Kenali Jenis Alat Pertanian dan Fungsinya agar Tak Salah Pakai

Diposting pada
Alat Pertanian
Sumber : id.pinterest.com

Kenali Jenis Alat Pertanian dan Fungsinya agar Tak Salah Pakai

Bagi Sahabat Tani yang ingin berkecimpung di dunia pertanian, salah satu hal yang harus dikenali adalah alat pertanian. Patut dimaklumi, saat ini semakin banyak alat untuk membantu proses penanaman hingga panen produk pertanian, sehingga memudahkan petani bekerja. Berikut ini sejumlah alat yang biasa dipakai bercocok tanam di lahan mulai dari tradisional hingga paling modern.

Alat Pertanian Tradisional

Sejak dahulu, pertanian sudah jadi salah satu sumber pencaharian masyarakat, bukan saja di Indonesia tapi juga di dunia. Untuk menunjang pelaksanaan usaha, para petani mencoba membuat jenis-jenis alat pertanian sederhana namun kaya akan fungsi. Ada yang sudah tinggal nama saja, ada pula yang masih digunakan hingga saat ini.

  1. Ketam

Ketam adalah alat yang digunakan untuk panen padi, biasanya dibuat dari kayu yang berbentuk alat sodok bergagang kecil. Pada ujungnya diberi pisau atau kaca yang tajam, agar bisa memotong bagian tangkai dari padi yang sudah dipenuhi bulir matang siap panen.

  1. Arit

Arit adalah pisau dengan bentuk bulan sabit yang sangat tajam, pangkalnya dibalut dengan kayu sebagai pegangan. Alat ini berfungsi untuk memotong tanaman, baik itu untuk merapikan tanaman, atau memanen tanaman dalam bentuk batang dan dahan. Cara pakainya adalah dengan mengayunkannya ke arah tanaman yang akan dipotong.

  1. Penanam Benih

Penanam benih adalah kayu yang bagian ujungnya dibuat runcing. Hal itu bertujuan untuk membantu membuat lubang tanam benih tanaman. Tapi Anda harus belajar terlebih dahulu untuk menggunakannya, agar jarak lobang tanam sama dan besar lobang juga sama. Sebab, ada teknik irama kaki dan tangan yang perlu dipahami saat memakai alat ini.

  1. Gasrok

Gasrok merupakan alat pertanian tradisional yang berbentuk sendok besar bergagang kecil, dengan bagian bawah dibuat berduri. Biasanya, alat ini terbuat dari besi yang diolah dan dilas sesuai kebutuhan. Guna dari alat ini adalah untuk menggemburkan tanah dan memangkas gulma yang dapat merusak saat tanaman asli disemai pada lahan.

  1. Cangkul

Cangkul adalah alat yang digunakan untuk membuat lubang, memecah tanah yang keras dan membuat tanah jadi gembur. Alat ini dibuat dari besi berbentuk sodok, lalu diberi gagang panjang yang dibuat dari kayu. Cangkul masih digunakan sampai saat ini, karena selain di dunia pertanian, pada dunia konstruksi juga banyak dipakai terutama saat pengolahan bahan pembuatan beton.

  1. Gerejag

Gerejag adalah alat yang dipakai untuk panen padi, fungsinya untuk memisahkan padi dengan tangkai dan batangnya. Biasanya, alat ini dibuat dari kayu dengan tiga bagian utama, yaitu rak untuk membuat padi rontok, lalu meja atau rak yang jadi tempat penampungan padi yang luruh. Rak ini terbuat dari belahan bambu, kemudian disusun menjadi tempat penampungan.

Ada juga bagian samping yang dibuat dari terpal untuk menutupi bagian alat, agar bulir padi tidak berserakan. Tapi saat ini, gerejag sudah banyak ditinggalkan karena hasil kerjanya kurang maksimal. Hal itu disebabkan karena terlalu mengandalkan tenaga manusia untuk meluruhkan padi dan cenderung membuat rugi, sebab tak semua bulir padi dapat dirontokkan.

  1. Alat Garuk Tanah

Alat ini berbentuk garpu besar uang dibuat dari besi, fungsinya adalah untuk membantu menggemburkan tanah, membuat saluran air agar lebih rapi. Selain itu, juga membantu petani untuk menghilangkan tanaman pengganggu yang dapat merusak produk pertanian. Alat garuk ini biasa dipakai saat akan menanam benih dan masa perawatan tanaman.

Alat Pertanian Modern

Seiring berkembangnya teknologi, dunia pertanian juga terkena imbas positif, salah satu buktinya adalah dengan hadirnya alat pertanian modern yang semakin memudahkan petani dalam melaksanakan aktivitas. Kebanyakan alat tersebut dibuat dengan prinsip sederhana, namun fungsi yang luar biasa, walau soal harga masih banyak yang memberatkan kantong. Mau tahu apa saja alat modern tersebut?

  1. Traktor

Traktor adalah alat yang berfungsi sebagai alat untuk mempersiapkan tanah sebelum ditanami. Mulai dari memecah tanah, hingga menggemburkannya. Traktor terdiri dari beberapa bagian penting yang berfungsi penting dalam membantu petani bekerja. Ada yang namanya bajak singkal untuk mengatur kedalaman bajakan sesuai kebutuhan.

Puddler berfungsi memecah bongkah tanah yang cukup keras, selanjutnya garu berfungsi meratakan tanah yang sudah digemburkan, bajak piringan untuk pencacahan tanah yang lebih rata dan seragam. Ada lagi bajak subsoil yang membantu pembuatan parit untuk saluran air. Bajak rotary yang penting untuk menjadikan tanah hancur pada hingga ukuran terkecilnya.

  1. Seed Drill

Seed Drill adalah alat yang dipakai untuk menanam benih tanaman. Pola kerjanya adalah memasukkan benih pada bagian hopper, lalu alat didorong dan benih akan tertanam sesuai jarak yang sudah diatur melalui tuas pengatur pada alat ini. Alat ini ada yang masih menggunakan tenaga dorong manusia untuk ukuran kecil, namun ada juga yang sudah pakai motor khusus dalam pemakaiannya.

  1. Rotavator

Rotavator yaitu alat pertanian yang dipakai untuk mengolah tanah, terutama saat membolak-balikan tanah, mencacah dan memotongnya agar jadi gembur. Selain itu, juga punya fungsi membuat tanah terlihat lebih rapi. Biasanya alat ini digunakan setelah penggunaan traktor, tapi bisa juga digunakan tanpa menggunakan traktor terlebih dahulu.

  1. Kultivator

Kultivator merupakan alat yang digunakan untuk mengangkat gulma dari permukaan tanah, biasanya digunakan pada kondisi tanah yang kering terlebih dahulu, kemudian dihancurkan dengan sistem aerasi. Gigi pada alat ini akan menarik akar gulma dan melepaskannya dari tanah.

  1. Slurry Spreader

Slurry Spreader yaitu alat yang dipakai untuk menyebar pupuk pada lahan pertanian, semi manualnya bisa menggunakan beberapa tenaga kuda, namun bisa juga menggunakan kendaraan khusus berbentuk truk tangki pupuk atau All Terrain Vehicle (ATV), yang akan menjadi motor penggerak agar alat bisa bekerja maksimal dalam memberikan pupuk pada semua bagian tanaman.

  1. Combine Harvester

Combine Harvester yaitu alat yang digunakan untuk memanen padi secara lengkap, termasuk pemotongan bulir dan membersihkan gabar. Alat ini sangat efisien untuk memangkas waktu panen, jika dibandingkan dengan alat manual yang menggunakan tenaga manusia. Tapi, memang soal harga terbilang mahal dan harus profesional dengan yang menggunakannya.

  1. Alat untuk Menanam

Banyak jenis alat alat pertanian jenis tanam yang tersedia di pasaran, tergantung pada jenis tanaman yang akan dibudidayakan. Ada alat untuk menanam padi, menanam jagung, sayuran, hingga benih lainnya yang butuh alat khusus. Cara kerjanya sangat praktis, sehingga dijamin mampu memangkas waktu kerja. Bahkan, ada yang bisa digunakan hanya pakai remote.

  1. Springker

Springker yaitu berfungsinya sebagai pengairan tanaman, yang diletakkan di tanah dan menyemburkan air membentuk hujan. Curah air yang diedarkan bisa diatur melalui kran yang tersedia. Selain itu, ada juga yang berbentuk mesin irigasi jenis tetes. Proses penggunaannya dengan dijalankan di sepanjang area tanam dan alat juga akan meneteskan air secara merata.

Penggunaan alat pertanian memang sudah menjadi bagian dari dunia pertanian, baik yang tradisional maupun modern. Karena tujuannya memang untuk membantu mengoptimalisasi proses penanaman hingga panen. Sahabat tani bisa menggunakan alat tradisional jika anggaran terbatas atau lahan kecil, tapi bisa juga mengombinasikannya dengan alat yang lebih modern. Pilih mana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *