Mengenal Buah Kopi Cara Menanam dan Manfaatnya

Diposting pada

Sahabat tani pasti sudah sangat familiar dengan buah kopi yang bisa diproses lagi menjadi biji kopi setelah dihilangkan bagian buah dagingnya. Kopi masuk dalam komoditas yang sangat penting dipakai di seluruh Negara. Kopi terkenal dengan dua jenis kopi yaitu robusta dan arabika. Sebelum dikonsumsi sebagai minuman, kopi ini biasanya diproses lagi dengan menggunakan mesin atau manual.

Buah Kopi
Sumber : www.facebook.com

Minum kopi ini pertama kali ditemukan sebagai makanan berenergi oleh bangsa Etiopia yang ada di benua Afrika pada 3000 tahun lalu. Sejak saat itu, minuman kopi masih terus eksis sampai dengan saat ini berkat khasiat lain yang ditawarkan. Sahabat tani yang berkeinginan untuk menanam kopi bisa melihat ulasan berikut, karena ulasan ini membahas sampai dengan harga jual yang ada di marketplace.

Cara Menanam Buah Kopi

Permintaan pasar akan kopi dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga sahabat tani bisa menggunakan kesempatan ini untuk membudidayakan pohon kopi dan memanen hasilnya untuk bisa mendapatkan keuntungan. Sebelum memanen kopi sudah pasti Anda harus mengetahui cara menanam terlebih dahulu. Cara menanam kopi akan dijelaskan secara mendetail sebagai berikut.

  1. Sahabat tani harus mempersiapkan lahan untuk menanam kopi dahulu yang mana tanaman ini perlu tempat dengan kondisi yang pas, seperti lokasi teduh, beriklim tropis, memiliki tanah dengan pH yang sedikit asam (5,5 – 6,5), cukup subur, dan gembur.
  2. Tanaman kopi ini juga perlu tanaman peneduh lainnya, karena tanaman kopi suka dengan udara yang sejuk tidak terkena sinar matahari secara langsung. Beberapa pohon peneduh yang dimaksud bisa berupa pohon lamtoro. Pastikan pohon lamtoro ini sudah ada dahulu sebelum menanam kopi.
  3. Saat pohon lamtoro sudah tersedia, maka sahabat tani bisa mulai membuat lubang dengan ukuran 30 cm x 30 cm dan kedalaman 30 cm. Lubang tersebut perlu dibuat jarak dengan pohon lain yang ada di sekitarnya dan jarak antar lubang untuk tanaman kopi minimal 2 m.
  4. Bersihkan tanah dari berbagai hama yang ada di lubang tersebut, baik hama bakteri maupun fungi dengan menggunakan bakterisida dan juga fungisida.
  5. Beri pupuk kompos dan kandang dengan perbandingan 1:1 pada bagian dasar dari lubang tersebut.
  6. Siram dengan menggunakan EM4 yang merupakan mikroorganisme pengurai pupuk yang banyak dijual di toko pertanian dan penyiraman dilakukan dengan menggunakan campuran air.
  7. Tak lupa juga, sahabat tani harus menaburkan insektisida untuk membunuh uret dan orong-orong yang ada di tanah.
  8. Tutuplah lubang dengan tanah dan biarkan pupuk terurai dahulu selama 2 minggu.
  9. Selagi menunggu penguraian pupuk selama 2 minggu, Anda bisa mulai mempersiapkan pembibitan biji kopi dengan menggunakan polybag berukuran sedang yang diberi tanah humus.
  10. Sahabat Tani bisa mulai membuat lubang di tanah dalam polybag dengan menggunakan telunjuk dan memasukkan biji kopi dengan kedalaman 3 – 5 cm.
  11. Tutup dan siram secara rutin dan tempatkan bibit ini di tempat yang teduh.
  12. Semprot bibit kopi dengan menggunakan pupuk organik cair dan pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari untuk memacu pertumbuhannya.
  13. Saat bibit sudah memiliki ketinggian 30 cm, maka bibit siap dipindahkan ke lubang yang sudah dipersiapkan.

Manfaat Kopi untuk Kesehatan

Sahabat tani juga perlu memahami manfaat dari produk panen yang nantinya akan dijual untuk bisa mengedukasi calon konsumen. Cara ini bisa membantu untuk meningkatkan penjualan hasil panen kopi Anda saat masa panen terjadi. Ada banyak sekali manfaat dari biji kopi yang sudah melalui proses siap saji terhadap kesehatan. Penasaran dengan apa saja manfaat biji dari buah kopi, maka simak ini.

  1. Menurunkan Berat Badan Secara Perlahan

Sahabat tani bisa menjelaskan manfaat dari minum kopi secara rutin adalah menurunkan berat badan dalam jangka waktu yang normal. Minum kopi tanpa gula secara rutin dengan takaran yang cukup bisa membuat berat badan turun, karena kandungan klorogenat dan kafein bisa membuat berat badan turun. Pastikan juga orang yang ingin menurunkan berat badan untuk menjalankan pola hidup sehat juga.

  1. Mencegah Diabetes

Kopi sebagian besar menjadi lifestyle bagi masyarakat perkotaan, sehingga dijual dan disajikan dengan banyak metode. Tidak hanya lifestyle, kopi yang diminum tanpa gula bisa membantu orang tersebut mencegah terjadinya diabetes. Tentunya untuk membuat pencegahan diabetes menjadi lebih efisien, orang tersebut harus mengimbangi dengan olahraga teratur dan pola hidup sehat lainnya.

  1. Bisa Mengurangi Stres atau Depresi

Semua orang memang memiliki masalah masing-masing dan harus terus untuk mencari nafkah guna bisa melangsungkan hidup. Pekerjaan yang sangat banyak dan tidak pernah selesai serta menumpuk bisa membuat seseorang jenuh, stress, dan juga depresi. Untuk mencegah terjadinya seluruh dampak negatif bekerja, maka disarankan untuk sesekali minum kopi.

Minum secangkir kopi bisa mengobati seluruh perasaan negatif tadi dan membuat orang tersebut bisa kembali pada pikiran positif. Saat perasaan dan pikiran sudah fresh setelah minum kopi, maka bisa kembali bekerja dengan lebih optimal.

  1. Melancarkan Metabolisme Tubuh

Ada banyak sekali penyakit yang bisa timbul akibat metabolisme yang tidak lancar, sehingga setiap orang perlu untuk menjaga pola hidup sehat untuk bisa membuat metabolisme tubuh kembali lancar. Kopi yang diminum tidak bersamaan dengan gula bisa membantu untuk menghilangkan LDL alias lemak jahat yang ada di tubuh.

Cara Mengonsumsi Kopi

Kopi sudah lama dikenal oleh masyarakat, sehingga penggunaan sebagai bahan makanan dan minuman sudah sangat lazim. Ada beberapa minuman kopi yang sangat terkenal di kalangan masyarakat dan laris dicari dalam bentuk minuman olahan, seperti kopi telur, kopi joss Jogja, kopi kopyok Gresik, kopi ijo Tulungagung, dan Kopi Talua.

Sedangkan dalam bentuk makanan kopi bisa disajikan dalam bentuk brownies kukus kopi instan, bolu kukus kopi, roti kopi, pudding kopi, dan lain-lain. Bahkan, beberapa pembuatan coklat juga menggunakan varian kopi sebagai kombinasi rasa. Bahkan, ada banyak kue tart maupun kue kekinian yang menggunakan cita rasa kopi sebagai rasa dalam produk mereka.

Harga Kopi di Marketplace

Setiap hasil panen selalu berubah-ubah dan hal ini juga berlaku bagi para petani kopi. Sahabat Tani perlu untuk update harga biji kopi setiap kali hasil panen sudah didapatkan. Apabila Anda bisa cobalah untuk menjual secara mandiri melalui marketplace dengan mendaftar akun menjadi penjual di marketplace tersebut. Penjualan kopi ini bisa dalam bentuk biji kopi.

Biji kopi robusta biasa ditawarkan ke konsumen dengan harga Rp 137.500 – Rp 150.000 untuk setiap kilonya. Bij tersebut juga bisa dijual dalam bentuk yang sudah digiling secara kasar, medium, maupun halus dan sudah pasti ditawarkan juga dengan harga berbeda dengan biji yang belum digiling. Biji Kopi Arabika biasa dijual dengan harga lebih tinggi dari Kopi Robusta yaitu Rp 160.000 per kg.

Sahabat tani sekarang sudah mengerti akan cara menanam biji kopi dari buah kopi sampai dengan menjualnya. Sebisa mungkin untuk melakukan penjualan mandiri langsung kepada konsumen untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Buat akun di berbagai marketplace Indonesia dan Anda akan bisa melakukannya secara mandiri tanpa melalui pengepul atau perantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *