Pahami Manfaat dan Asal Usul Buah Carica

Diposting pada

Buah carica masih tergolong dalam keluarga pepaya. Buah ini dapat tumbuh di pegunungan atau dataran tinggi dengan ketinggian 1.400 mdpl. Oleh karena itu, buah carica sering disebut sebagai pepaya gunung. Untuk lebih lengkapnya, Anda perlu membaca penjelasan di bawah ini dari awal hingga akhir.

Buah Carica
Sumber : www.facebook.com

Asal Buah Carica

Pertama kali ditemukan di Meksiko bagian utara dan selatan Amerika Selatan. Saat ini menyebar luas dan banyak ditanam di daerah tropis yaitu Indonesia, khususnya di daerah Dieng Kabupaten Wonosobo. Di sana, tanaman carica dapat tumbuh dengan subur karena memiliki ketinggian rata-rata 2.000 mdpl  dengan suhu 15-20°C pada siang hari dan 10°C pada malam hari.

Dijuluki buah dewa oleh warga Dieng karena memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Di dalamnya terkandung serat, vitamin A, B, C, B kompleks dan enzim papain. Sehingga terbukti mampu melancarkan proses pencernaan dan organ tubuh lainnya.

Sedikit berbeda dengan pepaya, buah carica lebih nikmat dikonsumsi apabila sudah diolah terlebih dahulu. Entah itu dibuat smoothie, sirup, manisan, atau selai. Hal yang paling terkenal dari buah ini adalah manisan carica. Bentuknya bulat layaknya telur dengan lebar 3-4 cm dan panjang 6-10 cm. Walaupun ukurannya mungil, tapi banyak manfaat yang terkandung di dalamnya loh.

Tetapi buah ini pun memiliki tipe sungsang dengan ukuran lebih besar dibandingkan biasanya. Memiliki lebar 3—8 cm, dan panjang 6015 cm. Sangat aman untuk dikonsumsi. Apabila sudah matang, teksturnya berwarna kuning hingga jingga. Dagingnya agak keras dan ada sarkotesta berwarna putih yang membungkus bijinya. Rasanya sedikit asam tapi aromanya sangat harum.

Manfaat Buah Carica

Setelah sahabat tani mengetahui sekilas tentang kandungan apa yang ada dalam carica. Tidak ada salahnya kan jika membahas manfaatnya secara lebih dalam. Amankah untuk tubuh dan kira-kira apa saja efek dari buah mungil Pegunungan Dieng Wonosobo ini? Berikut ini penjelasannnya:

  1. Mampu Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Pernahkah sahabat tani mengalami berbagai macam gangguan pencernaan seperti asam lambung? Jika pernah, mengonsumsi buah ini adalah pilihan yang tepat. Walaupun tingkat enzim papannya lebih kecil dibandingkan dengan pepaya pada umumnya.

Khasiat buah ini yang sudah tidak diragukan lagi, membuat pH Lambung akan kembali seimbang dan normal. Serta membunuh bakteri berbahaya penyebab usus buntu.

  1. Mampu Mengatasi Masalah Kesehatan Mata

Selanjutnya adalah mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan mata. Bahkan kandungan vitamin A yang terdapat dalam carica ini lebih tinggi dibandingkan yang dimiliki oleh wortel loh. Solusi bagi siapapun yang tidak suka wortel.

Tetap aman kok dikonsumsi secara rutin, lambat laun mata Anda akan sehat kembali. Khususnya bagi para penderia rabun jauh, dekat, senja. Boleh dijadikan jus atau dikonsumsi biasa.

  1. Membantu Mempercepat Metabolisme Tubuh

Ketiga, membantu mempercepat metabolisme tubuh karena mengandung vitamin B kompleks. Memberikan sumbangsih energi yang sangat besar ketika proses metabolisme berlangsung dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga Anda lebih mudah terhindar dari virus atau bakteri dan menambah kekuatan fisik.

Tanda bertambahnya energi ini bisa ditandai dengan hilangnya rasa lapar. Cocok dijadikan bekal ketika bepergian jauh.

  1. Mampu Mempercantik Kulit

Vitamin C sudah terkenal mampu menyehatkan dan mempercantik kulit karena membentuk kolagen. Berfungsi untuk menunda penuaan dini, terhindar dari kerutan wajah, dan terlihat lebih mulus. Inilah alasan carica sering dijadikan sebagai bahan utama sebuah kosmetik,

Tidak hanya itu, kandungan vitamin E nya juga membuat kulit terhindar dari berbagai kendala. Entah itu gelap karena sinar UV atau terkena radikal bebas.

  1. Menambah Penghasilan Warga

Jika sahabat tani bertempat tinggal di daerah dataran tinggi. Maka menanam buah carica bisa untuk menambah pendapatan. Anda bisa menjualnya mentah ataupun mendirikan industri makanan kecil khusus olahan dari buah ini. Seperti pembuatan keripik, dodol, sirup, manisan dan lain sebagainya.

Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa hadirnya carica mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Bagaimana apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

  1. Mampu Menghambat Resiko Terjadinya Kanker

Kanker adalah penyakit yang mematikan dan sayangnya masih banyak masyarakat Indonesia yang menderitanya. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi buah carica. Bagaimana bisa? karena dalam carica mengandung agrinin yang berfungsi untuk menghambat sel kanker berkembang di dalam tubuh.

Tapi sering kali muncul pertanyaan apakah carica ini aman untuk ibu hamil? Walaupun mirip dengan buah pepaya namun alangkah baiknya sebelum mengonsumsi konsultasi dulu dengan Dokter. Apakah membuat kecanduan? Sama sekali tidak, karena tidak ada zat yang membuat Anda ketika mengonsumsinya menjadi kecanduan. Hanya saja rasanya enak, sehingga banyak yang suka.

Lalu bagaimana sih memilih produk olahan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi? Gampang saja, Anda tinggal mencari kelompok atau asosiasi yang memiliki standar pengolahan terverifikasi oleh dinas kesehatan. Harganya juga standar, tidak terlalu murah ataupun mahal. Justru jika terlalu murah patut Anda curigai jangan-jangan ada yang tidak beres dengan pengolahannya.

Jika memang Anda membutuhkan pengetahuan tentang bagaimana cara mengolah carica secara lebih lanjut. Bisa langsung datang ke pegunungan Dieng karena masyarakat di sana memanfaatkannya sebagai salah satu mata pencaharian pilihan. Sangat terkenal baik masyarakat dalam ataupun luar negeri.

Bagi Anda yang belum mempunyai kesempatan untuk langsung pergi ke Dieng maka bisa mencari produsen yang menjual carica Dieng. Karena biasanya masyarakat setempat juga mendistribusikannya ke beberapa pusat oleh-oleh. Nikmati rasa dan ambil peluangnya agar Anda mendapatkan keuntungan finansial sekaligus melestarikan buah khas Indonesia.

Perbedaan Buah Carica dengan Pepaya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sekilas buah ini memang mirip dengan pepaya. Walaupun demikian ternyata banyak perbedaannya loh.

  • Rasa buah carica tidak seenak pepaya apabila dikonsumsi secara langsung.
  • Dari segi bentuknya, carica lebih kecil dibandingkan dengan pepaya.
  • Ketiga, pepaya tidak memiliki aroma yang khas sedangkan carica punya.
  • Pepaya bisa tumbuh di mana saja (tidak ada ketentuan suhu dan kesuburan tanah).
  • Sedangkan carica hanya tumbuh di dataran tinggi.
  • Pohon carica memiliki cabang lebih banyak dibandingkan dengan pepaya.
  • Ketika matang, rasa pepaya manis sedangkan carica asam atau kecut.
  • Biji carica berwarna hitam dan terbungkus dengan sarkotesta. Sedangkan pepaya diselubungi lendir.

Namun selain perbedaan ada juga persamaannya loh. Ini dia :

  • Keduanya sama-sama berwarna hijau jika belum matang karena sudah matang maka berwarna kuning.
  • Bentuk pohonnya juga hampir mirip. Apabila pertama kali melihatnya pasti mengira itu pohon buah pepaya.
  • Juga masih banyak lagi kesamaan lainnya.

Sekarang sahabat tani paham kan dari mana buah carica berasal, manfaat yang akan didapatkan dengan mengonsumsinya dan apa perbedaannya dengan pepaya. Yang jelas, jika Anda ingin belajar pergilah ke pegunungan Dieng Wonosobo sekalian liburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *