Kutu Daun Begini Cara Mengendalikan dan Membasminya

Diposting pada

Kutu pada daun merupakan hama tanaman yang paling sering mengganggu serta merusak tanaman cabai. Kutu ini akan memakan berbagai jenis buah, sayuran, bunga dan tanaman lainnya. Serangga kecil ini bentuknya mirip dengan buah pir, memiliki aneka ragam warna, dan senang berada di bagian daun yang teduh sehingga disebut dengan kutu daun.

Ada banyak cara untuk mengendalikan populasi atau serangan kutu pada daun tersebut. Tanaman cabai biasanya ditanam di daerah dataran tinggi dan juga dataran rendah, tetapi dalam pemeliharaannya sering terdapat banyak gangguan salah satunya dari hama kutu tersebut. Sehingga sahabat tani harus mengetahui cara membasmi dan mengendalikan kutu pada daun itu.

Kutu Daun
Sumber : www.facebook.com

Berbagai Metode Pengendalian Kutu Daun

Hama kutu ini biasanya akan berkembang biak dan memperbanyak anaknya. Bahkan kutu dewasa dapat melahirkan sekitar 50 anakan setiap minggunya. Kemudian setelah satu minggu, anakan itu dapat tumbuh dan menjadi kutu dewasa.

Oleh sebab itu populasi dari kutu ini sangat cepat dan terus bertambah banyak. Ada tiga metode yang bisa Anda lakukan dalam mengendalikan/membasmi kutu tersebut. Yaitu dengan cara menggunakan bahan-bahan rumah tangga, menggunakan predator serta memasang perangkap khusus, dan menggunakan semprotan.

Berikut penjelasan dari masing-masing metode.

Menggunakan Bahan-bahan Rumah Tangga

  • Menyemprot Tanaman dengan Aliran Air yang Kuat

Caranya yaitu dengan menyemprotkan air dingin pada tanaman yang diserang kutu dan sebaiknya memakai selang. Hasil semprotan itu akan membuat kutu-kutu itu lepas atau jatuh. Sama dengan hujan badai yang bisa mengusir kutu secara langsung. Ulang cara ini sampai setiap kutu daun muncul lagi.

  • Membersihkan Kutu dengan Tangan

Jika terlihat ada kerumunan kutu pada daun tanaman yang Anda miliki, maka segera remas daun menggunakan tangan. Jatuhkan seluruh kutu yang menempel, ke dalam ember berisi air sabun. Kemudian kutu-kutu itu akan mati. Namun jika serangan kutu mencapai bagian batang dan daun, maka pangkas seluruh bagiannya.

Masukkan juga pangkasan itu ke dalam ember berisi air sabun. Ketika meremas atau menjatuhkan kutu tersebut, sebaiknya gunakan sarung tangan.

  • Menaburkan Tepung pada Tanaman dalam Mengatasi Serbuan Kutu

Ambil secangkir tepung lalu taburkan dengan merata ke seluruh tanaman yang terkena hingga tanaman tertutup dengan selapis demi selapis tepung tersebut. saat kutu itu menelan tepung yang Anda taburkan, maka mereka akan mengalami sembelit.

  • Menyeka Tanaman dengan Campuran Air serta Sabun yang Ringan

Caranya yaitu, dengan mencampurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam cangkir berisi air. Lalu celupkan tisu/lap dalam campuran. Kemudian seka bagian batang dan daun yang diserang kutu, dengan tisu/lap tadi secara perlahan. Pastikan kembali, sahabat tani sudah menyeka kedua bagian daun tersebut.

Menggunakan Predator dengan Perangkap Khusus

  • Memikat Datangnya Serangga Lain

Anda bisa menanam beberapa jenis tanaman herbal seperti tanaman mint, adas, hingga semanggi. Tanaman tersebut akan mengundang beberapa jenis serangga lainnya seperti kepik/kumbang dan lacewing. Kedua serangga ini adalah jenis predator yang biasa memangsa kutu daun.

Sehingga keberadaan serangga-serangga tersebut akan mengurangi jumlah populasi kutu yang akan merusak tanaman Anda. Jika tidak mau menanam tanaman herbal, Anda bisa membeli langsung kepik dan lacewing di toko pertanian atau penjual bunga kemudian lepas mereka di kebun Anda.

  • Memikat Burung Pemakan Serangga

Ada beberapa jenis burung yang bisa digunakan untuk membasmi kutu-kutu pada daun tersebut. Seperti burung anis, cendet dan gelatik yang dapat memangsa kutu pada daun. Sahabat tani bisa menanam semak-semak dengan daun lebat atau pohon kecil untuk para burung itu bersarang.

Atau sediakan pakan burung akan burung mendekat ke arah tanaman. Jika burung itu sudah datang, mereka akan memangsa kutu-kutu tersebut.

  • Menyingkirkan Semut yang Membantu Kutu

Semut dan kutu memiliki hubungan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Kutu-kutu itu adalah penyedia makanan bagi si semut. Jika ada kerumunan semut dan kutu pada daun tanaman Anda, segera singkirkan menggunakan perangkat lengket yang dililitkan pada pohon.

Supaya semut tak berkeliaran di sekitar tanaman, Anda juga bisa menggunakan kayu manis, cuka atau lemon untuk mengusir semut

  • Menangkap Kutu dengan Perangkap Lengket

Cara berikutnya adalah menggunakan perangkap berwarna kuning dalam menangkap kutu pada daun. Kemudian gantung perangkap pada cabang pohon atau dekat tanaman.

  • Menggunakan Tanaman yang Disukai Kutu agar Kutu Berpindah ke Tanaman Tersebut

Sahabat tani juga bisa menanam aster atau cosmos pada tempat yang agak jauh dari tanaman yang dilindungi. Biasanya kutu juga akan terpikat pada tanaman tersebut. Anda bisa mengorbankan tanaman-tanaman itu untuk memikat kutu dan membuatnya berpindah.

Namun sayangnya, populasi kutu ini akan selalu meningkat sehingga Anda tetap harus mengawasi bagaimana keberadaan tanaman pemikat itu. Karena jika tanaman itu mati, kutu tetap akan berpindah pada tanaman yang Anda lindungi. Jarak tanam antara tanaman yang dilindungi dengan tanaman pemikat sekitar 70 cm saja.

Menggunakan Semprotan

  • Mencampurkan Beberapa Minyak Atsiri Sebagai Bahan Penyemprot

Pertama, campurkan minyak mint, timi, rosemary, dan cengkeh sekitar 4-5 tetes saja lalu masukkan ke dalam cangkir/mangkuk. Tuangkan seluruh campuran itu ke dalam botol semprot yang sebelumnya sudah diisi dengan air. Setelah itu kocok sampai seluruh campurannya merata.

Kemudian, sahabat tani bisa menyemprotkan cairan itu pada tanaman yang terkena kutu daun. Gunakan botol khusus jika Anda menggunakan campuran minyak atsiri karena aroma minyak ini memiliki bau yang tak sedap, sehingga botol tak boleh digunakan untuk kebutuhan lain.

  • Menggunakan Semprotan Sendiri yang Dibuat dari Bawang Putih

Dua sendok teh minyak mineral dicampur dengan 3-4 bawang putih yang telah dicincang. Diamkan campuran itu selama 24 jam. Lalu saring potongan bawang putih itu dan masukkan ke dalam botol semprot yang sebelumnya sudah diisi air sekitar 500 ml dan satu sendok teh sabun cuci piring.

Setelah seluruh campuran itu disatukan, Anda bisa menyemprotkannya pada tanaman yang terkena kutu.

  • Menggunakan Minyak Neem

Campurkan minyak neem dengan air sedikit saja untuk dibuat ramuan organik. Lalu masukkan campuran minyak dan air ini ke dalam botol semprot kemudian semprotkan pada tanaman yang Anda lindungi dari serangan kutu.

Minyak neem ini mudah diperoleh, bisa dibeli di toko pertanian atau membelinya secara online. Sama dengan minyak atsiri, gunakan botol khusus karena minyak neem ini meninggalkan aroma tak sedap.

  • Menggunakan Sabun Insektisida

Sahabat tani bisa membeli sabun insektisida yang khusus untuk membasmi kutu pada daun. Perhatikan cara pakainya yang tertera pada kemasan. Biasanya sabun ini tak berbahaya bagi manusia/hewan bila digunakan dengan cara yang tepat.

Sebaiknya tidak menyemprotkan sabun insektisida saat cuaca sedang panas karena tanaman bisa terbakar.

Cara-cara di atas bisa Anda coba di rumah. Hal ini karena cara tersebut adalah cara paling efektif dan mudah dalam membasmi/mengendalikan kutu daun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *