7 Langkah Cara Mencangkok yang Mudah untuk Pemula

Diposting pada

Ada banyak cara pengembangbiakan tanaman, dan salah satunya adalah dengan cara mencangkok. Ini adalah teknik dimana kulit batang dikupas dan kemudian diberikan tanah pada sebuah plastik atau media lainnya supaya tanaman tersebut akhirnya menghasilkan akar baru. Dengan begitu, tanaman dapat dikembangbiakkan atau diperbanyak.

Mencangkok bisa menjadi alternatif yang tepat bagi Anda yang ingin mengembangbiakkan tanaman Anda, terlepas dari apa tujuan sahabat tani melakukan hal tersebut. Artikel ini hadir untuk memberikan Anda cara-cara dalam mencangkok berikut dengan langkah-langkahnya supaya sahabat tani dapat mencangkok tanaman dengan lancar.

Cara Mencangkok
Sumber : twitter.com

Jenis Tanaman yang Bisa Dicangkok dengan Mudah

Perlu Anda ketahui, tanaman yang dapat dicangkok adalah tanaman berkeping dua atau dikotil. Meskipun begitu, tidak semua tanaman dapat dicangkok dengan mudah. Tetapi ada beberapa tanaman yang mudah untuk dilakukan proses cangkok, daftarnya antara lain.

  1. Jambu bol
  2. Alpukat
  3. Pohon Mangga
  4. Pohon Rambutan
  5. Pohon Sawo
  6. Pohon Durian
  7. Pohon Jambu Air
  8. Pohon Jeruk
  9. Pohon Nangka
  10. Pohon Jambu Air

Untungnya, tanaman-tanaman yang mudah dicangkok di atas umumnya adalah komoditas yang biasa digarap oleh sahabat tani. Anda bisa dengan mudah mengembangbiakkan tanaman di atas dengan cara mencangkok. Selain itu, tanaman di atas adalah tanaman yang sangat berpotensi memberikan keuntungan untuk sahabat tani.

Alat dan Bahan yang Harus Anda Siapkan Sebelum Mencangkok

Sebelum menginjak kepada cara melakukan pencangkokan, maka wajib bagi Anda mempersiapkan terlebih dahulu baik alat maupun bahannya. Alat dan bahan untuk mencangkok sangat mudah ditemukan sehingga Anda tidak perlu khawatir harus membelinya. Alat dan bahan untuk mencangkok antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Tanaman yang akan dicangkok
  2. Cutter atau pisau
  3. Plastik
  4. Tali (bisa berupa tali rafia atau tali apa saja)
  5. Air
  6. Tanah

Bahannya sangat mudah untuk ditemukan, bukan? Bahkan itu semua bisa tersedia di rumah Anda tanpa harus repot-repot mencarinya. Setidaknya bahan dan alat itulah yang menjadi senjata utama dalam melakukan pencangkokan.

Cara Mencangkok Tanaman yang Harus Anda Ketahui

Umumnya, sahabat tani mencangkok tanaman untuk berkebun dan menghasilkan komoditas yang diinginkannya menjadi merata dalam segi kualitas. Ternyata, meskipun terlihat simpel, ada banyak orang yang tidak mengetahui bagaimana cara dalam mencangkok tanaman. Cara mencangkok sendiri antara lain sebagai berikut.

Langkah Pertama: Pemilihan Batang

Batang adalah media cangkok yang terdapat pada tumbuhan. Nantinya, batang akan dikupas dan disitulah cikal bakal tanaman baru dapat muncul. Anda harus memilih batang yang tepat agar proses pencangkok Anda dapat berhasil tentunya. Ada beberapa tips dalam menentukan batang yang akan dicangkok, yang antara lain sebagai berikut.

  1. Pilihlah batang yang terlihat segar, kuat, dan sehat.
  2. Ketika memilih batang, setidaknya batang tersebut memiliki diameter yakni 2cm. Itu adalah ukuran minimal sehingga Anda bisa memilih yang lebih.
  3. Batang tersebut berkambium.

Langkah kedua : Pengulitan Batang

Setelah Anda menemukan batang yang akan Anda cangkok, langkah selanjutnya adalah dengan menguliti batang tersebut. Langkah-langkah dalam pengulitan batang antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Sayatlah kulit batang yang telah Anda pilih menggunakan pisau, cutter, atau yang lainnya seluas kurang lebih 11cm2.
  2. Diamkanlah hasil sayatan Anda beberapa saat, Anda juga bisa mengelapnya menggunakan kain agar lebih sempurna dan menghilangkan kambium yang ada.
  3. Periksalah permukaan batang. Apabila masih lengket artinya kambiumnya masih ada sedangkan jika sudah hilang akan terasa kering.

Langkah ketiga: Menyiapkan Media Tanah serta Air

Jika batang tadi belum mengering, Anda bisa meninggalkan terlebih dahulu dengan cara menyiapkan media tanah dan juga air untuk proses mencangkok yang selanjutnya. Tanah dan air tersebut harus Anda campurkan hingga tercampur. Jangan lupa untuk membuat kepadatannya pas, jangan terlalu padat maupun terlalu encer.

Anda bisa memeriksa kepadatan dari campuran air dan tanah tersebut dengan cara menempelkannya pada batang. Jika campuran tersebut dapat menempel dengan sempurna dan tidak berjatuhan, maka campuran air dan tanah Anda sudah tepat. Anda bisa menambahkan tanah apabila dirasa campuran terlalu cair atau menambahkan air jika tanah yang Anda campurkan masih terasa sangat padat.

Langkah keempat: Menempelkan Campuran

Berikutnya, Anda harus menempelkan campuran tanah dan air dengan kepadatan yang pas tadi kepada batang yang telah sahabat tani pasang. Setelah menempel, kemudian balutlah campuran tanah tadi dengan plastik dan ikatlah dengan tali simpul. Hal ini bertujuan agar campuran tanah dan air dapat menempel dengan sempurna dan tidak berjatuhan.

Anda bisa mengikatnya pada bagian atas maupun bawah. Ini bertujuan agar tanah tadi tidak jatuh. Tetapi Anda bisa memberikan celah sedikit untuk menyiramkan air guna pertumbuhan tanaman yang akan Anda cangkok. Jika diperhatikan, maka cangkokan ini bentuknya menyerupai permen pocong.

Langkah kelima: Penyiraman Air

Anda perlu memberikan air untuk proses pertumbuhan pencangkokan Anda setiap harinya. Anda sebaiknya menyiram dengan pelan, hal ini untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Anda harus tahu selain menyiram setiap hari adalah jangan menyiramnya secara berlebihan.

Jika Anda sedang pada masa turun hujan, maka Anda tidak perlu memberikannya air lagi atau dengan kata lain Anda mengandalkan air hujan.

Sembari melakukan pengontrolan dan penyiraman setiap harinya, Anda dapat memantaunya setiap hari apakah cangkokan Anda telah mengeluarkan akar ataukah belum. Jika sudah keluar akar dari tempat media tanah dan plastik tadi, maka artinya proses pencangkokan yang Anda lakukan telah berhasil.

Langkah keenam: Memotong Hasil Cangkokan

Jika Anda sudah memperhatikan bahwa pencangkokan yang Anda lakukan telah menghasilkan akar, maka langkah selanjutnya adalah memotongnya. Yang perlu Anda ingat adalah Anda harus melakukannya dengan ekstra hati-hati.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan akar yang baru tumbuh atas hasil pencangkokan sangatlah rapuh. Maka dari itu Anda harus berhati-hati dalam melakukan proses ini.

Langkah ketujuh: Memindahkan Hasil Cangkokan

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah memindahkan hasil cangkokan yang telah Anda lakukan. Langkah-langkah dalam memindahkannya antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Carilah tempat tanah atau lahan untuk tempat memindahkan hasil cangkokan. Ini dilakukan agar hasil cangkokan dapat tumbuh dengan sendirinya.
  2. Pastikan lahan yang akan ditempati oleh hasil cangkokan adalah tanah yang subur dan kaya akan zat hara.
  3. Lakukan penyiraman dan pemupukan dengan rutin sehingga hasilnya dapat maksimal.

Tujuh langkah di atas ternyata sangat sederhana, bukan? Ini merupakan jenis perkembangbiakan non generatif yang banyak dilakukan sahabat tani. Dengan mencangkok, Anda dapat memperbanyak tanaman Anda dan kemudian Anda bisa menghasilkan hasil panen yang tidak kalah banyak dengan kualitas yang sama tentunya.

Langkah-langkah di atas harus Anda lakukan dengan benar dan hati-hati. Meskipun terkesan mudah, melakukan dengan asal-asalan dikhawatirkan akan menyebabkan proses pencangkokan yang Anda harapkan menjadi gagal. Maka dari itu, lakukanlah dengan benar dan sesuai dengan tahapan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *