√ 9 Jenis Ayam yang Perlu Diketahui Sebelum Mulai Memeliharanya

Diposting pada

Jenis-jenis Ayam yang Perlu Diketahui Sebelum Mulai Memeliharanya

 Di dunia ini, ada banyak sekali jenis ayam. Hal tersebut terjadi karena adanya perkawinan silang antar jenis ayam, kemudian hasil persilangan tersebut disilangkan kembali dan seterusnya. Hingga akhirnya menghasilkan bibit yang bisa dikatakan unggul dari indukannya. Pada umumnya, jenis ayam dikelompokkan ke dalam kelompok  sebagai berikut.

Jenis Ayam
Sumber : www.instagram.com

Ayam Ternak

Ayam ternak merupakan ayam yang dimanfaatkan daging dan atau hasil telurnya untuk diperjualbelikan atau dikonsumsi sendiri. Ayam jenis ini telah diprogram mulai dari makan sampai dengan perkembangbiakannya, dan lain-lain sedemikian rupa.

Ayam Hias

Dibandingkan dengan jenis ayam yang lain, perawatan ayam hias harus dilakukan dengan intensif. Ayam hias akan semakin bagus apabila pemeliharaannya semakin baik.

Ayam Aduan

Jenis ayam aduan merupakan jenis ayam yang ditujukan untuk mengikuti laga atau aduan, ayam ini pun memiliki daya tahan, ketangkasan, dan keahlian berlaga yang sangat tangguh. Ayam apa saja yang termasuk dari ketiga klasifikasi tersebut? Simak uraiannya berikut ini.

  1. Ayam Arab

Salah satu jenis unggas yang paling populer karena pemeliharaannya yang cukup mudah ialah ayam arab dan merupakan salah satu jenis ayam situ mahal.

Ayam ini mudah diternakkan dan semakin banyak orang yang tertarik untuk melakukannya karena menjadi salah satu bisnis dengan keuntungan yang menjanjikan. Ayam  petelur ini memang semakin diminati karena tingginya tingkat produktivitas bertelur.

Tidak seperti namanya, ayam ini bukan berasal dari negara Arab, melainkan berasal dari wilayah Eropa. Ayam arab masih kerabat dengan ayam braekles yang memiliki pergerakan yang aktif, daya tahan tubuh kuat, dan gesit. Di Tanah Air, ayam ini dibagi menjadi dua golongan yaitu ayam arab golden red dan ayam arab silver.

 

  1. Ayam Bangkok

Sesuai dengan namanya, ayam jenis ini berasal dari negara Thailand namun tidak hidup di alam liar. Awal mula istilah ayam bangkok ini adalah karena warga desa setempat yang menemukan King’s Chicken yang merupakan ayam jago jenis baru saat itu.

Ayam bangkok memiliki karakteristik badan yang besar, tinggi, dan waktu bertumbuhnya yang cepat. Ayam ini pada dasarnya memiliki dua tujuan saat dipelihara, yaitu untuk tujuan konsumsi khususnya yang betina dan sebagai ayam aduan khususnya untuk pejantan. Ayam bangkok super juga merupakan ayam laga dengan kualitas berbeda dan tangguh.

 

  1. Ayam Broiler

Ayam broiler mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sehingga banyak orang yang beternak ayam ini sebagai ayam pedaging. Selain itu, ayam ini dikenal sebagai ayam ras berkualitas, itulah yang menyebabkan ayam ini disebut broiler.

Ayam yang dagingnya banyak dimanfaatkan ini berasal dari hasil perkawinan silang antara berbagai jenis ayam dengan produktivitas tinggi hingga menghasilkan bibit yang unggul. Selain dimanfaatkan dagingnya, ayam broiler juga dimanfaatkan telurnya dan juga dipelihara karena bentuknya.

Berbeda dengan jenis ayam lain, ayam broiler memang sangat cepat pertumbuhannya sehingga hal tersebut menjadi keunggulannya. Ayam ini juga memiliki kualitas daging yang baik dan postur badan yang tinggi dalam waktu relatif pendek.

 

  1. Ayam Kub

Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) adalah jenis ayam yang dimanfaatkan daging dan telurnya dan merupakan ayam yang dihasilkan dari penelitian di Balitbangtan. Meskipun menghasilkan daging dan telur, ayam ini lebih aktif bertelur.

Produktivitas ayam KUB dalam bertelur mencapai 180 butir setiap tahun per ekor. Hal tersebut menjadi keunggulan utama ayam jenis ini. Biaya untuk pakan unggas ini pun lebih hemat karena konversi pakan yang tidak terlalu tinggi. Ketika berumur 22 minggu, ayam ini mulai menghasilkan telur. Keunggulan lainnya ialah frekuensi bertelur sepanjang waktu dan lebih tahan terhadap penyakit.

  1. Ayam Joper

Ayam joper merupakan jenis ayam yang dihasilkan dari perkawinan silang antara ayam kampung ras sebagai betinanya dan ayam kampung jantan.  Dari perkawinan silang tersebut dihasilkan ayam joper yang merupakan f1 persilangan. Ayam joper merupakan nama lain dari ayam kampung super.

Ayam joper memiliki keunggulan dalam konversi pakan yang rendah dan produktivitasnya dalam berdaging. Selain itu masa pemeliharaannya relatif cepat dibandingkan ayam jenis lainnya.

Dilihat dari masa panen yang lebih cepat itulah ayam kampung super banyak dipelihara. Bobot badan ayam joper ketika berusia 2 bulan mencapai 1,1 sampai 5 kilogram. Sedangkan ketika berumur 44 sampai 74 bulan, ayam sudah siap dikonsumsi.

  1. Ayam Kampung

Di Indonesia, jenis ayam ini sangat populer khususnya oleh masyarakat desa yang banyak memelihara ayam kampung. Ayam jenis ini banyak diternakkan untuk dimanfaatkan telur dan dagingnya.

Ayam kampung dipercaya berasal dari proses domestikasi dari negeri tirai bambu. Kelemahan ayam kampung adalah masa pertumbuhannya yang relatif lama yaitu ketika berusia 8 bulan sampai 1 tahun baru bisa dipanen. Sedangkan ketika berusia 3 bulan ayam ini masih dalam ukuran kepalan tangan saja.

Ketika mencapai umur 6 bulan, ayam betina baru akan mulai bertelur. Ayam kampung memiliki produktivitas mencapai 115 butir per tahun per ekor.

  1. Ayam Ketawa

Ayam ini berasal dari Pulau Sulawesi Selatan khususnya daerah Sidrap (Sindereng Rappang). Ayam ketawa memiliki suara yang khas sehingga berbeda dengan jenis ayam lainnya. Dilihat dari postur tubuhnya, ayam ini seperti jenis ayam pada umumnya, namun suaranyalah yang menjadi hal unik dan menjadikannya berbeda.

Terdapat pula jenis ayam yang memiliki suara mirip burung gagak sehingga ayam tersebut disebut ayam gagak.

  1. Ayam Kalkun

Ayam kalkun memang memiliki keunggulan dalam hal ukuran. Ayam ini menjadi salah satu unggas dengan ukuran yang besar. Kalkun awal ditemukan di benua Amerika dan biasanya dijadikan peliharaan.

Tidak banyak orang mengetahui bahwa ayam ini memiliki rasa yang enak dan gizi yang tinggi. Tidak semua orang mengetahui bahwa kalkun memiliki rasa yang lezat sehingga orang-orang  jarang menyembelih kalkun. Di pasaran, ayam kalkun masih bisa ditemukan dan bisa dibedakan lewat warnanya saja.

  1. Ayam Orpington

  Ayam ini memiliki nama yang diambil dari nama sebuah kota di Inggris, yaitu Orpington. Ayam orpington merupakan jenis ayam yang dihasilkan dari perkawinan silang antara ayam plymouth rock dengan ayam minorica. Persilangan tersebut dilakukan oleh William Cook.

William Cook saat itu melakukan persilangan yang menghasilkan empat jenis ayam orpington. Jenis-jenis ayam orpington tersebut ialah : whita orpington, black orpington, spangled orpington, dan buff orpington. Dari keempat jenis ayam ini, buff orpington inilah yang merupakan bibit unggul dibanding yang lain. Hal tersebut dilihat dari produksi telur, kualitas daging, dan warna bulu yang menarik.

Persilangan yang dilakukan Willian Cook adalah untuk menghasilkan bibit-bibit unggulan yang proses tumbuhnya relatif lebih cepat. Telur yang dihasilkan orpington pun lebih banyak yang produktif.

Jenis ayam memang ada banyak sekali, penting sekali untuk memahaminya sebelum sahabat tani mulai memelihara ayam. Artikel ini dapat membantu sahabat tani untuk mengetahui jenis-jenis ayam sebelum mulai memeliharanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *