Ketahui Cara Budidaya Bonsai Anting Putri

Jika berbicara tentang bonsai anting putri, pasti teringat akan aksesoris yang sering digunakan oleh perempuan. Tanaman satu ini mempunyai bentuk yang cukup mungil dan cantik. Apalagi jenis bonsai anting putri salju, pucuk mudanya berwarna putih yang kontras dengan daun bawahnya. Siapapun yang melihat pasti akan jatuh cinta.bonsai anting putri

Apa itu Anting Putri?

Wrightia Religiosa adalah nama latin dari tanaman anting putri. Tanaman ini merupakan salah satu dari 23 jenis tanaman kategori Famili Apocynacease. Dicirikan dengan daun yang berwarna hijau dan sangat kecil. Bunganya berbentuk canting dan hampir mirip dengan bunga melati. Berasal dari daerah dengan iklim tropis seperti Australia, Asia, dan Afrika.

Sehingga jika ditanam di Indonesia bisa langsung tumbuh, karena masih termasuk benua Asia. Walaupun tanaman ini memiliki bentuk bunga yang sangat indah. Namun, mayoritas masyarakat masih mengira sebagai tumbuhan liar atau semak-semak. Hal ini sangat jauh berbeda apabila Anda pergi ke Jepang karena anting putri sering dijadikan sebagai tanaman hias.

Ada jenis lainnya dengan pucuk daun yang berwarna putih seperti yang sudah dijelaskan di atas. Nama latinnya adalah jacobea maritima atau sering disebut orang sebagai tanaman putri salju. Jenis tanaman ini sangat cocok diletakkan di dalam ruangan. Hal tersebut karena tanaman putri salju tidak begitu suka dengan terik matahari.

Sebaliknya, apabila Anda meletakkannya di luar ruangan, selain mudah mati juga tidak begitu menarik perhatian para pengunjung. Terlebih jika tingginya sudah mencapai titik maksimal. Kemungkinan pengunjung yang akan tertarik sangat sedikit.

Sama halnya dengan bonsai tunggal, pucuk putri salju bisa digabungkan dengan bonsai yang berdaun kuning atau hijau. Lebih cantik lagi jika batang bagian bawah menggunakan mentaos, tanaman dari Malaysia, yang muncul pada buku the Phillippine Journal of Science pada tahun 1909.

Mentaos sering digunakan untuk ornamen atau kayu ukir. Bagaimana apakah Anda sudah membayangkan bagaimana keindahannya?

Jika Anda menginginkan hiasan yang bagus dan alami, maka anting putri salju ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Harganya juga cukup bervariasi dari mulai ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Harga tersebut tergantung nilai seni, keunikan, dan ukurannya.

Anting putri termasuk golongan tanaman yang mudah tumbuh di mana saja, bahkan ketika Anda hanya menancapkannya saja. Kelebihan lainnya tanaman ini juga bisa hidup di dalam air loh. Di Indonesia sendiri sahabat tani akan banyak menemukannya di Batam, karena termasuk daerah dengan cuaca panas yang cukup. Anting putri tidak akan bisa tumbuh dengan baik di dataran tinggi.

Bagaimana Cara Budidaya Bonsai Anting Putri?

bibit bonsai anting putriPasti sahabat tani penasarankan bagaimana sih cara budidaya anting putri ini? Tidak sulit kok, cukup ikuti langkah-langkah di bawah ini dengan baik dan benar :

  1. Memilih Bibit yang Bagus

Cara budidaya tanaman ini bisa dibilang cukup mudah dan mirip dengan budidaya pohon cemara. Selalu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih bibit unggul dan berkualitas. Bukankah jika ingin anakan yang bagus harus dari induk yang berkualitas juga?

Ciri-ciri indukan yang bagus memiliki batang yang kuat dan kokoh agar memudahkan Anda dalam melilitkan kawat nantinya. Jika ada yang unik, maka Anda juga bisa memilihnya. Sehingga tidak mudah rusak dan tumbuh dengan sempurna. Atau jika Anda tidak mau repot langsung saja membeli pohon anting putri di kios tanaman.

  1. Siapkan Media Tanam

Setelah Anda memilih bibit yang dirasa berkualitas. Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan media tanam. Campur pasir, tanah, dan humus di polybag atau pot. Jangan lupa juga untuk membeli kawat sebagai pengikat agar tanaman bisa tumbuh tegak.

  1. Meletakkannya di Tempat yang Tepat

Anda harus membeli paranet dan meletakkan bakal bonsai di bawahnya. Tujuannya agar sinar matahari bisa tersaring dan tidak langsung sampai ke tanaman. Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa bonsai ini tidak terlalu suka dengan sinar matahari yang terik. Praktikkan selama 2 minggu.

  1. Perawatan Bonsai

Selama kurun waktu 2 minggu, lakukan penyiraman secara rutin. Minimal satu kali dalam sehari. Bisa siang atau sore hari. Agar kelembaban media tanam tetap terjaga. Karena bagaimanapun semua tanaman akan tetap hidup jika diberikan asupan air dan nutrisi yang cukup.

Jangan ragu untuk memupuknya. Jika Anda belum mengerti bisa bertanya kepada penjual pupuk atau pada kios tempat Anda membeli bibit sebelumnya. Malu bertanya sesat di jalan bukan?

  1. Siap Desain Bonsai

Biasanya setelah 2 minggu, bakal bonsai yang Anda tanam tadi akan mengeluarkan bakal daun yang baru dan juga tunas. Dalam fase ini, tanaman sudah siap didesain sesuai dengan keinginan. Jika Anda belum mengerti bagaimana cara mendesainnya, tutorial dari berbagai sumber bisa sahabat tani lihat di youtube atau belajar kepada orang yang sudah ahli.

Untuk memangkas daunnya pun tidak boleh dilakukan sembarangan karena akan berakibat fatal hingga kematian. Tak heran jika harganya relatif mahal dibanding tanaman hias lainnya.

Membutuhkan keahlian khusus dalam membuat desain bonsai anting putri. Jadi bagi para pemula disarankan untuk banyak belajar agar hasilnya bagus. Kalau sudah bagus dan terlatih, Anda tidak hanya akan mendapatkan rumah yang asri dan indah, tetapi juga keuntungan. Hal tersebut karena tanaman ini bisa dijual dengan harga tinggi kepada yang membutuhkan. Bagaimana menarik bukan?

Berapa Harganya?

Nah untuk harga bonsai anting putri sendiri sangat bervariasi. Bibitnya dibandrol dengan harga seratus ribu rupiah Sedangkan untuk yang sudah dewasa, berkisar antara satu juta rupiah higga dua setengah juta rupiah. Harga tersebut tergantung bentuk, keunikan, dan besar kecilnya tanaman. Pastikan Anda membeli di tempat yang tepat dan memilih dengan benar.

Sayang sekali kan jika sejumlah uang di atas terbuang dengan sia-sia. Lakukan survey kecil-kecilan di teman yang sudah berpengalaman, membaca buku, dan internet. Karena memilih pun membutuhkan pengetahuan, jangan sampai hanya karena tergiur dengan harga yang murah, Anda langsung membelinya.

Pastikan terlebih dahulu apakah ciri-ciri di bawah ini ada :

  • Pilihlah yang bentuk daunnya unik. Dengan warna hijau kekuningan dan bunga yang sedikit mengeluarkan aroma harum. Bentuknya yang mungil bukan menjadi masalah yang berarti.
  • Pilihlah tanaman anting putri dengan bunga yang berwarna putih dan angat menarik perhatian karena terlihat mencolok. Jika tak kunjung menemukannya maka bunga berwarna hijau juga tidak apa-apa.
  • Pilihlah yang kuat dan tahan lama. Hal ini sangat penting, agar Anda tidak bolak balik mengeluarkan uang hanya untuk membeli anting putri ini. Tidak masalah jika harganya memiliki selisih yang kecil, asalkan rumah Anda cantik dan tanaman tahan lama.

Memilih dan membudidayakan bonsai anting putri memang gampang-gampang susah. Mudahnya bisa hidup di mana saja, asalkan kondisi lingkungannya tepat. Tapi sulitnya adalah membuat desain yang memiliki nilai jual dan dibutuhkan keahlian tersendiri. Jika Anda sudah memilikinya di rumah, maka lakukan perawatan yang benar agar tumbuh sesuai dengan yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *