Panduan 7 Cara Merawat Kelinci yang Baik dan Benar

Diposting pada

Kelinci termasuk salah satu hewan yang banyak dijadikan peliharaan. Selain fisiknya yang imut, dengan ciri khas telinga panjang. Kelinci juga dikenal sebagai hewan yang manis dan bersahabat, tidak heran kalau hewan ini banyak disukai. Supaya kelinci tetap sehat dan bahagia, pastikan Anda tahu bagaimana cara merawat kelinci dengan baik dan benar.

Cara Merawat Kelinci
Google.com

Panduan Cara Merawat Kelinci yang Baik dan Benar

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat kelinci, apalagi hewan satu ini terkenal mudah stres. Selain memberikan daycare seperti makanan, minuman, mainan, dan memandikan kelinci, pemilik juga harus tahu bagaimana cara membuat kelinci merasa betah berada di rumahnya. Di bawah ini adalah teknik perawatan kelinci yang harus diketahui oleh bunny lovers :

  1. Mempersiapkan Hunian Kelinci

Kandang Kelinci
www.1lesscar.com

Hunian atau kandang kelinci sebaiknya menyesuaikan dengan jenis dan ukuran kelinci yang akan dipelihara. Idealnya, hunian memiliki ruang dan ventilasi luas, supaya kelinci tidak merasa tertekan. Terutama karena kelinci adalah hewan aktif yang suka bermain dan melompat kesana kemari. Jadi, buatlah ia merasa leluasa beraktivitas seperti biasanya.

Selain itu, pastikan kalau kandang juga dilengkapi ruang sebagai tempat air, makanan, serta kotak kotoran. Alternatif lainnya adalah dengan membiarkan kelinci hidup di halaman rumah (khusus untuk rumah berpagar). Hal ini akan membuat kelinci memiliki kebebasan penuh, namun kekurangannya adalah karena pemilik harus memberikan perhatian ekstra.

  1. Memberikan Makanan Sehat

Makanan sehat merupakan kunci supaya kelinci tetap fit. Oleh sebab itu, pastikan memberikan asupan nutrisi, dan gizi yang cukup. Perlu diketahui jika kelinci mempunyai sistem pencernaan kompleks, jadi penting sekali untuk memerhatikan jenis makanan yang akan diberikan, terutama pada kelinci anakan. Berikut adalah beberapa makanan yang dibutuhkan oleh kelinci:

  • Rumput Segar

Bagi Anda yang bertanya-tanya mengapa tempat bermain kelinci identik dengan area rerumputan hijau, maka ini adalah jawabannya. Rumput segar merupakan makanan utama kelinci. Selain memberikan rasa kenyang, kandungan serat pada batang rumput juga berfungsi untuk mencegah berbagai masalah kesehatan kelinci.

  • Pelet

Makanan ini dapat diberikan pada kelinci anakan atau dewasa. Untuk yang berusia di bawah empat bulan, pelet yang cocok adalah alfafa, dan usia dewasa diberi jenis pelet dari rumput timothy. Kandungan kalori dalam pelet bermanfaat untuk mendukung masa tumbuh kembang, dan menambah bobot kelinci.

  • Sayuran

Selain rumput jerami segar, sebaiknya kelinci juga diberi sayuran hijau tambahan, contohnya selada, kangkung, peterseli, daun dandelion, bayam, daun lobak, dan sebagainya. Anda bisa membuat kombinasi sayuran berbeda setiap harinya supaya kebutuhan nutrisi kelinci terpenuhi.

  • Buah

Jangan lupa kalau kelinci adalah hewan yang suka ngemil, terutama buah-buahan. Salah satu buah favoritnya adalah wortel, namun Anda bisa memberinya buah lain seperti pepaya, apel, pir, atau melon, yang penting tidak terlalu manis.

  • Air

Persediaan air bersih harus selalu ada untuk kelinci, dan pastikan kalau air minumnya diganti secara berkala. Anda dapat meletakkannya di sebuah mangkuk dari bahan berat seperti keramik, atau tanah liat supaya tidak tumpah. Teknik lainnya adalah dengan menggunakan botol sipper yang memang lebih praktis.

  1. Bermain Bersama Kelinci

Siapa yang tidak mau kelincinya menjadi jinak? Sayangnya, hal tersebut tidak akan bisa didapatkan dengan serta merta. Anda harus tahu bagaimana cara membuat kelinci lebih welcome dengan kehadiran manusia. Salah satu tekniknya adalah dengan menyediakan waktu luang untuk bermain bersama kelinci.

Untuk kelinci baru, maka harus ekstra sabar dalam memperkenalkan diri. Lakukan secara perlahan dengan memperhatikannya berada di kandang baru. Setelah kelinci mampu beradaptasi, maka dekati pelan-pelan. Ingat, kelinci adalah hewan yang mudah ketakutan, dan penglihatannya juga buruk. Jadi, ajak bicara dengan lembut dan ulurkan tangan Anda.

  1. Melepaskan Kelinci di Halaman

Supaya kelinci tidak merasa bosan dan berakhir depresi, maka berilah waktu untuk berada di luar kandang, minimal 6 jam sehari. Dengan begitu, kelinci akan merasa lebih bahagia karena bisa bermain sepuasnya. Tapi sebelumnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain :

  1. Rumah Anda mempunyai pagar dengan tinggi minimal 1 meter.
  2. Tidak ada properti berbahaya di halaman.
  3. Halaman memiliki rumput dan tanaman hijau
  4. Tidak ada hewan predator seperti kucing atau anjing di area rumah
  1. Mengutamakan Kesehatan Kelinci

Cara merawat kelinci yang baik dan benar selanjutnya adalah dengan memprioritaskan kesehatan hewan satu ini. Supaya kelinci tetap sehat, maka Anda harus membersihkan kandang secara teratur, minimal 1 kali seminggu. Tahap bersih-bersih ini meliputi mencuci kandang, mencuci tempat makan/ minum, dan mengganti jerami yang ada di dalamnya.

Untuk area kotak kotoran, maka wajib diganti setiap hari, dan pastikan menyemprotnya dengan cairan disinfektan. Setelahnya, pastikan kalau kandang juga berada di tempat yang suhunya normal, yakni kisaran 16 sampai 22 derajat celcius.

Perawatan lain yang tidak kalah pentingnya adalah memastikan bahwa kelinci tetap tampak bersih. Anda tidak perlu memandikannya secara rutin, cukup dengan menyikat bulu secara lembut setiap hari. Selain itu, jangan lupa untuk membawa kelinci ke dokter hewan, paling tidak sekali dalam setahun. Dengan begitu, maka kesehatan kelinci akan lebih terjamin.

  1. Memelihara Kelinci Lain

Kalau sudah berhasil merawat seekor kelinci dengan baik, maka bisa mempertimbangkan untuk memelihara kelinci lain. Kelinci merupakan hewan sosial yang suka bermain, jadi tidak ada salahnya kalau memberinya teman baru agar merasa semakin senang.

Namun, pastikan kalau kelinci-kelinci Anda telah disterilisasi, khususnya jika hendak ditempatkan di kandang yang sama. Akan lebih baik jika kelinci baru berasal dari jenis yang sama, dengan rentang usia sebaya, sehingga proses pengenalan bisa berjalan lebih lancar.

Untuk tahap awal pengenalan, mungkin akan sedikit sulit karena harus dilakukan secara bertahap. Usahakan jangan memelihara sepasang kelinci jantan, sebab akan menghadirkan masalah baru. Kalau ingin mix, sebaiknya jantan dengan betina, atau betina dengan betina.

  1. Kenali Makanan yang Harus Dihindari Kelinci

Kelinci memiliki sistem pencernaan yang sangat sensitif, maka Anda dituntut untuk mengenali beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh kelinci. Di antaranya adalah kacang-kacangan, biji-bijian, tomat, kentang, buah bit, bawang merah, bambu, dan sebagainya. Selain itu juga, tidak dianjurkan memberi permen dan coklat kepada kelinci.

Harus diingat, kalau kelinci ini suka sekali mengunyah “Apa saja” Jadi, pastikan tidak ada kabel listrik, atau benda berbahaya lain seperti botol bekas racun di area tempat bermainnya. Jika ingin melepaskan kelinci di halaman, sebaiknya tidak ada tanaman seperti lidah buaya, dan lily disekitarnya, karena tanaman tersebut bisa menyebabkan kelinci keracunan.

Cara merawat kelinci sebenarnya tidak begitu sulit, namun beberapa hal memang membutuhkan perhatian ekstra. Apalagi kelinci termasuk hewan yang rapuh dan sensitif, sehingga pemiliknya juga dituntut untuk lebih peka. Terutama dalam memilih makanan dan snack yang akan diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *