir selalu ada di setiap masakan sehingga Anda bisa memanfaatkannya dengan mudah, Saat persediaan bawang merah Anda menipis bisa mengambil dari kebun yang Anda tanami.
  3. Bawang merah bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Jadi penanaman bawang tidak harus dilakukan di daerah yang dingin. Anda bisa menanamnya dengan mudah di rumah masing-masing.
  4. Bawang merah sangat mudah ditanam di mana saja. Anda bisa menanam di lahan perkebunan atau juga bisa menanam di polybag sehingga bisa dengan mudah diambil dan dimanfaatkan.
  5. Bawang merah juga sering digunakan sebagai toping dan awet. Anda bisa membuat bawang merah goreng sendiri dan bisa dimanfaatkan untuk toping makanan dan juga untuk bumbu yang praktis.
  6. Dengan melakukan budidaya bawang merah, Anda juga bisa menyalurkan hobi bercocok tanam Anda. Anda bisa menjalankan hobi menanam Anda sekaligus menghasilkan bawang merah gratis, bisa juga bisa mengajak buah hati agar ikut belajar menanam

Baca Juga : Cara Budidaya Vanili Yang Menguntungkan

Cara Melakukan Budidaya Bawang Merah :

  1. Memilih Benih Bawang Merah yang dalam Keadaan Baik

benih bawang merah
Sumber : Bibit Online

Cara melakukan budidaya bawang merah yang pertama adalah dengan memilih benih bawang merah yang baik. Benih bawang merah ada yang benih lokal dan ada juga yang benih impor. Benih juga terbagi lagi menjadi dua ada yang bentuknya biji dan ada juga yang bentuknya umbi. Jadi, Anda bisa memilihnya dengan mudah.

Namun, untuk beberapa tempat budidaya kebanyakan menggunakan umbi karena mudah di dapat. Bagi Anda yang ingin menanam menggunakan sistem umbi maka pastikan dahulu bahwa umbinya sudah tua yaitu sekitar usia 80 hari untuk dataran rendah dan 100 hari di dataran tinggi. Pilih benih umbi bawang merah yang bagus dan tidak ada cacat sedikit pun.

  1. Pengolahan Tanah dan Penanaman Benih Bawang Merah

Untuk persiapan penanaman bawang merah maka Anda harus melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu. Siapkan tanah yang benar subur baik di kebun atau di polybag. Anda bisa menambahkan kapur atau dolomit apabila tanah memiliki tingkat keasaman kurang dari pH 5,6. Penambahan kapur sebaiknya dilakukan 2 minggu sebelum  dilakukan penanaman.

Gunakan pupuk kompos atau pupuk kandang untuk menyuburkan tanah atau juga bisa dicampur dengan menggunakan pupuk urea, campur tanah dengan pupuk lalu diamkan selama kurang lebih satu minggu. Setelah tanah siap ditanami maka selanjutnya adalah proses penanaman. Anda hanya perlu mengubur umbi bawang merah sampai tidak terlihat lagi di area tanah.

  1. Cara Merawat Bawang Merah sebagai Tanaman Budidaya

Cara merawat bawang merah ini susah-susah gampang. Anda harus menyiraminya sehari dua kali setidaknya sampai bawang berusia 10 hari. Dan jika sudah lebih dari 10 hari maka Anda bisa menguranginya sedikit demi sedikit sampai sehari satu kali saja.

Anda juga harus melakukan pemupukan ulang setelah bawang sudah berusia 2 minggu Anda bisa melakukan pemupukan dengan menggunakan campuran pupuk urea, ZA, dan KCI. Dan pemupukan selanjutnya bisa dilakukan dalam waktu usia bawang sekitar 5 minggu dengan dosis pupuk yang lebih kecil.

Selanjutnya, Anda juga harus melakukan pembersihan dalam area penanaman bawang, Anda harus menyingkirkan rumput liar atau gulma yang dapat menyerap nutrisi dari tanah sehingga bawang malah kekurangan makanan.

Agar lebih efektif dan efisien, Anda bisa melakukan penyiangan gulma sekaligus saat Anda melakukan pemupukan, tetapi jika gulma terlalu banyak, Anda juga harus siap siaga untuk membersihkannya sebelum waktu pemupukan.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

Dalam melakukan penanaman suatu tumbuhan pasti tidak pernah lepas dari serangan hama dan juga penyakit tanaman. Hal ini akan sangat merugikan para petani bawang dan juga Anda sebagai pembudidaya bawang merah. Biasanya tanaman bawang diserang oleh hama berupa ulat dan juga terkadang mengalami penyakit layu.

Untuk itu, Anda harus selalu memperhatikan tanaman bawang Anda. apabila tanaman diserang oleh hama ulat maka Anda juga harus menyingkirkan ulat tersebut secara manual dan segera dimusnahkan.

Selain cara manual, Anda bisa menggunakan feromon sex perangkat dan jika hama menyerang sangat banyak lebih dari 5% rumpun daun maka Anda boleh menggunakan  semprot insektisida yang berbahan aktif klorfirifos. Sedangkan penyakit layu bisa dilihat bahwa daunnya menguning dan terpilin. Cara mengatasinya cabut tanaman dan musnahkan atau bisa menggunakan fungisida.

  1. Panen Budidaya Bawang Merah

Anda bisa memanen bawang merah saat usianya sudah 55 sampai 77 hari sejak penanaman. Biasanya ciri-cirinya adalah jika 60-70% daun mulai rebah. Setelah dipanen, umbi bawang merah harus dilakukan penjemuran yang berlangsung sekitar 7 sampai 14 hari, dan siap digunakan.

Baca Juga : Budidaya Seledri yang Menjanjikan

Kesimpulan

Dengan beberapa ulasan di atas maka bisa disimpulkan bahwa bawang merah memiliki harga yang sangat fluktuatif sehingga Anda harus siap untuk melakukan budidaya bawang merah. Bawang merah sangat mudah untuk ditanam baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Cara melakukan budidaya bawang merah juga sangat mudah yaitu diawali dengan memilih benih, mengolah tanah, merawat tanaman bawang merah, pengendalian, dan juga panen bawang merah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *