Mengenal Tentang Hama Wereng dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

Sahabat Tani, hama wereng menjadi penyakit tanaman yang menyebalkan. Ia dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan bisa menyebabkan kualitas panen tanaman Anda menjadi buruk. Bahkan pada kasus terburuk, tanaman Anda bisa mati. Maka dari itu, penting bagi Sahabat Tani semua memahami tentang penyakit yang satu ini.

Bukan hanya memahami bagaimana hama tersebut bisa tumbuh, lebih dari itu, Anda harus memahami pula bagaimana cara mengatasinya. Dengan begitu, Anda bisa mencegah munculnya hama tersebut sekaligus mengatasi jika hama tersebut telah muncul dan menyerang tanaman Anda. Jika sudah begini, maka Anda tidak perlu khawatir akan kesehatan dan pertumbuhan tanaman Anda.

wereng

Mengenal Tentang Hama Wereng

Wereng merupakan hewan yang berasal dari jenis kelas insekta yang mana sering menyerang tanaman yang ditanam oleh petani. Adanya gangguan dari hama ini bisa menyebabkan tanaman Anda mati. Selain itu, hewan ini bisa menyebarkan virus lewat sengatannya terhadap tumbuhan. Biasanya, virus yang dibawa oleh hama ini adalah virus tungro.

Selain menyebabkan tanaman Anda mati, resiko buruk lainnya adalah membuat tanaman Anda menjadi kerdil. Penularan virus yang cepat ini bisa menyebabkan tanaman yang sehat menjadi sakit karena gangguan hama ini.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hama Belalang

Penyebab Munculnya Hama Wereng yang Harus Anda Ketahui

Tanpa disadari, sebenarnya hama ini muncul karena beberapa penyebab. Penyebab inilah yang harus Sahabat Tani hindari sehingga tidak membuat hama tersebut muncul. Penyebabnya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Pola Tanam yang Tidak Serempak

Penyebab pertama yang menjadikan wareng ini muncul karena menanam yang tidak bersamaan atau serempak. Hal ini menyebabkan siklus dari hama wereng tidak dapat dikendalikan. Hewan tersebut akan berpindah dari sawah satu ke yang lain, dan menebarkan virus serta merusak tanaman.

  1. Penggunaan Varietas Padi Yang Sama Setiap Musim

Jika Anda menggunakan varietas padi yang sama disetiap musimnya, hal ini juga akan memicu datangnya wereng. Maka dari itu, usahakan untuk mengganti ganti varietas padi yang ada pada pergantian musim tanam.

  1. Jarak Tanam yang Terlalu Rapat

Jika Anda menanam tanaman dengan jarak yang terlalu rapat, maka ini adalah ekosistem yang baik untuk hama tersebut berkembang biak. Maka dari itu, Anda harus mengatur jarak setiap tanaman Anda. Salah satu teknik yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan jarak tanam jajar legowo.

Menggunakan metode jarak tanam jajar legowo akan memudahkan tanaman Anda mendapatkan sinar matahari. Sinar matahari akan menghambat penyebaran hama menyebalkan ini.

  1. Penggunaan Pestisida Berlebihan

Penyebab lain yang menjadikan hama ini berkembang pesat adalah penggunaan zat kimia ini yang berlebihan. Pada takaran cukup, memang penggunaannya akan membantu. Tetapi ketika zat yang diberikan tidak dalam jumlah bijak, hal ini menyebabkan wereng menjadi resistan terhadap zat kimia ini sehingga akan kebal dan berkembang pesat.

Baca Juga : 6 Cara Mengatasi Ulat Hama

Cara Mengatasi Hama Wereng yang Harus Anda Ketahui

Jika tidak ingin tanaman Anda terjangkit hama, maka langkah pertama adalah Anda sebaiknya Anda mencegah terlebih dahulu melalui hal yang menyebabkannya seperti yang telah ditulis diatas. Lalu bagaimana jika hama sudah terlanjur menjangkiti? atau bagaimana jika sudah dicegah tetapi hama tetap muncul? Jangan khawatir karena ada cara cara mengatasinya.

Ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk mengatasi persebaran hama yang membuat jengkel ini. Anda bahkan bisa mengatasinya dengan bahan bahan yang alami dan mudah didapatkan. Cara mengatasinya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan Pestisida Alami Yang Terbuat dari Bawang Putih

Bawang Putih untuk hama wereng

Daripada menggunakan bahan kimia, maka akan lebih aman jika Anda menggunakan bahan alami. Bawang putih adalah bahan yang bisa Anda temukan dengan mudah dan murah, dan mungkin saja Anda telah menyetoknya banyak dirumah Anda.

Bawang putih bisa menjadi pestisida alami yang ampuh untuk membasmi hama yang mengganggu ini. Salah satu kelebihan menggunakan pestisida alami ini adalah Anda tidak perlu khawatir hama akan menjadi kebal atau resistensi seperti halnya jika menggunakan bahan kimia.

Yang perlu Anda ketahui bagaimana bawang putih ini dapat bekerja adalah sebagai berikut:

  • Melalui baunya

Bau bawang putih sangat menyengat dan ini tidak disukai oleh hama wereng. Ini akan membuat hama menjadi menjauh dari tanaman tersebut.

  • Melalui cairannya

Cairan bawang putih juga bisa membuat keracunan pada hama tersebut. Meskipun tingkat keracunannya adalah rendah, tetapi hal ini akan membuat wereng kehilangan nafsu makan. Bukan hanya itu, hama tersebut juga akan gagal ganti kulit.

Kelebihan penggunaan pestisida bawang putih adalah tidak menimbulkan efek samping jangka panjang. Tetapi kelemahannya adalah daya pengatasannya yang rendah. Meskipun demikian, agar hasil maksimal Anda bisa terus menerus memberikan pestisida ini secara berkala agar berefek baik dalam mengatasi hama ini.

  1. Dengan Ekstrak Daun Sirsak

Daun sirsak

Jika disekitar rumah Anda ada pohon sirsak, Anda bisa memanfaatkan daunnya untuk mengatasi hama ini. Tentunya untuk membuat pestisida ini dibutuhkan terlebih dahulu pengolahan secara tepat. Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena cara membuatnya juga mudah.

Alat dan bahan yang Anda butuhkan untuk membuat pestisida alami untuk mengatasi hama wereng antara lain adalah sebagai berikut:

  • Daun sirsak minimal sebanyak 2 ons. Jika lebih banyak yang ada maka makin baik.
  • Air bersih sebanyak 200 hingga 300 ml. Ini tergantung lagi dari banyaknya daun yang Anda sediakan
  • Penghalus atau blender
  • Saringan

Setelah alat dan bahan sudah siap, maka langkah selanjutnya yang  harus Anda lakukan adalah melakukan proses pembuatan. Proses pembuatanya sangat mudah, yang mana antara lain adalah:

  • Siapkan alat penghalus atau blender kemudian masukan air dan juga daun sirsak. Setelah itu, Anda dapat memblendernya hingga halus.
  • Saringlah daun sirsak yang sebelumnya telah Anda blender menggunakan saringan. Nantinya, yang Anda gunakan adalah bagian air perasannya saja.
  • Campurkan setiap 100ml air perasan daun sirsak dengan 1 liter air sebagai pestisida pembasmi hama

Anda bisa meletakkan pestisida tersebut pada semprotan sehingga mudah diaplikasikan. Anda sebaiknya menyemprotkan cairan tersebut pada waktu menjelang sore. Misalnya Anda membasmi hama ini di tanaman padi, jangan lupa menyibakkan daunnya untuk membuat pestisida alami Anda merasuk hingga bagian bawah.

Anda bisa melakukan penyemprotan pestisida dari daun sirsak ini tiga hari berturut-turut. Ini bisa Anda lakukan jika ternyata menurut Anda hama yang ada sangat banyak. Dengan bahan ini saja, maka permasalahan hama pada tanaman Anda akan teratasi.

Kini Anda sudah mengetahui tentang hama yang satu ini. Setelah mengetahui tentang hewan ini, penyebab munculnya, dan cara mengatasi jika tetap muncul, maka Anda tidak perlu was-was lagi. Yang Anda lakukan adalah segera melakukan aksi jika memang hama tersebut tetap datang. Semoga apa yang Sahabat Tani tanam sukses dan menuai hasilnya saat musim panen, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *