Kopi Liberika, Kopi Sejuta Rasa yang Membuat Penikmatnya Terlena

Diposting pada

Kopi adalah minuman sejuta umat yang cocok untuk diminum saat nongkrong. Banyak jenis kopi yang bisa ditemui di pasaran. Salah satu yang paling populer adalah kopi liberika. Bagi yang belum menjadi pecinta kopi sejati mungkin nama kopi ini tentu masih awam atau menjadi hal baru. Namun  bagi pecinta kopi sejati, nama ini sudah bukan hal baru karena banyak yang mengonsumsinya.

Kopi pertama yang dikenal di Indonesia adalah arabika. Kopi ini mempunyai aroma dan rasa yang sedap sehingga banyak di ekspor ke berbagai negara di dunia. Sayangnya, kopi ini rapuh terhadap serangan hama. Belanda yang menjajah saat itu akhirnya menggantinya dengan robusta yang ternyata tidak kuat terhadap hama juga. Akhirnya, dikembangkanlah liberika yang lebih kebal terhadap hama.

Kopi Liberika
Sumber : facebook.com

3 Ciri Utama Kopi Liberika

Meskipun jenis kopi ini tidak setenar pendahulunya, tapi kopi ini masih ada di hati pecinta kopi. Bahkan banyak yang bilang jika rasa kopinya lebih mantap dibanding kopi arabika. Setiap kopi pasti mempunyai ciri khas berbeda yang membedakannya dengan kopi jenis lain. Termasuk kopi jenis liberika ini. Bagi yang penasaran, berikut ciri utama yang dimiliki kopi populer ini.

Mempunyai Biji yang Besar

Pohon kopi ini mempunyai ciri tegak lurus dengan ketahanan pohon terhadap hama yang luar biasa., khususnya terhadap hama Hemelia Vastatrixi. Beda dengan kopi lain, ukuran biji kopi jenis ini cukup besar. Pasalnya ukuran bijinya mampu mencapai 15 hingga 30 mm. Jadi tidak heran jika biji kopinya disebut kopi nangka.

Biji kopinya ketika masih ada di pohon kebanyakan bergerombol atau ada beberapa yang menempel di batang sendirian. Masalah rasa yang dihasilkan, kopi ini mempunyai sensasi yang lebih kuat. Warna yang dihasilkan dari bubuk liberika juga lebih pekat dibanding kopi pada umumnya.

Asalnya dari Afrika Barat

Meskipun Indonesia terkenal sebagai produsen kopi terbesar, namun kopi liberika bukan berasal dari Indonesia. Asal kopi ini ada di Liberia, Afrika Barat. Sedangkan kopi Arabika sebagai pembandingnya berasal dari Ethiopia.

Meskipun begitu, nyatanya kopi ini bukan hanya bisa ditemui di Liberia saja. Namun beberapa negara lain di sekitarnya. Contohnya seperti Uganda, Gabon, Pantai Gading, Burkina Faso, Gana, Kamerun dan beberapa negara Afrika Barat lainnya.

Memiliki Cita Rasa yang Mirip Sayuran

Bagi orang awam, rasa kopi di lidah tentu sama saja. Namun bagi pecinta kopi, setiap kopi mempunyai rasa yang sangat berbeda. Kopi arabika mungkin dianggap sebagai kopi yang lebih nendang dibanding kopi jenis lainnya. Meskipun nyatanya kopi Robusta menjadi kopi paling nendang dan populer di sebagian kalangan pecinta kopi dunia. Ini karena rasa yang sangat berbeda dari setiap kopi tersebut.

Kopi jenis liberika mempunyai karakteristik rasa yang cukup otentik dan nyentrik. Sahabat tani bisa mencicipi rasa samar kacang panjang mentah dari kopi ini. Bagi yang tidak cocok, banyak yang ogah untuk mengonsumsinya lagi. Namun yang pecinta kopi, rasa ini membuat pengonsumsinya semakin kangen.

Merek Kopi Liberika Paling Populer

Pasaran Indonesia menyediakan segudang kopi yang bisa disesuaikan dengan lidah masing-masing. Hal ini juga berlaku untuk kopi liberika yang kita bahas kali ini. Ada beberapa merek kopi terbaik untuk liberika. Adapun mereknya sebagai berikut.

Kopi Nangka Liberika Jember

Merek ini terbuat dari 100 persen biji kopi jenis liberika. Tidak sedikit masyarakat Jember yang menggunakan kopi jenis ini untuk minuman hangatnya. Bukan hanya masyarakatnya saja, tapi warung kopinya sebagian besar menggunakan kopi jenis ini. Tidak sedikit dari mereka yang menyebut kopi ini sebagai kopi nangka karena ukuran kopi yang besar.

Kopi nangka asal Jember ini mempunyai rasa yang nyentrik dan tidak ada duanya lagi. Anda tidak usah khawatir jika merasakan jus sayuran dari kopi ini. Rasa tersebut tidak muncul saat mengonsumsi kopi ini. Tidak heran karena pengolahan kopinya sangat tepat.

Kopi Nangka Liberika Excelsa Halokoffi

Pilihan lain bagi pecinta kopi yang ingin mengonsumsi kopi jenis liberika adalah Kopi Nangka Liberika Excelsa Halokoffi. Bagi yang menginginkan kopi dengan rasa nangka yang kuat dan aroma nangka yang sedap, maka kopi ini bisa menjadi pilihan terbaik. Dikenal sebagai kopi Excelsa, kopi merek ini mempunyai sentuhan after yang pekat dengan keasaman yang rendah.

Kopi ini disediakan dalam bentuk kasar, lembut, medium ataupun whole bean. Harganya juga tidak mahal sehingga aman untuk kantong. Anda hanya perlu merogoh uang sebesar 40 ribu saja untuk bisa mendapat kopi ini.

Authentic Rare Liberica liberian

Bagi yang kehabisan Liberika otentik atau asli, Authentic Rare Liberica Liberian ini bisa menjadi pilihan terbaik. Seperti nama mereknya, kopi ini termasuk rare. Maksudnya, jenis kopi yang sudah langka di pasaran. Kopi liberika ini diambil dari perkebunan Temanggung yang mempunyai komposisi tanah terbaik dibanding kawasan lain.

Rasa yang dimiliki kopi ini juga tidak ada duanya sama sekali. Tidak heran ada ada buah tropis tone yang menjadi pelengkap rasanya. Bukan hanya itu saja, ada juga sentuhan aroma nangka dan juga blueberry di lidah penikmatnya. Rasa kacang, rempah dan coklat bisa ditemui di kopi ini.

Kopi Tungkal Komposit

Kopi jenis Liberika asal Jambi ini bisa menjadi alternatif bagi pecinta kopi. Varian kopi ini mempunyai rasa asam yang cukup pekat. Tidak heran karena tumbuh di kawasan khas yang ada di kawasan gambut. Kondisi tersebut juga menyumbang rasa asam unik yang bisa ditemui di Liberika Jambi ini.  Kopinya dibudidayakan di Tanjung Jabung Barat, Jambi,.

Masyarakat sekitar sudah membudidayakan kopi ini setidaknya lebih dari satu abad. Kopi asal Jambi ini sangat terkenal bukan di Jambi saja tapi sudah menyeluruh ke wilayah lain di Indonesia. Harga jualnya juga cukup tinggi tapi sesuai dengan rasa yang bisa Anda nikmati. Kopi ini bisa didapat dengan harga Rp 40.000 per 100 gram.

Kopi Luwak Liberika Mak Denok

Bagi pecinta kopi jenis liberika kelas berat, Kopi Luwak Liberika dari Mak Denok bisa menjadi pilihan terbaik. Kopi ini diproduksi di Desa Serdang Jaya. Tentunya kopi ini sangat disayangkan jika ditinggalkan begitu saja. Kopi ini memanfaatkan luwak untuk memilih mana biji yang terbaik untuk dikonsumsi di cangkir.

Jadi tidak heran jika kopi liberika hasil fermentasi luwak ini sangat sempurna di lidah. Mengingat karena proses pencarian dan pengolahannya yang cukup sulit, tidak heran jika harganya juga cukup mahal. Anda harus membayar 20.000 per 100 gram untuk bisa mendapatkannya.

Kopi jenis liberika menjadi salah satu kopi kelas berat dengan keasaman yang pas di lidah. Wajar jika kopi ini harus dikonsumsi oleh sebagian besar pecinta kopi. Pasti sahabat tani tidak akan menyesal sedikitpun setelah mengonsumsinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *