41 Peluang Usaha di Bidang Pertanian, Perikanan, Perkebunan dan Peternakan

Diposting pada

13 Peluang Usaha Bidang Pertanian

Umumnya, peluang usaha adalah jenis usaha yang menjalankan usaha yang sudah ada sebelumnya, seperti menjual pulsa, membuka gerai isi ulang galon, membuat kuliner tertentu dan yang lainnya. Tapi bagaimana dengan bertani. Tentunya jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Tidak perlu memilih jenis tanaman yang membutuhkan teknik tanam yang sulit dan juga lama, karena ada beberapa jenis tanaman yang teknik tanamnya tidak terlalu sulit, dan masa tanamnya juga tidak terlalu lama. Yang pasti tidak memakan lahan yang terlalu luas.

 

  1. Tanaman Hidroponik 

peluang Usaha Tanaman Hidroponik

Budidaya tanaman hidroponik, adalah jenis peluang usaha pertama yang akan dibahas. Tidak seperti metoda tanam lainnya yang menggunakan media tanah, kali ini menggunakan media air. Sebenarnya ada juga bahan lain yang akan digunakan selain air, agar tanaman yang ditanam lebih sehat, yaitu dengan memberikan nutrisi yang tepat dan pastinya mencukupi untuk tanaman tersebut.

Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan teknik tanam yang satu ini, mulai dari tidak memerlukan lahan yang terlalu luas (jadi Anda dapat menanamnya di halaman depan atau halaman belakang, atau Anda dapat menanamnya dengan cara vertikal garden), ada cukup banyak jenis tanaman yang dapat ditanam dengan metoda tersebut, mudah melakukan panen, memberikan hasil yang lebih banyak, steril dan bersih, bebas tumbuhan pengganggu, dan yang lainnya.

Yang perlu Anda lakukan untuk memulai usaha jenis ini adalah mempersiapkan beberapa alat dan bahan, yang nantinya digunakan sebagai alat media tanam bagi jenis tanaman yang akan di hidroponik. Berikutnya pilih salah satu sistem tanam hidroponik yang ada, mulai dari sistem DFT, sistem NFT, sistem drip, dan yang lainnya. Untuk alat yang dapat digunakan untuk membuat metoda tanam seperti ini cukup beragam, mulai dari penggunaan pipa, sebagai wadah untuk menyimpan tanaman, air yang mengalir, nutrisi untuk tanaman yang mencukupi, pompa air, media tanam (seperti rockwool, hidrogel, expanded clay, dan yang lainnya).

  1. Budidaya Bawang Merah

Peluang Usaha Budidaya Bawang Merah

Bawang merah adalah jenis tanaman yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal masak memasak. Teknik membudidayakan tanaman ini sebagai peluang usaha sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang perlu diperhatikan disini adalah :

  • Memilih benih yang baik, sebaiknya pilih benih yang sehat dan dipanen saat sudah tua, antara 80 hingga 100 hari. Yang perlu diketahui disini adalah, jenis varietas benih bawang merah yang ada di pasaran ini cukup banyak. Mulai dari benih lokal hingga benih hibrida impor. Anda dapat memilih salah satu yang dirasa paling tepat.
  •  Mempersiapkan lahan, pastikan tanah yang digunakan gembur, dan sudah diberi pupuk dan nutrisi lainnya secara tepat (seperti pupuk kandang dan yang lainnya).
  • Adapun teknik tanam untuk budidaya tanaman ini sendiri saat ini cukup beragam. Anda dapat menanam tanaman ini dengan beberapa macam cara, yaitu, menanamnya langsung di tanah seperti teknik umumnya. Caranya adalah dengan menggunakan jarak antara masing-masing benih sekitar kurang lebih 100 cm. Cara lainnya adalah menanam dengan menggunakan polybag, atau bahkan menggunakan teknik media tanam hidroponik. Pastikan kedalaman lahannya sekitar 20 cm, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
  • Tidak lupa siram tanaman tersebut secara berkala, pagi dan sore hari, terutama pada usia tanam 0 hingga 10 hari.
  • Untuk mencegah kerusakan pada tanaman akibat hama dan penyakit, sebaiknya lakukan beberapa langkah pencegahan dengan memberikan beberapa jenis obat tertentu.

 

  1. Budidaya Sawi Hijau

Peluang Usaha sawi Hijau

Tanaman sawi hijau ini memang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Ada beberapa macam faktor yang cukup mempengaruhi sayuran yang satu ini, jadi salah satu jenis sayuran favorit, antara lain :

  • Sayuran sawi hijau ini, dapat dikombinasikan atau dapat dibuat menjadi berbagai macam olahan, mulai dari berbagai macam jenis tumisan, jenis olahan (seperti mie hijau, jus hijau, ice cream hijau, dll), atau bahkan dapat dikombinasikan dengan jenis makanan lainnya (seperti mie ayam, dan yang lainnya).
  • Yang tidak banyak orang ketahui adalah, sayuran yang satu ini, mempunyai banyak sekali manfaat untuk tubuh, mulai dari mampu melancarkan proses metabolisme, antioksidan, membantu proses detoksifikasi, mengatasi radang tenggorokan, mencegah kanker usus, dan yang lainnya.
  • Di pasaran sendiri harga sawi hijau ini cenderung stabil, artinya ini akan menjadi peluang usaha yang tepat untuk Anda.
  • Teknik tanam tanaman yang satu ini juga tidak terlalu sulit, yang terpenting adalah benih yang dipilih adalah kualitas unggul. Anda dapat menanam tanaman tersebut di atas tanah secara langsung, di dalam polybag, atau bahkan menanamnya dengan teknik hidroponik.
  • Selain itu jenis atau varietas tanaman yang satu ini juga cukup beragam, ini yang membuat Anda lebih leluasa memilih, varietas mana yang akan ditanam kelak.
  • Masa panen tanaman ini juga tidak terlalu lama, hanya sekitar 50 hingga 80 hari, mulai dari masa penanaman benih. Anda dapat memanen dengan cara memotong pangkal batang, atau mencabut nga ke akarnya.

 

  1. Budidaya Cabai

Peluang Usaha Budidaya cabai

Siapa yang tidak mengenal tanaman cabai, tanaman dengan berbagai macam varietas ini, memang sangat dibutuhkan dan digemari oleh masyarakat di dunia, Indonesia termasuk salah satunya.  Apalagi kalau bukan untuk menghias, serta membuat masakan yang dibuat jadi terasa pedas. Naik dan turunnya cabai, tetap tidak akan berdampak pada konsumen, karena konsumen tetap memburu bahan yang termasuk bumbu dapur tersebut.

  • Dalam hal tanam menanam tanaman ini, Anda tidak perlu khawatir, karena lahan yang dapat Anda gunakan sebenarnya tidak terlalu luas. Anda dapat menanamnya di halaman atau juga di belakang rumah. Akan lebih baik, jika anda mempunyai kebun kecil di samping rumah.
  • Untuk teknik menanamnya sendiri, Anda dapat menanamnya langsung di atas tanah, di dalam polybag, atau bahkan Anda dapat menanamnya secara hidroponik. Kali ini, Anda sebaiknya menyemai benih terlebih dahulu. Baru setelah berusia 4 minggu, dipindahkan ke media tanam yang dikehendaki.
  • Sama seperti jenis tanaman lainnya, tentunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti munculnya hama, dan yang lainnya, sebaiknya Anda rajin mengecek dan menyemprotkan anti hama.
  • Tidak lupa selalu siram tanaman secara rutin, jika musim kemarau, sebaiknya siram 2 kali dalam sehari. Sedangkan jika musim penghujan sebaiknya siram 1 kali dalam sehari.
  • Apabila Anda ingin menghasilkan cabai organik, tidak sulit. Cukup berikan pupuk kompos atau pupuk kandang secara rutin.
  • Masa panen cabai sendiri umumnya sekitar 80 hingga 90 hari, setelah masa tanam. Tentunya hal ini tergantung pada jenis varietas, dan ketinggian dari lokasi tubuh tanaman tersebut.
  • Yang menarik disini adalah cabai dapat dipanen setiap 1 minggu sekali, jika Anda mampu membudidayakannya secara baik.
  1. Usaha Menanam Tomat

Peluang usaha Budidaya TomatSatu lagi, jenis tanaman yang kaya akan manfaat, dan juga sangat dibutuhkan oleh kegiatan masak memasak atau bahkan dikonsumsi secara langsung yaitu tomat. Tanaman yang satu ini juga dapat Anda jadikan sebagai peluang usaha yang cukup menjanjikan, walaupun pada dasarnya ada cukup banyak petani yang menjual tomat tersebut. Untuk membuat usaha tomat Anda laku di pasaran, tentunya Anda harus memperhatikan beberapa hal, seperti :

  • Pilih media tanam yang walaupun tidak biasa, namun tetap mampu menghasilkan tomat yang berkualitas. Jika pada umumnya para petani menanam tomat langsung di atas tanah. Maka kali ini Anda dapat menyiasatinya dengan menanam secara hidroponik.
  • Berikutnya pilih jenis pupuk yang tepat, dan juga mampu menghasilkan tomat yang berkualitas, seperti membuat tomat organik. Seperti namanya, maka pupuk yang akan Anda gunakan kali ini adalah pupuk organik. Tentunya tidak sulit untuk menemukan pupuk organik di pasaran, umumnya pupuk seperti ini ada di toko pertanian, atau Anda dapat memilih menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang.
  • Untuk lebih menghasilkan jenis tomat yang berkualitas, tentunya Anda juga harus menjaga tanaman dari berbagai macam serangga, hama. Jika umumnya, para petani menggunakan pestisida kimia, yang ada di toko pertanian, kali ini Anda dapat membuat sendiri pestisida alami. Selain baik untuk tomat, juga aman ketika dikonsumsi.
  • Khusus untuk waktu panen tomat organik ini umumnya sekitar 75 hari. Sebaiknya panen pada saat cuaca sedang cerah, masa panen ini dapat dilakukan hingga sekitar 16 hari, dengan jangka waktu 3 hingga 4 kali dalam sehari.
  1. Pertanian Kangkung

Peluang usaha Budidaya KangkungKangkung sendiri adalah salah satu jenis sayuran hijau yang banyak disukai oleh masyarakat. Selain karena rasanya yang enak, juga dapat diolah menjadi berbagai macam jenis masakan. Selain itu, sayuran yang satu ini juga mempunyai banyak vitamin dan nutrisi lainnya yang penting untuk tubuh, seperti vitamin A, dan yang lainnya.

Jika dilihat dari tempat pertumbuhan dari tanaman tersebut, pertanian kangkung ini dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu kangkung darat, yang umumnya ditanam di tempat kering, dan juga kangkung air yang umumnya hidup di sawah atau tempat basah lainnya. Diantara kedua teknik tanam tersebut, saat ini yang paling mudah ditemukan dipasaran adalah kangkung darat. Anda yang tertarik dengan peluang usaha pertanian kangkung tersebut, ada baiknya membaca ulasan berikut ini :

  • Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah memperhatikan kangkung seperti apa yang akan Anda tanam, apakah akan menjadi kangkung pada umumnya, atau menjadi kangkung organik. Informasi seperti ini, yang akan mempengaruhi proses, teknik tanam, bahkan teknik merawat tanaman kangkung itu sendiri.
  • Perhatikan luas lahan yang akan Anda gunakan untuk menanam kangkung tersebut. Apakah Anda akan menanamnya di kebun sendiri, di halaman atau di tempat lainnya. Apabila Anda mempunyai lahan yang terbatas, tidak ada salahnya jika menggunakan teknik menanam hidroponik, dengan menggunakan rak bersusun ke atas, dengan demikian, hasilnya tidak kalah banyak dengan menggunakan media tanam di atas tanah secara langsung.
  • Berikutnya perhatikan juga jenis varietas kangkung yang akan dipilih. Apakah Anda akan memilih varietas lokal yang mudah beradaptasi, atau varietas lainnya.
  • Tidak lupa siapkan lahan yang akan digunakan nantinya. Dalam hal ini ada beberapa teknik tanam yang dapat Anda pilih untuk memperoleh kangkung yang berkualitas.  Anda dapat memilih untuk menanam kangkung di atas tanah, atau menggunakan teknik hidroponik.
  • Dalam proses penanaman, pastikan pemberian nutrisi dan proses penyiraman tanaman harus dilakukan secara berkala. Demikian pula cek jika ada hama pengganggu yang akan merusak tanaman tersebut, segera atasi, jangan sampai mempengaruhi hasil akhir tanaman kangkung Anda.
  • Tanaman ini, umumnya panen, setelah berusia lebih dari 30 hari, setelah masa tanam . caranya adalah dengan langsung mencabut akar tanaman tersebut.
  1. Usaha Pertanian Bayam

Peluang Usaha Budidaya BayamBagi Anda yang ingin membuka peluang usaha dalam hal usaha pertanian bayam, terutama bayam organik. Maka ini akan menjadi ulasan yang tepat, karena dalam ulasan kali ini akan dibahas tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan membuka usaha di bidang pertanian bayam tersebut, antara lain :

  • Budidaya bayam

Umumnya budidaya bayam ini, efektif dilakukan hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut. Terutama di Indonesia, terdapat 2 jenis tanaman bayam yang umum ditanam oleh para petani, yaitu bayam cabut, artinya proses panennya dicabut hingga ke akarnya. Jenis bayam yang satu ini ada 2 warna, yaitu bayam hijau dan bayam merah. Sedangkan yang kedua adalah bayam potong, artinya proses panennya dengan cara dipotong, cirinya adalah warnanya hijau tua.

  • Persiapan benih

Untuk menanam bayam, tentunya dimulai dari proses pembenihan, dalam hal ini biji. Biji tersebut diperoleh dari bayam yang sudah tua, sekitar 3 bulan. Benih-benih tersebut, nantinya akan disebar, pada lahan yang akan digunakan.

  • Pengolahan lahan

Karena kali ini menggunakan tanah, maka Anda harus membuat teknik bedengan. Perhatikan teknik keasaman tanah, karena tanaman tersebut sensitif terhadap keasaman tanah. Tebarkan pupuk kandang, dan diamkan selama 2 hingga 3 hari, agar meresap ke dalam tanah.

  • Penebaran benih

Untuk menebar benih sebaiknya gunakan saringan, usahakan tingkat kepadatannya sekitar 0,5 -1 g per meter persegi.

  • Perawatan bayam

Mulai dari setelah penebaran benih, sebaiknya lakukan penyiraman 2 kali dalam sehari, terutama saat musim kemarau. Usahakan agar tanah selalu dalam kondisi lembab. Siangi juga gulma yang tumbuh di sela-sela kecambah bayam secara berkala. Jaga juga dari berbagai serangan hama yang dapat menyerang daun bayam, kali ini Anda dapat menggunakan pestisida kimia atau menggunakan pestisida organik.

  • Panen

Bayam dapat dipanen setelah berusia 20 hari setelah masa tanam, umumnya tingginya sekitar 20 cm.

  1. Budidaya Tanaman Terong

Peluang Usaha Budidaya terongTerong adalah salah satu jenis tanaman yang mempunyai cukup banyak varietas, namun yang paling banyak ditanam oleh para petani, lantaran banyak konsumen yang menyukainya adalah terong hijau, dan terong ungu. Walaupun ada juga beberapa varietas lain yang juga ditanam namun dengan skala yang tidak terlalu banyak.

  • Seperti umumnya menanam sayuran, tentu dimulai dengan mempersiapkan bibit terlebih dahulu. Dalam hal ini ada 2 jenis bibit yang dapat Anda siapkan, mulai dari bibit dalam bentuk biji, dan yang berbentuk tanaman dengan 4 atau lebih helai daun.
  • Berikutnya adalah memilih media tanam yang akan digunakan. Ada beberapa jenis media tanam yang dapat Anda gunakan kali ini, mulai dari menggunakan lahan tanam umumnya (Anda yang mempunyai kebun sendiri, tentu dapat menggunakan teknik tersebut), menggunakan polybag (terutama Anda yang mempunyai lahan terbatas), hingga teknik hidroponik. Masing-masing teknik mempunyai kelebihan dan kekurangannya, namun hal ini dapat diatasi, dengan teknik perawatan dan pemilihan bibit yang tepat.
  • Untuk menghasilkan tanaman terong yang berkualitas, tentunya ada beberapa kunci yang harus diperhatikan, mulai dari pemberian nutrisi yang tepat, sesuai takaran dan kebutuhan, proses penyiraman secara berkala. Termasuk ketika Anda menggunakan teknik tanam hidroponik. Untuk menghasilkan terong yang berkualitas, sebaiknya gunakan pupuk organik. Cek juga kondisi daun, dari berbagai macam jenis penyakit dan hama yang dapat merusak daun dan buah.
  • Agar tanaman dapat tumbuh dengan kuat, tidak ada salahnya jika memberikan penyangga berupa bambu, untuk tanaman tersebut.
  • Sedangkan masa panen dari tanaman terong ini sendiri, umumnya sekitar 3 hingga 4 bulanan.
  1. Usaha Pertanian Jahe

Peluang Usaha Budidaya JaheTahukah Anda bahwa usaha pertanian jahe, dapat dikategorikan sebagai peluang usaha yang terbilang menguntungkan. Mengingat tanaman rimpang yang satu ini, mempunyai banyak sekali khasiat, banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan (seperti kesehatan, kecantikan, dan juga bumbu masak), dan tentu saja proses tanamnya yang tidak terlalu sulit.

  • Mengingat varietas jahe ini ada 3 jenis, yaitu Jahe kuning besar (jahe gajah, atau juga jahe badak), jahe  kuning kecil (jahe sentil atau jahe emprit), dan juga jahe merah, maka dalam hal ini, Anda sebaiknya memilih salah satu jenis jahe yang hendak ditanam dan dijadikan sebagai pertanian. Atau jika Anda ingin, tidak masalah jika menanam 3 jenis tanaman tersebut.
  • Siapkan media tanam yang akan digunakan, kali ini Anda dapat menggunakan media tanah secara langsung, atau menggunakan polybag. Ketika akan menanam tanaman tersebut, pastikan komposisi tanah yang digunakan sudah tepat, antara tanah yang gembur, pupuk, dan juga bibit jahe, dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Akan lebih baik, jika kali ini Anda menggunakan pupuk organik.
  • Pilih bibit jahe yang berkualitas, dalam hal ini pilih yang usianya sudah tua, tidak mempunyai bekas luka, dan juga tidak layu. Berikutnya rendam ke dalam larutan fungisida, selama 30 menit, agar bibit bebas dari berbagai macam bakteri dan jamur.
  • Pada saat penyemaian benih, sebaiknya usahakan agar tanah dalam kondisi lembab, dan tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Teknik tanam tidak terlalu sulit, cabut bibit secara perlahan berikut akarnya, masukkan ke dalam lubang tanam yang sudah ada. Dengan posisi tunas menghadap ke atas.
  • Proses penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin pagi dan sore selama 3 bulan. Sedangkan proses pemupukan sebaiknya dilakukan setelah berusia 1-2 bulan.
  • Masa panen, biasanya setelah jahe berusia 10 hingga 12 bulan.
  1. Peluang Usaha Kunyit

Peluang Usaha Budidaya KunyitSelain jahe yang mempunyai peluang usaha yang cukup menjanjikan, tanaman rimpang lainnya yang juga mempunyai peluang menjanjikan adalah kunyit. Sama seperti jahe, peluang usaha kunyit ini memang sangat luas, berikut ini adalah beberapa alasan, kenapa Anda sebaiknya menanam tanaman tersebut ;

  • Tanaman ini mempunyai beragam khasiat, itu sebabnya tanaman ini tidak hanya digunakan dalam industri obat-obatan saja, namun juga dalam industri kecantikan juga. Yang paling penting, tanaman ini juga sangat dibutuhkan sebagai bumbu dapur.
  • Yang paling menarik adalah masa panen dari tanaman ini yang terbilang cukup cepat, dibandingkan dengan jahe, yaitu sekitar 1 tahun, bahkan ada yang 1 tahun bisa 2 kali panen, alias per 6 bulan sekali.
  • Dibandingkan dengan tanaman rimpang lainnya, tanaman yang satu ini terbilang sangat mudah perawatanya.
  • Selain itu, teknik membudidayakan tanaman tersebut juga dirasa paling mudah.
  • Dalam setiap kali masa panen tiba, jika Anda mempunyai setidaknya 1 hektar, maka hasilnya bisa mencapai sekitar 30 ton. Tentu ini akan menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.
  • Teknik penjualan tanaman ini juga tidak terlalu sulit, karena akan selalu banyak bandar yang ingin menampung tanaman tersebut.
  • Adapun harga jual dari tanaman tersebut terbilang relatif stabil, walau terkadang mulai merangkak naik.
  1. Budidaya Jamur Tiram

Peluang Usaha Budidaya Jamur Tiram
jejaktani.com

Bagi Anda penyuka jamur, apalagi jamur crispy, pasti tidak asing dengan jamur tiram putih. Tahukah Anda, bahwa ternyata cara budidaya jamur tiram ini sangat mudah. Bahkan untuk Anda para pemula yang belum pernah bercocok tanam, budidaya tanaman tersebut terbilang sangat mudah.

  • Dimulai dari mempersiapkan baglog, atau wadah yang nantinya digunakan untuk penyemaian jamur. Atau jika Anda ingin lebih mudah, sebaiknya beli tanaman jamur yang sudah jadi. Anda hanya perlu merawatnya agar tanaman tumbuh subur hingga masa panen.
  • Siapkan kumbung, atau rumah untuk meletakkan baglog-baglog tersebut. Umumnya terdapat rak-rak yang disusun ke atas, untuk meletakkan baglog tersebut. Pastikan bangunan tersebut, mampu menjaga suhu di dalamnya agar tetap lembab. Ukuran rak sendiri umumnya sekitar 40 cm, dan dibuat 2 hingga 3 tingkat. Dengan demikian, mampu memuat sekitar 70 hingga 80 baglog.
  • Sebelum memasukkan baglog ke dalam kumbung, sebaiknya bersihkan kumbung, dan rak dari berbagai macam kotoran. Berikutnya lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan menggunakan fungisida, dan diamkan selama 2 hari. Setelah aroma obat hilang, baglog dapat dimasukkan.
  • Ada 2 cara menyusun baglog, dalam rak, mulai dari diletakkan secara vertikal, dengan lubang menghadap ke atas. Atau secara horizontal dengan lubang menghadap ke samping. Keduanya mempunyai kelebihan, terutama melindungi tanaman dari kelebihan air, akibat disiram.
  • Ketika baglog mulai disusun, buka cincin dan kertas penutup baglog, diamkan sekitar 5 hari. Berikutnya potong ujung baglog, guna memberi ruang pada pertumbuhan jamur. Biarkan dan jangan disiram selama 3 hari. Jika lantai terbuat dari tanah, maka siram lantai agar tetap terasa lembab.
  • Teknik menyiram adalah dengan menggunakan spray, dengan teknik membentuk kabut, bukan diteteskan secara langsung.
  • Jika proses tanam baik, umumnya dalam 1 hingga 2 minggu, jamur sudah dapat dipanen, proses panen dapat dilakukan hingga 5 hingga 8 kali.
  1. Budidaya Vanili

Peluang Usaha Budidaya Vanili

Jika mengutip dari Agromaret.com, harga vanili per kg-nya mencapai sekitar 2,5 juta rupiah, hingga 6 juta rupiah. Dilihat dari nilainya, tentu saja, menanam tanaman yang mempunyai nama latin Vanilla planifolia ini, bisa jadi peluang usaha yang sangat menguntungkan.

Untuk teknik tanamnya sendiri tidak terlalu sulit, mengingat tanaman ini termasuk tanaman tropis, sehingga cocok ditanam di mana saja di Indonesia. Anda yang ingin membudidayakan tanaman ini sebaiknya perhatikan hal-hal berikut :

  • Usahakan media tanam yang digunakan sudah gembur dan sudah diberi pupuk sebelumnya. Sebaiknya beri naungan yang baik, terutama mohon yang lebih tinggi, agar tanaman tidak merasa terlalu panas.
  • Proses pembibitan ini sendiri dapat dilakukan dengan teknik stek.
  • Anda dapat menanam tanaman tersebut di dalam pot atau di tanah secara langsung.
  • Teknik merawat tanaman ini tidak terlalu sulit, cukup siram secara rutin, agar tanah tidak terlalu kering, namun jangan terlalu basah. Lakukan pemangkasan cabang secara berkala, dan pastinya berikan pupuk juga secara teratur.
  • Umumnya masa panen dari tanaman ini sekitar 2 hingga 3 tahun berikutnya. Dengan jangka waktu panen per 2 hingga 3 bulan.
  1. Usaha Alat Pertanian

Peluang usaha alat pertanian

Tapi jika beberapa tanaman yang disebutkan di atas, tetap tidak dapat Anda lakukan dengan berbagai alasan dan kondisi. Masih ada 1 peluang usaha lainnya yang masih berkaitan dengan pertanian. Yaitu usaha alat pertanian, terutama Anda yang tinggal di kawasan pertanian, maka ini akan jadi peluang usaha yang tepat.

Tepat memilih peluang usaha, dan tepat pula mengelola usaha tersebut, tentunya akan mampu memberikan hasil yang baik untuk Anda.

 


9 Peluang Usaha Bidang Perikanan 

Peluang usaha perikanan merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam suatu bisnis perikanan seperti yang dimuat dalam UU No. 11 tahun 2019. Sistem bisnis perikanan yang dimaksudkan meliputi kegiatan pra produksi, produksi, kegiatan pascaproduksi, pengolahan hingga pemasaran. Di Indonesia sendiri, usaha perikanan dikategorikan menjadi beberapa jenis usaha yaitu usaha penangkapan ikan, pembudidayaan ikan, pengangkutan ikan, pengolahan ikan hingga pemasaran atau pendistribusian ikan. Dari kelima jenis usaha tersebut, pembudidayaan ikan termasuk yang paling dilirik sebagai peluang usaha menguntungkan.

Dengan catatan, pembudidaya mahir memilih jenis ikan yang ingin dibudidayakan. Dewasa ini, banyak orang yang tertarik mencoba budidaya ikan konsumsi. Pasalnya, permintaan konsumen terhadap ikan tersebut sangatlah tinggi bahkan tidak pernah menurun mengingat ikan termasuk salah satu sumber energi yang dibutuhkan setiap manusia. Selain jenis ikan konsumsi, ada banyak pula pebisnis yang meraup keuntungan besar dari kegiatan budidaya ikan hias. Khusus bagi Anda yang ingin mencoba memanfaatkan peluang usaha perikanan, berikut kami rangkum beberapa jenis ikan paling populer dan paling recommended untuk diusahakan.

  1. Ikan Koi

Peluang usaha Ikan Koi

Ikan koi merupakan salah satu ikan yang pertama kali populer di Jepang. Jenis ikan ini termasuk ikan hias air tawar yang sangat cocok dibudidayakan. Tidak hanya begitu populer di Indonesia, ikan koi bahkan juga populer secara internasional. Di Indonesia, salah satu daerah yang dikenal sebagai tempat budidaya ikan koi ialah Blitar. Kota ini bahkan menjadi ikan perkoian Indonesia, meskipun daerah lain juga banyak menghasilkan ikan koi. Sangat tepat jika Anda mencoba memanfaatkan peluang usaha ikan koi. Pasalnya, prospek bisnis ikan koi di tanah air terus menunjukkan peningkatan jumlah peminat dan penghobi.

Jika Anda salah satu pecinta ikan hias, pasti sudah tidak asing lagi dengan berbagai kontes ikan koi di berbagai daerah Indonesia bukan? Fakta ini menunjukkan jika bisnis koi memiliki prospek yang cukup tinggi dan cocok diusahakan. Selain itu, dilihat dari segi pendapatan ikan koi juga termasuk jenis ikan yang harga jualnya sangat tinggi. Untuk koi bercorak indah bahkan harganya bisa mencapai jutaan rupiah lho. Selain alasan pendapatan, pasar ikan koi juga sangat bagus karena ada banyak pecinta koi di Indonesia sehingga jumlah permintaan tidak akan surut. Contohnya bisa Anda lihat seperti koi Blitar yang merambah pasar global hari ini.

Tidak jauh berbeda dengan peluang bisnis pada umumnya. Jika ada peluang, tentu saja di situ juga ada hambatan. Dalam budidaya ikan koi, terdapat beberapa hambatan yang paling sering dialami pebisnis, antara lain sebagai berikut:

  • Masalah corak atau warna ikan 

Padahal corak dan warna ikan koi merupakan dua faktor yang menjadi daya tarik utama para pembeli. Semakin indah warna dan coraknya, maka semakin populer dan semakin bernilai tinggi ikan koi yang dimaksudkan. Solusi masalah ini ialah dengan memberikan pakan berkualitas dan tetap menjaga kualitas air di mana Anda ingin membudidayakan dan membesarkan jenis ikan koi.

  • Bibit ikan mudah mati

Hambatan selanjutnya dalam memanfaatkan peluang usaha ikan koi ialah bibit ikan koi yang mudah mati. Solusi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini ialah dengan meningkatkan kualitas air. pH air tempat ikan dipelihara harus pas dengan kadar oksigen yang mencukupi.

  1. Ikan Nila

peluang usaha ikan nilaIkan jenis ini termasuk salah satu ikan konsumsi paling populer dan paling banyak penggemarnya. Cita rasa ikan nila yang lezat membuatnya selalu menjadi menu terbaik di berbagai tempat makan seperti restoran, warung makan, pecel lele dan sebagainya. Melihat begitu tinggi permintaan pasar terhadap jenis ikan nila, tentu sangat tepat jika Anda memilihnya sebagai bisnis perikanan yang menjanjikan. Selain permintaan pasar yang menjanjikan, budidaya ikan nila juga cukup mudah dilakukan karena proses pemeliharaannya yang tidak sulit.

Hanya saja, perlu diketahui jika kendala utama berbisnis ikan nila ialah banyaknya pesaing. Di Indonesia sendiri, ada cukup banyak peternak ikan nila karena harga jualnya yang cukup mahal dan proses perkembangbiakannya lebih cepat jika dibandingkan jenis ikan air tawar lainnya. Lebih jauh lagi, ikan nila begitu laris dijadikan peluang usaha perikanan karena ikan ini sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan penempatannya. Sebagai referensi, berikut ini beberapa langkah penting dalam memulai bisnis ikan nila, meliputi:

  • Pilihlah kolam budidaya yang sesuai.
  • Sebelum digunakan kolam harus diolah terlebih dahulu 2 minggu sebelum digunakan.
  • Berikan pengairan yang cukup sesuai tata cara pengairan ikan nila.
  • Pilihlah bibit ikan nila berkualitas dari pasar dengan melihat warna, corak dan beratnya.
  • Proses pemeliharaan hingga panen harus diperhatikan dengan baik, meliputi pemberian pakan, monitor kondisi kolam, pemberian pelet, pengairan yang bersih hingga panen saat mencapai berat idealnya.
  1. Ikan Hias

Peluang Usaha Ikan HiasJenis ikan hias ada banyak sekali dan fakta ini membuat banyak kalangan anak muda yang tertarik menguji peruntungan dengan memulai bisnis ikan hias. Selain karena bentuknya yang indah, jenis ikan yang satu ini juga cocok dipelihara di rumah maupun di kantor sehingga peminatnya bisa datang dari berbagai kalangan usia. Bagi Anda yang ingin mencoba menggeluti usaha budidaya ikan hias, sangat penting untuk mengenali macam jenis ikan yang cocok diusahakan. Cocok di sini artinya ternak ikan tersebut mudah dijalankan dan memberikan keuntungan. Di antara begitu banyak jenis ikan hias, tidak semuanya cocok untuk dijadikan peluang bisnis. Berikut ini beberapa jenis ikan hias yang populer dari air tawar dan laut, antara lain:

  • Ikan hias air tawar

Ikan hias air tawar terdiri dari berbagai macam jenis. Mulai dari jenis yang paling murah hingga yang paling mahal mencapai jutaan rupiah. Harga yang relatif terjangkau membuat jenis ikan hias air tawar lebih banyak dijadikan peluang usaha. Selain alasan murah, mudahnya  teknik pembudidayaan membuat ikan air tawar lebih banyak diminati. Beberapa jenis ikan hias air tawar yang dijadikan peluang usaha ialah louhan, cupang, arwana, ikan guppy, koi dan lain sebagainya.

  • Ikan hias air laut

Bagi Anda yang lebih tertarik memulai usaha ikan hias air laut, perlu diketahui jika usaha ikan ini memang agak cukup sulit dilakukan oleh pemula. Selain harga jual ikan yang mahal, perawatan ikan hias air laut juga lumayan sulit dilakukan. Sebagai pemain pemula, Anda mungkin akan mengalami kesulitan dalam menarik minat konsumen untuk membeli produk Anda. Beda dengan pebisnis lama handal seperti yang berada di daerah Raja Ampat. Kawasan tersebut memang dikenal sebagai coral triangle, tempat dimana berkumpulnya ikan-ikan yang bagus nan mahal.

  1. Ikan Mas

Budidaya Ikan MasIkan mas juga termasuk salah satu peluang usaha perikanan yang paling populer saat ini. Budidaya ikan mas bahkan diklaim sebagai peluang usaha ikan konsumsi dengan keuntungan paling tinggi di Indonesia. Selain cita rasanya yang menggugah selera, ikan jenis ini juga begitu dicintai pelaku bisnis karena cara pemeliharaannya yang mudah dan kompetensi bisnis yang tidak terlalu ketat seperti bisnis ikan nila. Bagi Anda para pengusaha pemula dalam usaha perikanan, sangat tepat untuk mengusahakan budidaya ikan mas. Untuk Anda yang belum tahu, pemijahan ikan mas telah dilakukan sejak tahun 1860 menggunakan ijuk.

Menariknya, teknik pemijahan menggunakan ijuk masih terus digunakan hingga saat ini. Ikan mas sendiri sangat cocok dikembangkan di daerah dengan iklim tropis sehingga jangan sampai Anda melewatkan peluang usaha ini. Sebagai pemula, Anda bisa membudidayakan ikan mas di dalam kolam mengalir, tanah, keramba atau bahkan jaring mengapung yang tidak membutuhkan modal terlalu besar. Perlu diketahui, ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan mengusahakan bisnis ikan mas, antara lain:

  • Mudah dibudidayakan karena ikan ini bisa dipijah secara alami.
  • Bisa dibudidayakan di berbagai lingkungan dengan modal minim.
  • Dapat tumbuh hingga mencapai ukuran besar.
  • Termasuk jenis ikan dengan tulang besar, sedikit duri sehingga sangat nikmat ketika dimakan sehingga banyak peminatnya.
  • Permintaan pasar yang tidak pernah surut.
  • Harga jual yang relatif mahal untuk ukuran tertentu.

Perlu diketahui, selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, jenis ikan mas juga termasuk salah satu ikan hias yang banyak dipelihara. Untuk itu, pastikan Anda mengetahui berbagai jenis ikan mas sesuai fungsinya. Sebagai informasi tambahan, simak ulasan berikut!

  • Jenis ikan mas konsumsi 

Beberapa jenis ikan mas untuk kebutuhan konsumsi yang banyak dijumpai di pasaran ialah ikan mas sinyonya atau putri nyonya, ikan mas punten, ikan mas yamato, ikan mas merah, ikan mas majalaya, ikan mas Taiwan, ikan mas lokal dan lainnya.

  • Jenis ikan mas hias

Sedangkan jenis ikan mas untuk kebutuhan hias termasuk ikan mas kancra domas, ikan mas koi, ikan mas kaca, ikan mas kumpay, ikan mas fancy dan sebagainya.

  1. Ikan Lele

Budidaya Ikan leleIkan lele merupakan salah satu jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Bahkan di kota-kota besar, konsumsi ikan lele terus mengalami peningkatan sehingga permintaan pasar terhadap jenis ikan ini tidak pernah surut. Fakta inilah yang membuat bisnis ikan lele sangat laris manis dilakukan banyak pengusaha. Bagi Anda yang ingin mencoba usaha perikanan, sangat tepat mempertimbangkan ikan lele. Ada banyak kelebihan usaha ikan lele dibandingkan jenis ikan lainnya, di mana lele memiliki cita rasa yang lezat, kaya nutrisi dan harganya relatif terjangkau. Menariknya lagi, usaha ikan lele bisa dimulai dengan modal kecil lho.

Perlu diketahui pula, lele ialah jenis ikan konsumsi dengan pangsa pasar yang sangat luas dan dengan kreasi pengolahan yang beragam macam. Proses perawatan ikan lele juga cukup mudah dilakukan karena ikan ini bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Lebih jauh lagi, lele termasuk ikan yang tahan terhadap berbagai jenis penyakit karena kekebalan tubuhnya yang sangat baik. Dibandingkan jenis ikan lainnya, ikan lele memang memiliki waktu panen yang lebih singkat sehingga Anda tidak perlu menunggu lama untuk memutarkan uang. Sebagai informasi tambahan, terdapat beberapa jenis ikan lele yang populer diusahakan, yaitu:

  • Lele dumbo

Lele jenis ini termasuk yang paling banyak dijadikan peluang usaha karena rasanya yang lezat, tekstur daging yang lembek. Lele ini sendiri mulai diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1985 oleh Taiwan. Dibandingkan kelezatan lele lokal, lele dumbo bisa dikatakan masih kalah perbandingan. Meskipun demikian, lele ini cukup terjangkau.

  • Lele sangkuriang

Lele sangkuriang merupakan ikan lele perbaikan genetik dari lele dumbo yang sebelumnya dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar. Dibandingkan lele dumbo, jenis lele ini memiliki jumlah telur yang lebih banyak. Selain itu, masa pertumbuhannya juga lebih cepat dengan panjang hingga 3 cm  dalam waktu 20 harian. Berbeda dengan jenis lele dumbo yang masa pertumbuhannya bisa mencapai 30 hingga 40 harian.

  • Lele phyton

Sesuai namanya, lele jenis ini memang memiliki bentuk kepala menyerupai phyton. Selain itu, bagian sungut dan ukuran tubuh ikan ini juga lebih banyak dengan ukuran ekor lebih bulat dibandingkan jenis lele pada umumnya. Keuntungan dari membudidayakan ikan lele jenis phyton ialah harga jualnya yang lebih mahal dan lebih tahan terhadap cuaca dingin sehingga survival rate  sekitar 90 persen.

  • Lele mutiara

Lele mutiara memiliki tingkat pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan benih lele lainnya. Selain itu, toleransi lingkungannya juga lebih tinggi dengan ukuran hingga 10 ekor per kg. Ukuran tersebut bisa langsung dipanen dalam jangka waktu 2 hingga 3 bulan saja. Lele mutiara juga jarang mengalami kematian benih pada tahap awal pemeliharaan dan saat masa panen bisa menghasilkan sintasan sekitar 80 persen.

  • Lele lokal

Terakhir ada jenis lele lokal yang termasuk spesies Clarias Batrachus yang berasal dari perairan asli Indonesia. Lele ini memiliki cita rasa lezat, daging gurih, tidak banyak lemak dan harga jualnya relatif terjangkau. Hanya saja, lele lokal memiliki masa pertumbuhan yang relatif lebih lambat dibandingkan jenis lele lainnya.

  1. Ikan Patin

Ikan air payauIkan patin ialah salah satu jenis ikan yang paling sering dikonsumsi bersamaan dengan nasi. Ikan konsumsi ini ternyata juga memiliki peluang bisnis yang menguntungkan lho. Pasalnya, ikan patin memiliki cita rasa yang lezat sehingga selalu dijadikan menu unggulan berbagai tempat makan. Tidak hanya itu saja, ikan ini juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan sehingga ada cukup banyak peminatnya di pasaran tanah air. Selain itu, proses pemeliharaan ikan ini juga tidak terlalu sulit dan proses pertumbuhannya pun juga sangat cepat.

Usaha ikan patin  dikabarkan hanya  membutuhkan modal usaha yang sedikit sehingga ada banyak pebisnis yang tertarik melakukannya. Proses pertumbuhan yang cepat membuat ikan patin juga lebih cepat dipanen dan diputar menjadi uang. Bagi Anda para pemula yang tertarik mencoba bisnis perikanan, sangat tepat memilih usaha ikan patin. Sebagai informasi tambahan, berikut ini beberapa jenis ikan patin yang sering dijual dipasaran. Pastikan Anda tahu dan memilih ikan patin untuk usaha yang paling sesuai.

  • Ikan patin lawang

Patin lawang termasuk jenis patin yang memiliki daya adaptasi paling tinggi. Ikan patin ini bisa hidup di perairan tawar Jawa, Sumatera hingga Kalimantan yang memiliki pH air yang cukup berbeda. Dibandingkan jenis lainnya, ikan patin lawang memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan panjang maksimal sekitar 60 cm.

  • Ikan patin pangasius lithostoma

Ikan patin yang satu ini berasal dari perairan Kalimantan. Jika Anda ingin membudidayakannya, pastikan untuk menempatkan ikan patin ini di air tawar dengan pH mendekati air payau karena begitulah habitat aslinya. Dibandingkan jenis ikan patin lainnya, patin ini memang tergolong kecil dengan panjang mencapai 20 cm saja.

  • Ikan patin pangasius nasutus

Ikan patin ini umumnya ditemukan di daerah perairan air tawar Kalimantan dan Pulau Jawa. Jenis ini memiliki ukuran yang lebih panjang bahkan mencapai satu meter. Ciri khas patin ini ialah memiliki moncong yang lebih tajam, runcing dan sedikit mencolok. Ukuran matanya enam kali lebih pendek dibandingkan panjang kepala. Karena ukurannya yang sangat besar, ikan patin jenis ini termasuk salah satu komoditas ekspor ke beberapa negara Asia.

  • Ikan patin pangasius djambal

Jenis ikan patin ini termasuk yang paling sering ditemui. Patin jambal tersebar luas di perairan Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Ukurannya yang cukup besar membuat patin jambal dijual dengan harga yang lumayan tinggi dan menjadi salah satu peluang usaha perikanan paling menguntungkan.

  1. Ikan Gurame

Budidaya Ikan GuramePerlu diketahui, prospek bisnis ikan gurame memang cukup menjanjikan. Permintaan pasar terhadap jenis ikan ini terbilang cukup tinggi ditambah harga jualnya yang cenderung stabil, jelas sangat cocok memilih ternak gurame. Meskipun proses pembudidayaan ikan ini terbilang cukup lama, namun Anda akan dipuaskan dengan penghasilan besar saat masa panen. Untuk proses pemeliharaan, ikan gurame bisa dipelihara di kolam tanah, kolam terpal dan lain sebagainya. Untuk ukurannya juga bervariasi dan sangat tergantung luas lahan dan jumlah bibit gurame yang ingin dipelihara. Bagi Anda yang memiliki modal kecil, jangan ragu memulai bisnis gurame.

Berbicara tentang usaha ikan gurame, selain mengetahui cara pemeliharaannya jelas Anda juga wajib mengetahui apa saja jenis ikan gurame karena tidak semua ikan gurame cocok untuk dibudidayakan. Terdapat beberapa jenis ikan gurame yang populer di pasaran dan cukup banyak dibudidayakan dibandingkan jenis lainnya, antara lain sebagai berikut:

  • Gurame soang

Gurame soang dikenal masyarakat luas sebagai gurami Jawa Barat. Pasalnya jenis ikan ini paling banyak ditemukan di perairan Jawa Barat. Gurame jenis ini termasuk yang paling populer dan paling banyak dibudidayakan di Indonesia karena usia panennya yang lebih singkat dibandingkan jenis gurame lainnya. Secara umum, dalam waktu 9 bulan saja gurame soang sudah bisa dipanen.

  • Gurame Jepang

Selanjutnya ada gurame Jepang atau gurami Jawa Tengah. Ukurannya memang tidak sebesar soang, namun gurami ini bisa tumbuh mencapai 45 cm dengan bobot 4 kg per ekor. Gurame ini memiliki warna yang hitam pekat dan termasuk salah satu jenis yang paling dibudidayakan. Selain itu, produktivitas gurame ini juga cukup tinggi.

  • Gurame porselen

Terakhir ada  gurame porselen yang cukup banyak dibudidayakan pengusaha ikan tanah air. Gurame ini memiliki warna kemerahan dengan ukuran kepala yang kecil. Meskipun demikian, jenis ini paling diminati untuk pembibitan. Bagi Anda yang ingin memulai budidaya gurame porselen, ikan ini sangat menyenangi perairan yang jernih sehingga kondisikan dengan baik tempat pemeliharaannya nanti.

  1. Ikan Gabus

Budidaya Ikan GabusDibandingkan jenis ikan tawar lainnya, membudidayakan ikan gabus memang tidak begitu populer. Namun siapa sangka jika ikan ini ternyata memiliki daya jual yang tinggi dengan keuntungan melimpah seperti halnya ikan nila, bandeng dan lele. Selain nilai jual yang tinggi, ikan ini juga membutuhkan pemeliharaan yang lebih mudah, panen lebih cepat dan pastinya nilai gizi yang lebih tinggi sehingga ada banyak peminatnya. Fakta inilah yang membuat ikan gabus begitu banyak diincar pebisnis restaurant.

Bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan bisnis ikan gabus, sebaiknya Anda mengetahui apa saja jenis ikan gabus yang paling cocok untuk dibudidayakan karena tidak semua jenis ikan gabus cocok dijadikan peluang usaha. Sebagai informasi tambahan, berikut ini beberapa jenis ikan gabus yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, antara lain:

  • Ikan gabus great snakehead

Ikan gabus jenis great snakehead bisa tumbuh hingga mencapai 1 meter. Ukurannya yang sangat besar membuat ikan jenis ini paling banyak dibudidayakan. Tidak hanya itu saja, gabus jenis ini juga memiliki tekstur daging yang lembut dengan kandungan gizi tinggi. Fakta inilah yang membuat ikan gabus great snakehead begitu laris dijadikan menu unggulan rumah makan mewah.

  • Forest snakehead

Selanjutnya ada gabus jenis forest snakehead yang sering dibudidayakan di rumah. Dibandingkan jenis ikan gabus sebelumnya, forest snakehead memiliki ukuran yang lebih kecil dengan warna lebih cerah. Jenis ini sangat awet apabila dibudidayakan di rumah karena bisa bertahan di berbagai macam suhu dan cuaca.

  • Gabus channa gachua

Terakhir ada gabus channa gachua yang populer di kalangan banyak pecinta ikan. Ikan gabus ini memiliki ukuran yang kecil dengan panjang sekitar 20 cm saja. Pertumbuhannya cukup  cepat dengan varian warna yang indah. Corak dan warnanya yang cantik menjadi alasan kuat mengapa gabus jenis ini banyak dibudidayakan sebagai ikan hias.

  1. Ikan Cupang

Budidaya Ikan cupangIkan cupang ialah jenis ikan yang sudah familiar dengan masyarakat Indonesia. Bentuk ikan ini sangat indah dan selalu berhasil menarik minat masyarakat luas. Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis perikanan, sangat tepat memilih budidaya ikan cupang. Sebagai salah satu ikan hias, cupang terdiri dari berbagai pilihan menarik. Selain dipelihara untuk menghias akuarium di rumah maupun kantor, ikan cupang juga dijadikan omset perdagangan yang menguntungkan. Khusus untuk Anda yang ingin usaha ikan cupang, pastikan Anda mengetahui macam jenis ikan cupang yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, meliputi:

  • Halfmoon

Ikan cupang jenis ini memiliki ekor yang sangat indah berupa setengah lingkaran atau seperti setengah bulan saat dilihat dari samping. Sebagian besar masyarakat tertarik membeli ikan cupang halfmoon untuk dijadikan ikan hias karena warnanya yang mencolok, yaitu merah menyala, kuning menyala dan warna khas yang tidak kalah menarik lainnya.

  • Crown tail

Berikutnya ada ikan cupang jenis crown tail yang berasal dari perairan Indonesia. Jenis ini dinamakan crowntail karena ekornya yang menyerupai mahkota cantik jika dibalik ke atas. Cupang jenis ini memiliki banyak varian dan sangat laris diburu pecinta ikan hias. Menariknya, cupang jenis ini bahkan sudah diakui dunia.

Saat ini ada banyak budidaya ikan cupang yang berhasil menghasilkan spesies ikan cupang baru yang begitu disukai pasar. Bentuknya tidak kalah menarik dan menghasilkan keindahan yang memanjakan mata. Perlu diketahui sebagai salah satu ikan hias yang populer, ikan ini dijual dengan harga yang bervariasi. Anda bisa menemukan ikan cupang dengan harga termurah hingga yang paling mahal. Semua sangat tergantung corak, warna dan keunikannya.

Seperti ulasan di atas, ada begitu banyak peluang usaha perikanan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Pastikan Anda memilih bisnis ikan paling tepat untuk mendapatkan keuntungan. Semoga detail ulasan seputar peluang usaha perikanan bermanfaat untuk Anda yang membutuhkan ya!

9 Peluang Usaha Bidang Perkebunan

Di dalam dunia kerja modern ini, persaingan tentu makin ketat. Banyak orang selalu menarget kerja di kantoran, tapi hal ini terasa makin berat sekarang ini. Sebagai solusi, banyak orang akhirnya mengalihkan pandangan ke penghasilan alternative. Membuka usaha sendiri tentu sekarang menjadi alternative menarik karena variasi yang banyak dan juga bisa lebih bebas. Sebagai contoh yang populer dipilih untuk usaha sendiri adalah bisnis perkebunan. Pilihan usaha ini dipilih karena peluang usaha yang cukup mengundang.

Bagi Anda yang tertarik ingin terjun ke usaha perkebunan ini, ada beberapa jenis yang bisa diambil. Masing – masing jenis usaha perkebunan ini memiliki niche pasar dan peluang usaha sendiri. Karena berbeda – beda, persiapan untuk modal dan juga strategy yang digunakan akan berbeda walaupun masih dalam lingkup perkebunan.

Dalam artikel ini, mari menggali info tentang usaha perkebunan yang populer saat ini. Bahasan ini akan membantu memilih jenis perkebunan yang paling cocok dengan situasi Anda. Di sini akan dibahas pula peluang usaha masing – masing dan juga kelebihan dan kekurangannya.

  1. Kebun Sayuran Organik

Peluang Usaha sayur organik

Konsep perkebunan sayuran organic saat ini kembali menghangat. Bentuk perkebunan organic yang modern sekarang ini tidak perlu menggunakan banyak lahan. Hal seperti hydroponic dan kebun vertikal menjadi pilihan alternatif yang membuat usaha ini kembali dilakukan banyak orang.

Bentuk yang baru ini membuat usaha berkebun tidak lagi perlu lahan besar. Beberapa orang bahkan telah membuktikan usaha ini bisa dilakukan di gudang. Karena restriksi lahan sudah dihilangkan, Anda dengan mudah bisa mencoba usaha ini.

Keuntungan Pilih Kebun Sayuran Organic

Kelebihan memilih jenis bisnis perkebunan ini adalah variasi produk lebih mudah terjual. Hal seperti sayur – sayuran organic tentu banyak dicari. Penyedia sayuran dengan kualitas tinggi selalu ditarget oleh banyak usaha lain seperti restoran ataupun swalayan. Sebagai penyedia sayuran berkualitas, Anda bisa menarget tempat – tempat yang ada di area Anda sebagai pelanggan.

Hal ini tentu tidak akan sesulit produk perkebunan lain karena sayur selalu dikonsumsi. Semakin umum sayuran yang Anda produksi, makin banyak juga orang akan membelinya. Hal seperti wortel, kol, seledri dan jenis sayuran umum lain selalu laku dan tentunya bisa menghasilkan untung lebih konsisten.

Kelemahan Pilih Kebun Sayuran Organic

Walaupun merupakan pilihan yang mudah bagi para pemula, usaha perkebunan jenis ini tetap memiliki sisi yang harus diwaspadai. Dalam jenis perkebunan ini, teknik menanam tidak bisa sederhana. Memang menanam di ladang terkesan sederhana, tapi di dunia modern ini, teknik yang lebih kompleks lebih menjual.

Hasil sayur dari perkebunan hydroponic ataupun kebun vertikal terkesan lebih baik. Hal ini tentu perlu peralatan dan teknik menanam khusus. Anda harus bisa mendalami hal ini jika ingin menghasilkan produk – produk yang berkualitas tinggi. Jadi, Anda harus meluangkan waktu dan usaha khusus untuk mempelajari hal ini.

Peluang Usaha

Peluang usaha bisnis perkebunan ini masih cukup baik. Walaupun dari hari ke hari pelaku-nya makin bertambah, Anda tetap bisa mengambil posisi di pasar. Sebagai petani, Anda tentu akan bersaing dengan pihak – pihak lain. Tempat pemborong sayur bisa menjual dengan harga yang lebih rendah.

Jika Anda tidak membuat perbedaan dari segi kualitas, banyak pembeli pasti memilih yang lebih murah. Jadi, pastikan produk sayur Anda berkualitas tinggi atau bahkan menggunakan bibit khusus yang masih jarang tersedia. Hal lain yang bisa Anda lakukan adalah memilih produk sayur yang jarang tersedia. Hal seperti daun basil, oregano dan thyme adalah herb yang banyak digunakan untuk masakan barat dan jarang tersedia di Indonesia.

  1. Kebun Buah – Buahan

kebun buah buahan

Dari sayur – sayuran, berikutnya mari membahas buah – buahan. Untuk perkebunan buah, Anda perlu pertimbangkan soal lahan. Beberapa buah memiliki waktu panen yang panjang dan perlu waktu untuk tumbuh menjadi pohon. Hal seperti jeruk, pisang dan buah – buahan lain tentu bermula dari pohon dan pohon perlu space untuk tumbuh. Walaupun memiliki proses yang lama dan butuh dedikasi, usaha ini bisa lebih ringan dilakukan dalam jangka panjang. Jika pohon sudah tumbuh sehat, Anda tinggal panen setiap musim-nya datang.

Keuntungan Pilih Kebun Buah – Buahan 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, usaha perkebunan ini sangat cocok untuk jangka panjang. Jika Anda fokus pada buah – buah berpohon, Anda tidak perlu memikirkan hal seperti proses tanam setiap musimnya. Anda cukup merawat pohon dengan memotong daun dan memberi supplement. Memang, pilihan buah jangka pendek seperti semangka dan melon ada, tapi pada umumnya, usaha perkebunan buah akan lebih fokus pada tanaman pohon.

Kelebihan lain juga bisa Anda rasakan saat ingin mengembangkan usaha. Jika sudah punya pohon buah unggulan, Anda bisa beralih ke penjualan bibit dengan lebih mudah. Hal seperti teknik bibit stek akan jadi pilihan alternatif untuk mendapatkan income saat pohon belum panen.

Kelemahan Pilih Kebun Buah – Buahan

Untuk kelemahan, Anda harus siap keluar biaya awal yang banyak. Menanam pohon dari bibit untuk membuat perkebunan tentu membutuhkan waktu. Selama buah belum dapat dipanen, Anda akan mengeluarkan banyak biaya. Mulai dari biaya pemeliharaan sampai pembayaran orang untuk merawat kebun yang besar tentu akan memotong modal Anda.

Jika modal tidak besar, Anda lebih baik hindari usaha kebun buah ini. Sebagai alternative, Anda bisa ambil buah – buahan yang berjangka pendek seperti semangka, melon ataupun nanas. Tapi pasar untuk buah non-pohon ini lebih kompetitif, jadi Anda harus lebih siap dari segi strategy.

Peluang Usaha

Peluang usaha untuk perkebunan yang satu ini cukup baik. Karena modal yang dibutuhkan besar, tidak semua orang bisa menjadi pemilik perkebunan buah yang sukses. Tapi perlu diingat tergantung dari tempat usaha Anda, persaingan bisa berbeda. Menjadi pemilik perkebunan buah di Malang tentu akan berbeda persaingannya dengan pemilik perkebunan buah di Yogyakarta.

Tapi dari segi keuntungan, selama Anda bisa menghasilkan buah dengan kualitas tinggi dan dalam jumlah besar, Anda akan bisa menghasilkan banyak uang. Perkebunan sekarang juga bisa jadi sumber penghasilan dari segi lain. Hal seperti pembuat bibit ataupun wisata perkebunan dapat Anda kejar sebagai alternative.

  1. Usaha Perkebunan Coklat

Perkebunan coklat

Coklat adalah produk perkebunan yang cukup menarik dicoba. Pasar untuk produk ini biasanya lebih ditarget untuk ekspor. Pasar dalam negeri untuk produk ini memang ada, tapi ukurannya tidak sebesar permintaan luar negeri. Jika ingin penghasilan yang banyak, coba target pembelian dari luar.

Keuntungan Pilih Kebun Coklat 

Hal yang paling menarik dari mengelola kebun coklat adalah persaingan yang tidak ketat. Jika Anda ingin mendalami usaha ini, Anda akan bisa mencari partner dalam negeri yang menerima hasil produksi Anda.

Sekarang ini banyak industri lokal yang menerima pengolahan buah coklat untuk dijadikan produk jadi. Tapi jika ingin lebih untung, Anda bisa jual hasil panen ke luar negeri. Tentu Anda harus mengatur perizinan terlebih dulu, tapi mendapatkan konsumen dari luar biasanya jauh lebih menguntungkan daripada di dalam negeri.

Kelemahan Pilih Kebun Coklat

Walaupun tidak banyak persaingan, Anda tetap harus pintar – pintar mencari spot di pasar. Perkebunan coklat yang lebih lama berdiri biasanya sudah mendapatkan kepercayaan banyak orang. Jika ingin membuat para konsumen melirik produk Anda, pastikan memberikan sesuatu yang spesial. Bisa dari segi bibit yang unggul ataupun kualitas buah coklat yang tinggi.

Anda juga wajib mengurusi dokumen ekspor jika ingin menghasilkan lebih. Jangan terlalu mengandalkan pasar dalam negeri untuk produk ini. Biasanya jika hanya mengejar pasar dalam negeri, perkembangan perkebunan bisa lebih lambat dibandingkan sudah dapat pelanggan luar negeri.

Peluang Usaha

Untuk peluang usaha dari mengelola kebun coklat, Anda bisa mengandalkan perputaran uang yang cepat jika sudah mendapatkan pelanggan dari luar negeri. Tapi membangun image dan juga standar untuk impor akan perlu proses. Jadi pastikan lakukan step – step-nya dengan benar.

  1. Usaha Perkebunan Tebu

Perkebunan TebuGula adalah salah satu produk pakan yang penting untuk masyarakat. Jika Anda membuat usaha perkebunan tebu, dijamin Anda pasti mendapatkan konsumen. Tapi disisi lain, Anda hanya bisa menarget pabrik – pabrik saja untuk tanaman ini. Jika usaha perkebunan lain, Anda masih bisa menarget pasar usaha kecil, tapi untuk untung lebih banyak, pastikan memiliki partner pabrik sebagai pelanggan tetap.

Keuntungan Pilih Kebun Tebu

Karena gula adalah bahan makanan yang penting, Anda yang mengelola kebun tebu pasti tidak akan rugi. Tentu saja semakin banyak lahan yang dipakai untuk produksi, semakin banyak juga penghasilannya. Tapi di sisi lain, Anda yang baru mulai tetap bisa menjual hasil tebu Anda dengan lebih mudah.

Kelemahan Pilih Kebun Tebu

Tantangan untuk mengelola perkebunan tebu adalah kualitas dan harga pasar. Tebu yang dipilih oleh pabrik harus memenuhi standar tertentu. Jika standar ini tidak dicapai, Anda terpaksa menjual hasil panen tebu dengan harga lebih rendah.

Harga pasar untuk gula juga bisa naik turun. Pemerintah memiliki aturan tersendiri untuk mengatur harga ini. Jika harga sedang jatuh, tebu panenan Anda juga bisa jadi lebih rendah harganya. Karena ini, Anda harus pintar melakukan management dan pemasaran untuk hasil perkebunan ini.

Peluang Usaha

Untuk memastikan peluang usaha yang baik, selalu usahakan memiliki workshop pengolahan tebu. Biasanya pabrik tidak akan menerima tumbuhan tebu mentah dengan harga tinggi. Tapi hasil panen yang sudah diolah akan bisa memastikan harga tidak jatuh.

Tebu juga memiliki target pasar sampingan yang cukup menarik. Di area kuliner, Anda bisa menjadi supplier bahan untuk es tebu. Sekarang ini, es tebu sudah menjadi produk yang mulai populer. Jadi selain menarget pabrikan, Anda juga bisa menjual tanaman ini ke UKM kuliner.

  1. Bibit Tanaman Perkebunan

Usaha perkebunan yang berikutnya adalah untuk bibit tanaman perkebunan. Untuk usaha yang satu ini pilihan variasi tentu bisa sangat banyak. Apakah Anda akan menjual bibit tanaman hias? Bibit untuk pohon buah? Atau bibit pohon kayu? Variasi ini tentu baik bagi Anda yang ingin fokus pada niche tertentu.

Keuntungan Pilih Bibit Tanaman Perkebunan

Kelebihan memiliki usaha ini adalah kemudahan penyesuaian usaha dibandingkan usaha perkebunan lain. Jika Anda mendengar ada tanaman yang sedang naik daun, Anda bisa fokus mendapatkan bibit tanaman tersebut untuk dibiakan.

Hal ini tentu membuat Anda bisa selalu untung tidak peduli kondisi pasar. Jika Anda ingat saat tanaman gelombang cinta menjadi sangat gembar harga bibitnya bisa berkali – kali lipat harga normal. Di saat seperti ini, Anda bisa untung saat banyak.

Kelemahan Pilih Bibit Tanaman Perkebunan

Untuk kelemahan, usaha ini perlu pengetahuan tentang tanaman yang lebih dalam. Untuk membuat bibit unggulan, pengetahuan tentang proses pembuatannya tentu harus baik. Proses persilangan untuk menghasilkan bibit yang baik tentu sulit. Anda harus habiskan banyak uang dan waktu untuk hal ini.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kesulitan memelihara bibit yang sehat. Hal seperti penyakit, hama dan kondisi pertumbuhan bibit akan mempengaruhi kualitasnya. Karena tanaman di usia awal sangat sensitive, banyak peralatan yang harus disediakan untuk memastikan bibit tidak turun harga.

Peluang Usaha

Peluang usaha untuk pengembangan dan jual bibit tanaman perkebunan ini tentu sangat tinggi. Tergantung tanaman yang ingin Anda jual bibitnya, pasarnya pasti berbeda. Tapi siapa sih yang tidak ingin dapat bibit unggul dalam dunia perkebunan?

Semua pelaku bisnis kebun tentu akan cari produk bibit terbaik. Jika Anda mampu menghasilkan yang terbaik di area Anda, banyak pelanggan pasti datang. Tapi hal ini tentu tergantung daerah Anda. Beberapa area di Indonesia yang penuh dengan perkebunan sangat ketat persaingannya soal bibit ini.

Jika ingin untung lebih baik, coba melakukan diversifikasi produk. Pilih produk bibit unggulan yang ingin Anda dalami, tapi juga sediakan bibit sampingan. Contoh Anda fokus jual bibit pohon buah. Tapi sebagai sampingan Anda jual bibit tanaman hias. Jadi saat satu pasar bibit sepi, Anda bisa dapat penghasilan dari produk bibit yang lain.

  1. Perkebunan Pohon Jati

Perkebunan Pohon JatiJenis usaha perkebunan yang berikutnya adalah kebun pohon jati. Untuk usaha ini, Anda mungkin harus memikirkannya seperti investasi. Jati bisa langsung dijual saat pohon sudah mencapai umur 5 tahun. Tapi kualitas dari pohon ini akan lebih baik jika makin tua. Jati tua yang umurnya di atas 10 tahun adalah pilihan yang premium. Kebanyakan jati tua ini bisa mencapai harga di atas 15 juta per meter kubik.

Tapi karena waktu tunggu panen-nya lama, Anda tentu tidak akan bisa langsung menikmati hasil ini. Pemeliharaan jati sebenarnya juga tidak sulit, tapi Anda tetap harus beri perhatian cukup. Hal seperti hama dan penyakit bisa membuat kualitas kayu menurun. Jadi, walaupun mudah dilakukan, Anda tidak boleh sembarangan.

Keuntungan Pilih Kebun Pohon Jati

Hal yang paling menarik dari usaha ini adalah penghasilan yang dihasilkan bisa sangat banyak. Jika Anda menanam banyak pohon jati hasil jual ini belasan juta untuk satu pohon-nya. Bayangkan jika harga ini dikali jumlah pohon yang dijual. Anda bisa untung ratusan juta.

Keuntungan lain dari usaha perkebunan ini adalah biaya operasinya. Selama kondisi lahan baik dan tidak ada masalah dalam hal cuaca, pohon jati bisa tumbuh tanpa intervensi. Jadi Anda tidak perlu bayar orang untuk mengurusi pohon ataupun membeli banyak produk suplemen untuk membantu pertumbuhan pohon. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah kualitas bibit dan ketersediaan air untuk pohon. Selama hal ini terpenuhi, Anda tidak perlu melakukan hal lain.

Kelemahan Pilih Kebun Pohon Jati

Perkebunan jati ini mungkin berat bagi pemula. Hal seperti lahan dan bibit jati bisa mahal, jadi modal yang dibutuhkan akan sangat tinggi. Selain itu, Anda harus bisa sabar. Sebelumnya sudah disinggung bahwa perkebunan jati bisa disamakan dengan investasi. Anda harus sabar untuk menikmati hasilnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah panen pohon jati bisa mengeluarkan biaya banyak. Proses pemotongan pohon dan juga prosesnya agar siap jual tidak akan simple. Anda harus punya peralatan khusus dan orang yang berpengalaman untuk hal ini. Jika sembarangan, kayu yang dipotong bisa pecah ataupun cacat dan mengurangi harga jual-nya.

Peluang Usaha

Peluang usaha untuk jenis perkebunan yang ini cukup terbuka luas. Produk – produk mebel dari jati selalu dicari dan tentu saja kayu ini bisa jadi bahan bangunan yang premium. Tapi disisi lain, Anda harus memperhitungkan modal yang dibutuhkan. Jangan sampai Anda keluar banyak modal tapi akhirnya tidak menghasilkan.

Hal yang bisa menghambat jati adalah perubahan harga di pasaran. Jati hanya bisa dipanen setelah beberapa tahun, jadi jika menanam, Anda belum tentu tahu harga jual di tahun – tahun berikutnya. Jika harga jatuh, Anda bisa merugi.

Cara menghindari hal ini adalah membuat wave untuk penanaman jati. Coba siapkan lahan dan tanami hanya 50 pohon pada tahun pertama, untuk tahun kedua Anda menanam 50 lagi. Jika dilakukan setiap tahun, Anda bisa dipastikan panen 50 kayu jati di jangka panjang. Hal ini memastikan Anda tidak akan terlalu rugi jika harga anjlok, karena di tahun berikutnya Anda masih bisa jual lagi tanpa harus menunggu lama. Siap tahu di tahun berikutnya harga bisa naik lagi.

  1. Perkebunan Pohon Sengon

perkebunan pohon sengonUntuk pilihan perkebunan pohon yang tetap menguntungkan tapi tidak selama jati perputaran uang-nya, Anda bisa pilihan untuk memulai perkebunan pohon sengon. Kayu pohon yang satu ini selalu dicari untuk banyak kebutuhan.

Prospek jual dari pohon ini juga lebih baik dari jati dari segi permintaan. Jika jati dipandang premium yang mahal, kayu sengon dipandang sebagai kebutuhan yang lebih umum. Karena ini, kayu sengon lebih mudah dijual karena lebih banyak orang bisa membelinya.

Keuntungan Pilih Kebun Pohon Sengon

Seperti yang disinggung di atas, kelebihan kayu ini adalah banyak yang mencari. Banyak industri yang butuh kayu bisa menggunakan kayu sengon ini. Perputaran barang yang tidak selama jati juga merupakan keuntungan lainnya.

Banyak orang yang tidak sabar menunggu panen jati juga membuat kebun sengon ini sebagai selingan. Demand yang tinggi juga lebih baik untuk usaha. Artinya, Anda pasti punya pelanggan tetap. Jika ingin lebih pasti, Anda bisa menjadi partner supplier. Mencari partner ini juga tidak akan sulit jika Anda menjadi supplier kayu sengon.

Kelemahan Pilih Kebun Pohon Sengon

Kelebihan dari pohon sengon sebagai usaha adalah perawatan pohonnya harus lebih hati – hati. Jika kayu jati tidak perlu terlalu diurus, kayu sengon mudah sekali cacat. Banyak binatang suka tinggal di dalam batang pohon ini dan membuat kualitasnya turun. Jati memiliki batang kayu keras, jadi tidak banyak binatang membuatnya menjadi sarang. Tapi untuk sengon hal ini berbeda.

Sengon juga memiliki persaingan tinggi dari segi kualitas. Jika kayu yang Anda panen kualitasnya tidak tinggi, keuntungan yang dihasilkan biasanya kecil. Karena banyak petani sengon, konsumen dengan mudah mencari tempat lain jika Anda tidak bisa memberikan sesuatu yang lebih baik.

Peluang Usaha

Modal yang dibutuhkan untuk usaha ini tidak perlu sebanyak kayu jati. Selain itu, Anda bisa mulai dengan lahan yang lebih kecil. Karena kebutuhan ini, banyak orang mulai memulai usaha dari kebun rumah mereka sendiri. Tentu jumlah yang kecil ini tidak akan sebanyak pengusaha yang serius, tapi karena banyak orang menerima kayu pohon ini, penjualan jumlah kecil tetap akan laku.

Persaingan untuk usaha ini cukup ketat di beberapa daerah. Tapi demand yang besar memastikan Anda kayu ini akan tetap laku. Anda harus tahu cara menarget konsumen yang baik agar bisa menjual hasil panen kayu ini. Apakah akan dijual ke mebel? Tempat kerajinan ataupun pabrik? Hal ini tergantung dari ukuran produksi Anda.

  1. Perkebunan Kelapa

Perkebunan kelapaKelapa adalah tanaman yang banyak manfaatnya. Mulai dari batang pohon, dahan dan buah bisa dimanfaatkan. Jika Anda memiliki perkebunan kelapa ini, banyak pasar yang bisa Anda masuki tergantung dari apa yang Anda panen.

Keuntungan Pilih Kebun Pohon Kelapa

Keuntungan dari memiliki usaha kebun kelapa adalah hampir semua bagian kelapa menjual. Batang kelapa bisa dijual untuk bahan kayu, buah kelapa bisa dipanen hampir setiap bulan, dahan kelapa bisa jadi bahan kerajinan dan serabut kelapa bisa jadi media tanam ataupun bahan bakar.

Karena hal ini, Anda bisa memastikan mendapatkan pemasukan dari banyak sumber. Usaha kebun kelapa juga tidak perlu banyak biaya operasi. Kelapa merupakan tanaman yang bisa tubuh subur secara alami dan jarang sekali mengalami masalah tumbuh besar.

Kelemahan Pilih Kebun Pohon Kelapa

Hal yang menjadi masalah untuk kelapa adalah memastikan kualitas yang konsisten. Kelapa sering kali terserang hama. Hama ini biasanya hanya mengincar buah kelapa. Jadi walaupun pohon sehat, buah yang dipanen bisa rendah kualitasnya.

Kelemahan lain dari usaha kebun kelapa ini adalah persaingan yang ketat. Karena banyak pelaku usaha ini, tentu saja Anda harus bisa menata strategy jitu untuk dapat menarik pelanggan. Persaingan yang tinggi juga membuat harga jual dari kelapa rendah. Jika ingin menghasilkan uang memuaskan, Anda harus memiliki lahan yang besar dan jumlah pohon yang banyak.

Peluang Usaha

Seperti yang sudah disinggung tadi, persaingan yang tinggi dan harga yang rendah bisa menjadi tantangan sendiri. Tapi peluang usaha untuk perkebunan kelapa tidaklah kecil. Kelapa merupakan produk kuliner penting di Indonesia. Hal seperti santan menjadi hal yang selalu dicari. Jadi, Anda tetapi bisa sukses menjadi pelaku usaha ini. Tapi ingat, usahakan memiliki modal lahan cukup untuk bisa mendapat keuntungan yang baik dari usaha ini.

  1. Perkebunan Cengkeh

Perkebunan Cengkeh

Pilihan usaha perkebunan berikutnya adalah cengkeh. Cengkeh adalah rempah yang sampai saat ini banyak dicari. Di dalam negeri, cengkeh tidak hanya digunakan untuk keperluan kuliner, tapi juga industry. Pabrik rokok sejak lama menjadi pemborong cengkeh yang paling banyak di dalam negeri.

Cengkeh juga memiliki pasar yang sangat menguntungkan di luar negeri. Perkebunan cengkeh di luar negeri tidak sebaik di Indonesia. Karena itu pasar cengkeh untuk ekspor tentu bisa Anda target.

Keuntungan Pilih Kebun Cengkeh

Harga jual cengkeh bisa tinggi untuk keperluan ekspor. Indonesia adalah pengekspor cengkeh yang cukup besar secara global. Karena hal ini, Anda bisa ambil bagian sebagai penghasil cengkeh dan mendapatkan untung sebagai penjual ekspor.

Persaingan untuk cengkeh di dalam negeri mungkin ketat, tapi untuk pasar luar negeri, Anda lebih bebas. Jika Anda bisa menghasilkan cengkeh kualitas premium, banyak pabrik dan pemborong luar negeri pasti menjadi konsumen Anda

Kelemahan Pilih Kebun Cengkeh

Cengkeh adalah tanaman yang cukup sulit dipelihara. Jika ingin kualitas wangi cengkeh yang baik, cara – cara khusus harus dilakukan. Di Indonesia sendiri, cengkeh dengan kualitas rendah hanya bisa laku di eceran. Jadi, Anda malah akan rugi jika tidak hati – hati merawat tanaman ini.

Mengurus dagang ekspor juga bisa jadi tantangan. Bagi Anda yang menjadi pelaku usaha perkebunan cengkeh, hal seperti standar ekspor dan juga dokumen haruslah dipenuhi. Jadi proses untuk bisa menjual ke luar negeri mungkin harus dilakukan dengan perlahan.

Peluang Usaha

Untuk hal peluang usaha cengkeh, hal ini sedikit rumit. Jika Anda belum dapat izin ekspor, Anda mungkin belum bisa memaksimalkan keuntungan. Target pasar untuk cengkeh di dalam negeri cukup sempit. Hanya pabrikan rokok dan eceran saja yang bisa Anda geluti. Jadi, jika ingin sukses, Anda harus menembus barier menjual ke luar negeri.

Sekian bahasan tentang pilihan – pilihan usaha perkebunan dan juga peluang usaha-nya. Mudah – mudahan dengan bahasan ini, Anda bisa menentukan pilihan perkebunan mana yang paling cocok untuk Anda. Terima kasih sudah membaca artikel ini!

10 Peluang Usaha di Bidang Peternakan

Di Indonesia beternak merupakan salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan karena wilayah Indonesia yang agraris dan terletak di wilayah tropis membuat berbagai jenis hewan ternak bisa dikembangbiakkan dengan mudah. Dari segi penjualan juga bisnis peternakan sangat menguntungkan, karena pasar yang menerima hasil ternak tersebut bukan hanya di Indonesia saja tetapi juga sampai ke luar negri.

Oleh karena itu bisnis yang satu ini patut dipertimbangkan sebagai salah satu bisnis yang menguntungkan. Beternak merupakan kegiatan yang mudah dilakukan, asalkan anda mau belajar dan giat berusaha. Pakan yang dibutuhkan ternak juga mudah diperoleh, bahkan toko yang menjual pakan ternak juga tersebar di mana mana.  Jadi bisa dipastikan bahwa usaha ternak pasti menguntungkan. Berikut ini beberapa jenis usaha ternak yang mudah dilakukan dan memberikan hasil melimpah.

  1. Ternak Puyuh

Ternak PuyuhPuyuh merupakan salah satu hewan yang sangat mudah diternakkan. Anda bisa membuat peternakan skala rumahan maupun skala besar. Jenis burung puyuh yang cocok diternakkan adalah burung puyuh petelur. Di Indonesia sendiri burung puyuh dengan spesies Coturnix Japonica merupakan yang paling banyak dikembangbiakkan. Spesies ini sering juga disebut sebagai puyuh Jepang. Salah satu keunggulan puyuh Jepang ini adalah kemampuannya menghasilkan telur dalam jumlah banyak. Bisa dikatakan bahwa puyuh Jepang merupakan puyuh penghasil telur terbanyak dibanding burung puyuh lain. Bukan hanya telurnya yang bisa dimanfaatkan dari puyuh Jepang ini tetapi juga dagingnya yang berukuran besar dan cocok dijual.

  • Keuntungan Ternak Puyuh

Seekor burung puyuh mampu menghasilkan sekitar  250 – 300 butir telur setiap tahunnya. Sedangkan untuk konsumsi pakannya sendiri dalam satu hari, cukup sekitar 20 gram untuk setiap ekornya. Oleh karena itu ternak puyuh merupakan salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Untuk dapat bertelur, seekor puyuh dapat langsung berproduksi setelah berusia 42 hari, sehingga keuntungan yang akan anda dapatkan dijamin cepat dan mudah. Telur puyuh begitu laris di pasaran karena memiliki kandungan gizi yang sangat baik bagi tubuh. Hampir di setiap warung makan yang berada di pinggir jalan menyajikan telur puyuh sebagai salah satu hidangannya, dan masyarakat Indonesia juga sangat menggemari telur puyuh. Oleh karena itu beternak puyuh dijamin Menguntungkan.

  • Syarat Ternak Puyuh

Salah satu syarat beternak puyuh adalah lokasinya sebisa mungkin jauh dari keramaian dan juga jauh dari pemukiman penduduk, karena puyuh cukup sensitif terhadap suara bising. Selain itu usahakan juga tempat puyuh dibudidayakan memiliki sirkulasi udara yang baik dan juga terbebas dari penyakit. Jika anda menempatkan puyuh tersebut pada lokasi yang memiliki sarana transportasi yang baik, tentunya lebih menguntungkan. Untuk kandangnya sendiri pastikan bahwa kandang tersebut memiliki suhu sekitar 20 – 25 derajat celcius. Untuk penyinarannya sendiri usahakan terdapat sinar sekitar 25 – 40 watt pada siang hari, dan berkisar 40 – 60 watt pada malam hari. Untuk kandangnya sendiri anda bisa membuatnya dari bahan bambu atau juga kayu. Perhatikan selalu kebersihan kandang agar puyuh tersebut terbebas dari penyakit.

  1. Ternak Ayam Petelur

Ternak Ayam Petelur

Jenis usaha lain yang juga menjanjikan keuntungan besar adalah ternak ayam petelur. Ayam petelur berbeda dengan ayam biasa, karena ayam tersebut hanya diternakan untuk diambil telurnya saja. Ayam yang dijadikan ternak adalah ayam betina yang sudah berusia dewasa. Di Indonesia sendiri ternak ayam petelur ini sangat menjanjikan karena pasar nya masih sangat luas.  Ayam petelur yang sudah berusia 5 bulan sudah mampu memproduksi telur, anda biasanya ayam tersebut mampu menghasilkan telur hingga  berusia 1,5 sampai 2 tahun, sehingga dapat dipastikan bahwa bisnis yang satu ini sangat menguntungkan.

Keuntungan Ternak Ayam Petelur

Beternak ayam petelur dipastikan sangat menguntungkan asalkan anda mampu memberikan perawatan yang baik terhadap ayam tersebut. Misalkan anda memiliki 100 ekor ayam petelur, maka anda berpotensi mendapatkan Paling rendah 6 Kg telur setiap harinya. Jika harga 1 Kg telur sekitar 14 ribu, maka keuntungan yang anda dapatkan setiap hari dari 100 ekor ayam petelur sekitar 84 ribu rupiah. Hasil tersebut anda dapatkan hanya dari 100 ekor ayam, dan hasil tersebut juga yang paling rendah. Kemungkinan anda mendapatkan hasil telur lebih banyak pasti masih mungkin. Oleh karena itu beternak Ayam petelur sangat menjanjikan.

Syarat Ternak Ayam Petelur

Beternak ayam petelur sebenarnya sangat mudah dilakukan. Syarat pertama yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan kandang ayam tersebut. Kandang ayam petelur harus mampu memenuhi tiga unsur utama, yakni alas lantai, tempat bertelur, dan juga tempat pakan dan tempat minum. Alas tersebut bisa anda buat dari sekam, serbuk kayu, atau juga jerami, dan untung tempat telurnya bisa dibuat dari kayu. Untuk kandangnya sendiri harus memiliki suhu udara sekitar 30 sampai 32 derajat. Suhu tersebut akan berpengaruh pada pertumbuhan ayam dan juga jumlah telur yang dihasilkan. Dan usahakan lokasi kandang jauh dari tempat penduduk, dan jauh dari keramaian.

  1. Ternak Ayam Potong

Ternak Ayam Potong

Selain ayam petelur ayam potong juga merupakan salah satu jenis ternak yang sangat menguntungkan karena kebutuhan ayam potong di pasar sangat tinggi. Daging ayam merupakan salah satu konsumsi yang banyak di Indonesia. Bisa dipastikan bahwa di setiap rumah makan pasti menyajikan hidangan daging ayam. Oleh karena itu ternak daging ayam dijamin memberikan keuntungan yang sangat besar. Untuk ayam potong, jenis ayam yang diternakkan sering juga disebut sebagai ayam broiler. Ayam broiler memiliki berbagai keunggulan dibanding jenis ayam lainnya, karena pertumbuhannya sangat cepat. Ayam broiler sudah mampu memiliki bobot sekitar 2 Kg dalam waktu 4 sampai 5 minggu. Sehingga ayam ini dapat dijual langsung ke pasaran.

Keuntungan Ternak Ayam Potong

Ayam potong setiap harinya memiliki permintaan yang sangat besar di pasaran, oleh karena itu tak sulit menjual hasil ternak ayam potong ini. Keuntungan yang anda peroleh dari beternak ayam potong ini juga sangat memuaskan. Katakanlah harga 1 Kg ayam potong memiliki harga 20 ribu rupiah. Jika anda memiliki ayam potong sebanyak 1000 ekor, maka hasil penjualan yang diraih mencapai 20 juta rupiah. Sedangkan pakan untuk 1000 ekor ayam tersebut, katakanlah mencapai 1 juta rupiah selama satu bulan. Keuntungan yang berhasil anda dapatkan sebesar 19 juta untuk 1000 ekor ayam.

Syarat Ternak Ayam Potong

Beberapa syarat yang perlu anda perhatikan jika ingin memulai usaha ternak ayam potong adalah terkait kandang, pemberian pakan, dan juga kesehatan ayam tersebut. Untuk kandangnya sendiri ayam potong tersebut bisa anda tempatkan pada kandang panggung atau juga kandang tanpa panggung. Kandang panggung jauh lebih mudah dibersihkan dan juga tidak memerlukan alas. Untuk pemberian pakannya sendiri pastikan bahwa ayam potong tersebut mendapatkan pakan yang bernutrisi tinggi dan bergizi, dan jangan lupa untuk rutin memberikan vitamin agar pertumbuhan ayam berlangsung dengan cepat dan juga bisa terbebas dari segala jenis penyakit. Yang perlu anda perhatikan adalah ayam potong yang berumur satu minggu hingga 3 minggu perlu ditempatkan di ruang yang memiliki pemanas, agar pertumbuhannya berlangsung dengan cepat.

  1. Ternak Ayam Kampung

Ternak Ayam KampungSelain ayam petelur dan ayam potong, ternak ayam kampung juga merupakan salah satu jenis usaha yang sangat menjanjikan karena kebutuhan ayam kampung di pasaran juga sangat tinggi. Ayam kampung memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibanding ayam petelur dan ayam potong, sehingga keuntungan yang bisa didapatkan juga jauh lebih besar. Agar ternak ayam kampung menguntungkan maka anda harus menerapkan sistem ternak yang modern, jangan hanya membuat kandang ala kadarnya lalu melepasnya di sekitar rumah. Perlu dibuat kandang khusus layaknya peternakan lain, dan pemberian pakan yang bernutrisi tinggi.

Keuntungan Ternak Ayam Kampung

Selain dalam hal harga, ayam kampung juga lebih mudah diternakkan karena bisa diterapkan di skala rumahan. Dari segi nilai gizi, ayam kampung memiliki berbagai manfaat yang lebih baik dibanding ayam potong. Selain itu dari segi rasa juga, ayam kampung jauh lebih lezat, oleh karena itu ayam kampung memiliki harga yang lebih tinggi di pasaran. Biasanya ayam kampung disajikan di restoran atau tempat – tempat makan yang lebih berkelas. Keuntungan lain beternak ayam kampung adalah ayam tersebut memiliki daya tahan yang lebih kuat dibanding ayam lainnya, sehingga ayam kampung jarang terkena penyakit. Dari segi pendapatan ternak ayam kampung jelas sangat menguntungkan. Misalkan harga 1 Kg ayam kampung sekitar 35 ribu, dan anda memiliki 1000 ekor ayam, maka hasil penjualan bisa mencapai 35 juta rupiah. Ayam kampung bisa dipanen setelah berusia 2 bulan.

Syarat Ternak Ayam Kampung

Untuk beternak ayam kampung, usahakan membuat kandang yang berukuran cukup luas, bisa sistem kandang ren, sistem postal, maupun sistem baterai. Sistem ren terdiri dari area berteduh dan area pengumbaran. Sedangkan sistem postal seperti kandang ayam potong, yakni dengan panggung dan biasa. Untuk sistem baterai sendiri kandang dibuat bertingkat, dan satu kandang terdapat satu ayam. Yang perlu diperhatikan dalam ternak ayam kampung adalah pemberian pakan harus teratur, dan kandang harus tetap bersih.

  1. Usaha Ternak Kelinci

Ternak Kelinci

Kelinci juga salah satu usaha ternak yang sangat menjanjikan. Di Indonesia sendiri cukup banyak makanan yang berasal dari olahan kelinci. Bahkan sate kelinci merupakan salah satu satu yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Ternak kelinci memiliki pasaran yang sangat luas, selain itu tingkat persaingannya tidak sengit usaha ternak lainnya. Oleh karena itu ternak kelinci merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan. Jenis kelinci yang banyak diternakkan di Indonesia adalah kelinci pedaging karena memiliki daging yang berbentuk lebar dan mudah dipelihara.

Keuntungan ternak Kelinci

Beternak kelinci dijamin memberikan banyak keuntungan, karena hewan mamalia yang satu ini sangat mudah diternakkan dan juga mudah dibuat jinak.  Kelinci merupakan salah satu hewan yang mudah dikembangbiakkan.  Satu ekor induk kelinci biasanya mampu melahirkan paling sedikit 4 ekor, dan paling banyak mampu melahirkan hingga 12 ekor. Hal ini menunjukkan bahwa beternak kelinci menjanjikan keuntungan yang sangat melimpah. Jika misalnya anda memiliki 20 ekor kelinci betina, dalam satu bulan anda bisa menghasilkan anakan hingga 80 ekor. Kisaran rata – rata satu ekor anak kelinci umur satu bulan, sekitar 40 ribu rupiah. 80 ekor anakan dikali 40 ribu rupiah, maka anda bisa meraup hasil sebesar 3 juta 2 ribu rupiah per bulannya hanya anak kelinci umur  satu bulan.

Syarat Ternak Kelinci

Syarat utama yang harus anda penuhi agar dapat beternak kelinci adalah anda harus menyiapkan kandang yang terbebas dari lembab dan juga memberikan pakan yang berkualitas. Suhu kandang kelinci sebaiknya berada di kisaran 15 sampai 20 derajat celcius. Selain itu usahakan kandang mendapat pencahayaan selama 12 jam setiap hari. Untuk pakannya sendiri, kelinci lebih menyukai sayuran yang segar, seperti wortel, kubis, kangkung, kol, dan sayuran hijau lainnya. Hal yang penting anda pelajari adalah proses mengawinkan kelinci. Jika hal tersebut sudah anda kuasai maka anda bisa beternak kelinci dengan mudah.

  1. Ternak Bebek

Ternak Bebek

Ternak Bebek juga merupakan salah satu usaha ternak yang sangat menjanjikan, karena di Indonesia sendiri begitu banyak masyarakat yang mengkonsumsi bebek setiap harinya. Selain itu juga merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat baik untuk tubuh, sehingga sangat baik dikonsumsi setiap hari. Ternak bebek juga termasuk mudah dilakukan dan memberikan keuntungan yang sangat besar.

Keuntungan Ternak Bebek

Ternak bebek sebenarnya jauh lebih menguntungkan daripada ternak ayam, baik untuk bebek petelur maupun bebek potong. Bebek memiliki perawatan yang sangat mudah dilakukan. Selain itu pembuatan kandang bebek juga tidak serumit kandang ayam. Asalkan pada kandang tersebut terdapat kolam atau air tempat bebek berenang, maka bebek tersebut dapat berkembang biak dengan mudah. Untuk bebek pedaging sendiri, harga satu butir telurnya sekitar 16 ribu rupiah. Dan setiap harinya bebek dapat menghasilkan satu butir telur setiap hari selama satu bulan. Sedangkan untuk harga 2 Kg bebek sendiri, sekitar 30 ribu rupiah. Bebek tersebut sudah bisa dipanen dalam waktu 40 hingga 45 hari. Jadi bisa dipastikan bahwa ternak bebek sangat menguntungkan.

Syarat Ternak Bebek

Jika anda ingin beternak bebek, maka anda perlu menyiapkan kandang untuk anakan, dan kandang untuk bebek yang sudah berusia dewasa. Untuk kandang anakannya sendiri perlu dibuat pemanas, dan pemberian pakan harus dibarengi dengan vitamin. Beber berumur 1 hingga 14 hari pemberian pakannya harus dibarengi dengan air, agar mudah dicerna. Setelah bebek tersebut berumur 15 hari ke atas, maka anakan sudah bisa dipindahkan  ke dalam kandang yang berukuran lebih besar. Hal yang sangat penting diperhatikan adalah air minum harus ada di dalam kandang tersebut. Bebek tersebut nantinya bisa dipanen setelah berumur 40 hari.

  1. Beternak Kroto

Ternak Kroto

Jika anda mencari peluang usaha ternak dengan modal kecil dan memberikan keuntungan besar maka beternak kroto bisa anda jadikan sebagai salah satu alternatif. Bagi pecinta burung, mungkin kroto sudah tidak asing di telinga mereka, namun bagi orang awam mungkin masih asing dengan nama kroto. Untuk anda yang belum tahu, kota merupakan campuran dari telur dan larva yang diproduksi oleh semut rangrang. Pada umumnya korot digunakan sebagai pakan burung dan juga pakan ikan. Bisnis kroto merupakan salah satu bisnis yang sangat menjanjikan karena permintaannya sangat tinggi di pasaran. Selain itu harga kroto sendiri juga sangat mahal sehingga bisnis yang satu ini dijamin sangat menguntungkan.

Keuntungan Beternak Kroto

Jika anda bisa beternak kroto dengan baik maka bisa dipastikan anda akan meraup untung yang sangat besar. Kisaran harga kroto saat ini mencapai 250 ribu per Kg. sehingga bisa dipastikan anda akan mendapatkan untung besar dari bisnis ini. Selain itu kroto tidak memerlukan tempat budidaya yang begitu luas, sehingga anda bisa menerapkannya di area yang terbatas. Kroto tidak memerlukan perhatian khusus dalam perawatannya. Cukup dengan menyisihkan waktu sekitar 30 menit setiap harinya, maka kroto tersebut bisa berkembang biak dengan baik. Semakin berkualitas pakan yang anda berikan untuk semut rangrang, maka semakin cepat semut tersebut memproduksi kroto.

Syarat Ternak Kroto

Kroto bisa diternakkan pada sebuah toples atau juga pipa paralon. Usahakan ukuran toples atau pipa tersebut berdiameter 12 cm. dan jangan sampai kandang tersebut bersentuhan dengan dinding, karena semut rangrang akan lari meninggalkan kandang tersebut. Pada bagian bawah toples atau pipa tersebut, oleskan oli bekas, agar semut tidak lari ke lantai. Dan saat menyiapkan bibit semut, maka anda harus memilih semut yang terdiri dari semut pekerja, semut prajurit, semut pejantan, dan juga ratu semut. Jika anda membeli bibit tersebut di peternak kroto, maka anda pasti  mendapatkan seluruh jenis tersebut. Dalam pemberian pakan, usahakan berikan pakan secara rutin dan pakan yang bagus untuk semut rangrang seperti ulat, jangkrik, daging ayam yang sudah direbus, dan juga air gula.

  1. Ternak Burung Lovebird

Burung Lovebird

Peluang usaha lain dalam bidang peternakan yang juga sangat menguntungkan adalah ternak burung lovebird. Di Indonesia begitu banyak pecinta burung, dan burung Lovebird merupakan salah satu burung yang begitu digemari masyarakat. Burung Lovebird memiliki warna bulu yang sangat cantik dan juga suara yang tak kalah merdu. Oleh karena itu beternak burung lovebird dijamin memberikan keuntungan besar.

  • Keuntungan Ternak Burung Lovebird

Burung Lovebird sangat mudah dikembang biakkan, dan juga harga jualnya yang sangat tinggi. Pasaran untuk burung lovebird sendiri masih sangat tinggi di pasaran. Apalagi berkat banyaknya kontes burung lovebird membuat  banyak orang yang menggemari burung cantik ini. Bisa dikatakan bahwa setiap tahunnya peminat burung lovebird terus meningkat. Burung lovebird yang berjenis Josan banyak tersebar di pasaran dengan harga 50 ribu per ekornya. Jenis tersebut merupakan yang paling murah. Namun jika bisa mengembang biakkan lovebird dengan jenis Biola misalnya, harga per ekornya bisa mencapai 1 juta rupiah. Selain itu beternak lovebird tidak membutuhkan tempat yang begitu luas. Lovebird mampu menghasilkan 3 sampai 5 butir telur sekali kawin.

Syarat Ternak Burung Lovebird

Jika anda ingin beternak burung lovebird maka anda harus menyiapkan kandang minimal berukuran 20 x 20 x 25 cm. Untuk lebih mudahnya anda bisa membeli lovebird yang sudah dijodohkan. Biasanya lovebird yang sudah dijodohkan lebih mahal daripada yang belum dijodohkan, karena menjodohkan lovebird juga membutuhkan proses yang tidak mudah. Agar Lovebird bisa cepat kawin dan bertelur maka anda harus menempatkannya pada area yang jauh dari kebisingan dan jauh dari manusia. Taruh kandang pada tempat yang minim cahaya dan minim gangguan. Setelah itu rajin beri pakan yang bernutrisi tinggi seperti kangkung, jagung mudah, buah segar, biji matahari, biji sawi, toge, dan sayuran lainnya. Jika anda memerhatikan hal tersebut maka dijamin lovebird sukses dikembang biakkan.

  1. Ternak Kambing

Ternak Kambing

Ternak kambing juga merupakan salah satu usaha ternak yang sangat menguntungkan karena kebutuhan daging kambing juga sangat tinggi di pasaran. Apa lagi pada  saat hari raya, kebutuhan daging kambing meningkat pesat. Kambing merupakan salah satu hewan yang sangat cocok diternakkan di Indonesia karena mudah memperoleh pakannya.

Keuntungan Ternak Kambing

Beternak kambing memberikan banyak keuntungan buat anda khususnya karena harga jual kambing begitu tinggi. Selain itu menjual kambing juga sangat mudah karena begitu banyak olahan kambing yang dibuat menjadi masakan. Keuntungan lain dari beternak kambing adalah masa panennya yang begitu cepat. Betina kambing mampu melahirkan 3 hingga 7 ekor anakan sekali melahirkan. Misalkan anda memiliki 2 kambing jantan dan 3 kambing betina, maka dalam satu tahun setidaknya anda bisa mendapatkan 20 ekor kambing. Salah satu jenis kambing yang memiliki harga tinggi di pasaran adalah kambing Etawa karena bobotnya sangat besar, yaitu mampu mencapai 90 Kg untuk satu ekornya.

Syarat Ternak Kambing

Bisa dikatakan bahwa ternak kambing begitu mudah dilakukan. Anda hanya perlu menyiapkan kandang yang bersih dan sehat. Bentuk kandang yang bisa dibuat bisa berbentuk panggung, atau juga tidak panggung. Dan untuk lokasinya usahakan tidak terlalu dekat dengan rumah. Kandang kambing tersebut harus mendapatkan pencahayaan dari matahari yang baik, dan juga memiliki sirkulasi udara yang bagus. Selain itu hal yang tak kalah penting dilakukan adalah dalam memilih bibit kambing yang hendak dikembang biakkan. Usahakan cari bibit kambing yang tidak memiliki cacat fisik, memiliki kondisi yang sehat dan bugar. Untuk pemberian pakannya usahakan berikan rumput yang segar, dan tidak terkena air hujan.

  1. Ternak Jangkrik

ternak Jangkrik

Jangkrik juga menjadi salah satu hewan ternak yang sangat menjanjikan karena permintaanya di pasar juga sangat tinggi. Pada umumnya jangkrik digunakan sebagai pakan burung, tetapi saat ini beberapa orang juga sudah mulai menggunakan jangkrik sebagai bahan obat obatan. Oleh karena itu peluang usaha ternak jangkrik juga sangat menjanjikan.

Keuntungan Ternak Jangkrik

Beternak jangkrik memiliki berbagai keuntungan yang tidak akan anda dapatkan dari jenis ternak lain. Salah satu keuntungan ternak jangkrik adalah modal yang perlu disiapkan relatif kecil dan untungnya sangat besar. Selain itu beternak jangkrik tidak membutuhkan area yang begitu luas. Harga untuk 1 Kg jangkrik saat ini berkisar 35 ribu rupiah. Jangkrik tersebut bisa dipanen setelah 35 hari. Jangkrik yang anda beli sebanyak 1 kg, dapat menghasilkan 80 Kg jangkrik sekali panen. Sehingga dapat dipastikan bahwa bisnis yang satu ini sangat menggiurkan.

Syarat Ternak Jangkrik

Hal yang perlu anda perhatikan dalam ternak jangkrik adalah terkait kandang dan juga kualitas pakannya. Kandang jangkrik bisa dibuat dari kardus dan juga papan tempat telur. Kandang tersebut kondisinya harus dibuat tetap lembab dan juga harus ditempatkan pada area yang jauh dari suara bising, jauh dari gangguan, dan berada di area yang minim cahaya. Jangkrik harus diberikan pakan yang berkualitas, seperti sayur sayuran segar, jagung, mentimun, singkong, ubi, dan sayuran lainnya. Jika hal ini anda terapkan dengan baik, maka bisa dipastikan anda akan meraup untuk besar dari ternak jangkrik. Itulah beberapa peluang usaha peternakan yang sangat menguntungkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *