Cara Mengatasi Cacing Liang, Hama yang Menganggu Tanaman Anda

Diposting pada

Ada banyak sekali jenis hama yang menganggu tanaman Sahabat Tani. Mulai dari belalang yang menganggu daun hingga cacing liang yang menyerang bagian akar tanaman. Pada artikel ini, Kita akan membahas hama cacing tersebut.

Selama ini yang Kita ketahui, cacing sangat bermanfaat untuk menggemburkan tanah. Tetapi berbeda dengan jenis cacing yang memiliki nama ilmiah Radhopolus Similis yang satu ini. Cacing ini akan menyerang bagian akar tanaman yang menyebabkan pertumbuhan tanaman Anda menjadi terhambat.

Cacing liang

Mitos dan Fakta yang Benar Tentang Cacing Liang atau Cacing Tanah

Mitos yang beredar dimasyarakat, cacing tanah atau sebutan lain cacing liang ini memberikan manfaat yang besar pada tanaman. Dipercaya, cacing akan membuat tanah subur—tanah yang dibutuhkan untuk tanaman berkembang biak.

Mitos tersebut kemudian terpatahkan oleh ilmuan. Ternyata, adanya cacing ini malah menganggu benih serta tanaman. Cacing tersebut akan menjadikannya sebagai makanan. Ini diungkap pada publikasi jurnal Soil Biology Biochemistry yang dibuat oleh Dr. Nico E. Tentu penemuan ini mengejutkan ya, dan ternyata tidak banyak Sahabat Tani yang mengetahui.

Gejala Serangan yang Ada Pada Cacing Liang

Radhopolus Similis ini memiliki gejala serangan. Ia akan menghisap cairan yang ada pada akar tanaman. Akibatnya, tanaman menjadi terhambat tumbuh kembangnya. Selain itu, adanya cacing ini menyebabkan tumbuhan menjadi kerdil dan memproduksi bunga yang berukuran kecil.

Masih diungkap melalui jurnal diatas, cacing akan memangsa dan menghisap nutrisi dari tanaman muda yang berpotensial. Tentu hal ini agak susah diketahui ya, karena keberadaan cacing ini didalam tanah sehingga tidak terlihat oleh mata. Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejalanya supaya Anda mawas terhadap tanaman Anda.

Baca Juga :

Cara Mengatasi Hama Cacing Liang yang Harus Anda Ketahui

Hama ini memang berbeda dengan jenis hama lainnya, karena tidak mudah untuk mengetahui keberadaanya. Tetapi untungnya, ada banyak cara untuk mengatasi hama cacing ini. Cara-caranya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Menerapkan Sistem Tanam Tumpang Sari

Cara pertama untuk mengatasi adanya hama ini pada tanaman adalah menggunakan sistem tumpang sari. Ini adalah cara dimana Anda menanam dua jenis tanaman yang berbeda pada waktu yang bersamaan.

Tetapi yang perlu Anda ketahui, pada umumnya tumpang sari ini masih menanam tanaman yang serupa ya. Misalnya, Anda menanam jagung dan juga kedelai yang mana paling sering digunakan oleh Sahabat Tani. Anda juga bisa menanam kacang-kacangan dengan jagung.

  1. Memilih Bibit Bebas Nematoda

Cacing adalah jenis nematoda yang menganggu. Tetapi, Anda bisa menghindarinya dengan cara menanam bibit yang bebas akan nematoda ini. Anda bisa mencari bibit dipertanian yang ada label bebas nematodanya. Hal ini semakin mungkin terjadi karena canggihnya teknologi jaman sekarang.

  1. Menggunakan Nematisida

Nematisida adalah jenis pestisida yang secara khusus digunakan untuk membasmi hama cacing. Anda bisa membeli nematisida di toko-toko pertanian. Salah satu contoh nematisida yang bisa Anda beli adalah Furudan G. Tetapi yang perlu Anda ingat adalah memperhatikan baik-baik cara penggunaan nematisida karena ini merupakan bahan kimia.

Meskipun terbukti ampuh, sebaiknya Anda menggunakannya dengan bijak. Penggunaan yang tidak bijak malah akan menyebabkan cacing tersebut kebal terhadap zat kimia yang Anda berikan. Jika sudah begini, bukannya malah membasmi cacing dalam tanah Anda maka keberadaannya lama lama bisa berkembang pesat.

Anda juga harus mempertimbangkan kesehatan Anda karena bahan kimia ini juga bisa mempengaruhi kesehatan manusia. Utamanya, jika tanaman yang Sahabat Tani tanam berada pada lingkungan sekitar tempat tinggal. Maka dari itu, pelajari dengan baik tentang aturan yang ada dikemasan nematisida.

Harga nematisida ini cukup terjangkau kok. Harganya banyak yang dibawah 50.000 rupiah unruk jenis Furudan G ini. Selain membelinya di toko pertanian, Anda bisa membelinya secara online di berbagai marketplace yang ada.

  1. Menggunakan Nematisida Alami dari Ekstrak Mimba

Jika Anda tidak bisa toleran dengan sisi negatif dari nematisida kimia yang biasa dibeli, maka Anda bisa membuatnya sendiri atau dengan kata lain membuat nematisida alami. Yang Anda butuhkan dalam hal ini adalah ekstrak mimba. Ini adalah pohon yang mempunyai tinggi sekitar 10 meyer degan batang kayu tegak dan berwarna coklat.

Kandungan yang terdapat pada ekstrak mimba bisa mengatasi hama cacing. Hal ini karena ia mengandung azadirachtin, nimbin, salanin, meliantrio, dan masih banyak lagi kandungan yang mampu membasmi hama jenis nematoda ini. Nematisida alami dari ekstak mimba ini juga dapat berfungsi sebagai fungsidia, antivirus, muluscidia, dan bakterisida.

Cara membuatnya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Dengan daun mimba

Daun Mimba

Yang pertama, Anda bisa memanfaatkan daun mimba untuk dijadikan nematisida alami ini. Yang dibutuhkan antara lain:

  • 5 liter air
  • 100 gram daun mimba
  • Blender
  • Saringan

Itu adalah resep utama ya, jadi jika Anda membutuhkan lebih banyak nematisida Anda bisa mengalikan kelipatan dari bahan yang dibutuhkan. Langkah-langkah dalam membuat nematisida alami dari daun mimba antara lain:

  • Campurkan antara daun mimba yang telah Anda sediakan dengan air, kemudian blender hingga halus.
  • Setelah halus, saring agar ampas dan larutan daun mimba dapat terpisah.
  • Selesai! Nematisida Anda sudah siap digunakan.

Anda bisa menyemprotkan atau menyiramkan sedikit demi sedikit cairan tersebut pada tanah. Tentu ini sangat efektif untuk mengatasi hama cacing tersebut.

  1. Dengan biji mimba

Biji Mimba

Selain menggunakan daunnya, Anda juga bisa memanfaatkan biji mimba. Yang Anda butuhkan antara lain:

  • Biji mimba (jumlahnya terserah Anda, sesuai kebutuhan)
  • Alat penumbuk
  • Kain
  • Air

Setelah alat dan bahan telah tersedia, selanjutnya adalah proses pembuatannya. Proses pembuatan nematisida alami dari biji mimba antara lain adalah sebagai berikut:

  • Tumbuh biji mimba yang telah Anda sediakan hingga halus
  • Setelah halus, bungkus hasil tumbukan Anda pada kain yang telah Anda siapkan.
  • Rendamkan kedalam air. Anda bisa membuat perbandingan 35 gram untuk air perliternya.
  • Endapkan larutan air biji mimba tersebut 1 hingga 2 hari lamanya
  • Selesai!

Setelah endapkan atau didiamkan selama 1 hingga 2 hari, maka nematisida alami Anda telah siap digunakan. Mudah sekali bukan?

Baca Juga :

Selain menggunakan antara daun dan bijinya, Anda juga bisa mengkombinasikannya. Jika Anda mengkombinasikan antara daun dan biji, Anda hanya perlu menumbuk keduanya dan merebusnya dalam rentang waktu 60 menit. Setelah itu, campurkan dengan 15 liter air dan diamkan sekitar 12 jam. Setelah itu, larutan nematisida alami Anda siap digunakan.

Kini Anda telah mengetahui bagaimana cara mengatasi hama cacing liang yang berpotensi membuat tanaman Anda menjadi kerdil. Ada banyak cara diatas mulai dari sistem tanamnya, pemilihan bibit, hingga menggunakan nematisida baik yang alami maupun yang bisa Anda beli di toko pertanian. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *