Mengenal Pupuk Mutiara, Pupuk Bunga Kaya Manfaat

Diposting pada

Pupuk memang terkenal sebagai bahan yang harus ada dalam pertanian dan dunia tanam-menanam. Berbagai jenis pupuk pun diperkenalkan hingga terdapat beberapa jenis yang bisa digunakan sesuai dengan tujuannya masing-masing. Salah satu jenis pupuk yang memiliki banyak manfaat adalah pupuk mutiara.

Pupuk ini dikenal di kalangan pembudidaya bunga, karena manfaatnya yang bagus jika diaplikasikan pada tanaman bunga. Memang tanaman bunga membutuhkan perawatan serta nutrisi yang berbeda-beda setiap jenisnya. Namun, pupuk ini mampu memenuhi segala nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman bunga dalam pertumbuhannya.

Pupuk Mutiara
Sumber : sites.google.com

Jenis-Jenis Bunga yang Cocok dengan Pupuk Mutiara

Memang tidak disebutkan secara spesifik bunga apa saja yang cocok menggunakan pupuk jenis mutiara. Hampir semua jenis bunga bisa menggunakan pupuk jenis ini dan sahabat tani bisa mencoba menanam bunga yang mudah dijumpai. Beberapa contoh bunga populer yang bisa sahabat tani tanam dengan bantuan pupuk jenis mutiara ini antara lain:

  1. Bunga mawar
  2. Bunga bougenville
  3. Bunga melati
  4. Bunga seruni
  5. Bunga tapak dara
  6. Bunga lavender
  7. Bunga kemuning

Selain bunga-bunga yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi bunga lain yang bisa Anda jumpai di pasaran dengan bentuk bunga dan warna-warna yang cantik.

Baca Juga :

Manfaat Pupuk Mutiara untuk Tanaman Bunga

Pupuk jenis mutiara memang terkenal dengan manfaatnya yang banyak bagi tanaman bunga. Selai itu, pupuk ini juga menjadi pupuk yang populer di kalangan pembudidaya tanaman bunga. Beberapa manfaat pupuk ini antara lain:

  1. Membuat tanaman bunga tumbuh lebih optimal dan subur, sehingga terhindar dari risiko tumbuhnya tanaman bunga yang kerdil.
  2. Dapat menumbuhkan, memanjangkan, serta memperbanyak akar pada tanaman bunga agar lebih cepat, sehingga unsur hara bisa terserap oleh akar lebih optimal.
  3. Mampu menumbuhkan tunas tanaman bunga lebih cepat, sehingga ranting-ranting baru bisa muncul lebih cepat sebagai tempat bunga-bunga baru tumbuh.
  4. Mencegah terjadinya kerontokan pada bunga yang dapat merugikan petani bunga.
  5. Petani bisa memanen bunga dengan kualitas terbaik dan bentuk yang sempurna.
  6. Mampu merangsang proses fotosintesis lebih baik lagi, agar dapat meningkatkan produksi gula, protein, dan tepung.
  7. Meningkatkan jumlah panen bunga lebih banyak akibat meningkatnya produksi tanaman

Selain terkenal dengan manfaatnya untuk memperbanyak bunga, pupuk ini juga banyak digunakan pada petani buah dan sayur untuk memperbanyak panen buah dan sayur.

Cara Menggunakan NPK Pupuk  Mutiara untuk Tanaman Bunga

Penggunaan pupuk apapun jenisnya tentu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada aturan pemakaian yang harus dipatuhi, agar kerusakan tanaman tidak terjadi. Demikian juga dengan pupuk NPK mutiara, ada cara penggunaannya yang baik dan benar, yakni:

  1. Campur pupuk NPK mutiara dengan air untuk membuat larutan pupuk dengan komposisi 1 kg pupuk NPK mutiara dan 2 liter air bersih.
  2. Aduk hingga larutan tercampur dengan rata, yakni pupuk padat larut dalam air.
  3. Diamkan larutan pupuk NPK mutiara tersebut selama 5 hingga 10 menit.
  4. Untuk bunga monokotil atau bunga berakar serabut bisa disiramkan sebanyak 200 ml ke setiap tanaman, dan untuk bunga dikotil atau bunga berakar tunggang bisa disiramkan sebanyak 400 ml ke setiap tanaman bunga.
mengenal Pupuk Mutiara
Sumber : Lazada

Jenis-Jenis Pupuk NPK Mutiara

Pupuk mutiara memiliki 3 jenis pupuk yang dikeluarkan oleh pabriknya sesuai dengan kandungan N, P, dan K di dalamnya, antara lain:

Pupuk NPK Mutiara Yara Mila (Mutiara 16 – 16 – 16)

Jenis pupuk NPK mutiara yang pertama ini merupakan yang paling populer di kalangan petani, dengan nama pupuk NPK Mutiara 16 – 16 – 16 atau Yara Mila. Yara Mila merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang kaya akan kandungan, setidaknya 5 unsur hara yang dibutuhkan setiap tanaman, baik unsur hara makro maupun mikro.

Dinamakan dengan NPK 16 – 16 – 16 karena pupuk ini terdiri dari unsur nitrogen (N) sebanyak 16%, phosphate (P2O5) sebanyak 16%, kalium (K2O) sebanyak 16%, magnesium (MgO) sebanyak 0,5%, serta Kalsium (CaO) sebanyak 6%.

Pupuk ini dikemas dalam kemasan plastik dengan bentuk pupuk berupa butiran granul yang berwarna biru pudar. Pupuk ini dibuat melalui proses pelarutan batuan fosfat, dengan larutan asam nitrat yang disebut proses Odda.

Pupuk yang merupakan pupuk impor dari Norwegia ini memiliki harga yang tergolong cukup mahal di pasaran. Meskipun begitu, harga ini tidak sebanding dengan manfaat pupuk yang tinggi bagi pertumbuhan tanaman.

Pupuk NPK Mutiara Grower (Mutiara 15 : 09 : 20)

Pupuk NPK Grower merupakan jenis pupuk NPK dengan kadar hara yang sangat tinggi. Sesuai dengan namanya, pupuk ini memiliki kandungan NPK dengan rincian kandungan nitrogen (N) sebanyak 15%, phosphate (P2O5) sebanyak 9%, kalium (K2O) sebanyak 20%, serta unsur hara lainnya.

Pupuk ini memiliki beberapa manfaat yang baik untuk pertumbuhan tanaman, baik pertumbuhan vegetatif maupun pertumbuhan generatif, karena kandungan nitrogen dan kalium yang tinggi namun rendah fosfat.

Pupuk ini juga dapat menyediakan unsur hara baik makro maupun mikro, serta menjaga keseimbangannya. Tanaman juga dapat tumbuh lebih subur dan terhindar dari gangguan penyakit serta kekeringan. Hasil panen tanaman pun lebih berkualitas dengan ukuran besar, rasa manis, warna menarik, dan daya simpan yang tinggi.

Baca Juga :

Pupuk NPK Mutiara Sprinter (Mutiara 20 – 10 – 10)

Kandungan nitrogen yang ada pada pupuk NPK Mutiara Sprinter merupakan kombinasi dari Nitrat – Nitrogen sebagai penyedia utama pada tanaman dengan Amonium –  Nitrogen sebagai cadangannya. Perpaduan kedua nitrogen akan menghasilkan respon pertumbuhan yang lebih cepat untuk meningkatkan hasil panen lebih banyak, serta mencegah kehilangan unsur hara.

Fosfat yang disediakan lebih efisien dan berguna untuk memfasilitasi metabolisme energi sebagai pertumbuhan, sel lebih banyak membelah, pertumbuhan akar, munculnya bunga, serta pembentukan umbi.

Kalium yang tersedia dalam pupuk ini juga seimbang dan bermanfaat untuk mencegah tanaman dari kekeringan dan mencegah tanaman stres, akibat serangan hama dan penyakit. Pupuk ini juga membantu meningkatkan kualitas dan jumlah panen.

Pupuk NPK Mutiara Professional (Mutiara 9 – 25 – 25)

Pupuk ini memiliki bentuk berupa granula berwarna putih agak kekuningan. Pupuk ini lebih dikenal oleh para petani perkebunan, banyak digunakan juga pada petani tanaman pangan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, sering kali petani mencampurkan pupuk ini dengan pupuk urea.

Seperti namanya, pupuk ini terdiri dari nitrogen yang rendah sebanyak 9%, serta kandungan fosfat dan kalium yang tinggi, masing-masing sebanyak 25%. Formulasi ini dinilai sangat tepat jika diaplikasikan pada tanaman perkebunan, seperti kopi, karet, kakao, kelapa sawit, dan tanaman perkebunan lainnya.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan NPK pupuk Mutiara Profesional, antara lain dapat meningkatkan kualitas dalam hal rasa, ukuran, dan juga warna pada buah yang dihasilkan. Selain itu, hasil panen juga terlihat lebih segar dan tahan lebih lama dengan proses pertumbuhan yang lebih cepat.

Ada baiknya jika saat melakukan pemberian pupuk sahabat tani memperhatikan dosis yang dianjurkan. Hal tersebut dilakukan agar pemupukan dapat berjalan sebagaimana mestinya, bukan malah menjadi penghambat pertumbuhan dan bahkan mematikan tanaman yang diberi pupuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *