Cara Menanam Tomat yang Mudah Dipahami

Diposting pada

Siapa yang tidak tahu akan tumbuhan yang satu ini? Tumbuhan ini kerap kali diperdebatkan posisinya, apakah masuk dalam golongan buah atau sayur? Pada artikel ini kita akan membahas tuntas cara menanam tomat. Tomat memiliki rasa yang manis dan segar, serta sangat kaya akan vitamin C ini dapat menjadi komoditi yang bagus untuk sahabat tani.

Meskipun tomat banyak ditemukan dimana-mana, tetapi nyatanya banyak yang kurang informasi mengenai bagaimana cara menanam tomat yang benar? Tetapi tidak perlu khawatir karena di artikel ini sahabat tani akan mendapatkan informasi lengkap seputar cara dan tips menanam tomat.

cara menanam tomat
Sumber : jogjaprov

Mengenal Sedikit Tentang Tomat

Tomat adalah tanaman yang mempunyai akar jenis tunggang, dengan batang yang berbentuk persegi empat dan juga cenderung membulat. Tanaman yang satu  ini sangat mudah ditemukan di Indonesia, karena ia dapat tumbuh baik di tanah yang kaya akan zat hara dan juga subur.

Pada bagian tubuh tomat juga terdapat bunga yang ukurannya sangat kecil  serta berwarna kuning. Sedangkan, bentuk daun dari tomat sendiri adalah oval dengan tekstur yang kasar. Sedangkan bagian buahnya, yakni tomatnya itu sendiri  yang memiliki ukuran berbeda-beda dengan bentuk yang bervariasi pula.

Bentuk tomat bukan hanya bulat, ada yang sedikit lonjong dan juga ada yang berbentuk bulat persegi. Sedangkan, warna tomat yang matang sendiri juga bervariasi mulai dari merah, kemerahan, kekuningan, kehijauan, dan juga ada yang terlihat seperti belang dengan dominasi warna merah.

Baca Juga :

Langkah dan Menanam Tomat yang Harus Diketahui

Setidaknya, ada lima cara dan langkah yang akan sahabat tani lewati, hingga tomat tersebut memasuki masa yang siap panen. Cara tersebut dimulai dari pemilihan bibit hingga melakukan pemupukan, agar tomat yang Anda hasilkan berkualitas. Secara sistematis, cara menanam tomat antara lain sebagai berikut:

Menentukan Bibit Tomat

Bibit Tomat
Sumber : Olx

Langkah pertama yang harus sahabat tani lalui tentunya menentukan bibit tomat. Bibit tomat adalah cikal bakal tomat yang harus sahabat tani tanam. Maka dari itu, pilihlah bibit tomat yang baik dan juga berkualitas. Pilihlah bibit tomat yang merupakan varietas unggul.

Hal yang harus Anda ketahui, untuk menanam tomat sendiri bisa dilakukan dengan dua cara, yakni dengan bibitnya maupun dengan biji tomatnya. Apapun yang sahabat tani pilih, tentunya pastikan bahwa Anda memilih yang terbaik agar hasilnya pun maksimal.

Di manakah tempat membeli bibit atau benih tomat? Sahabat tani tidak perlu khawatir, karena pada toko-toko pertanian atau toko penjual bibit, akan sangat mudah untuk dijumpai. Bahkan, sahabat tani bisa membelinya secara online jika Anda menemukan toko onlinenya.

Mengolah Bibit atau Benih yang Telah Dimiliki

Jika sahabat tani telah selesai melalui tahapan pertama, langkah selanjutnya adalah mengolah benih tersebut sebelum Anda tanam. Ada langkah-langkah yang harus sahabat tani lewati, yang antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Ambilah gelas dengan air bersih sekitar 200cc.
  2. Rendamlah bibit tersebut kurang lebih selama satu jam. Fungsi dari perendaman ini adalah agar bibit ini tidak rentan terkena bibit penyakit atau hama nantinya.
  3. Jangan lupa untuk mencampurkan dengan pupuk kandang dan arang sekam. Keduanya dikombinasikan dengan siraman media semai kani larutan Black BOS.

Penyemaian Bibit Tomat

Langkah ketiga ini tidak boleh sahabat tani lewatkan. Ini bertujuan agar tomat yang sahabat tani tanam memiliki batang serta daun yang kuat. Sahabat tani bisa melakukannya pada media yang terpisah dengan lahan yang akan Anda buat untuk menanam.

Jika sahabat tani menanam tomat pada bedengan, maka Anda harus ekstra hati-hati dalam melakukan langkah ketiga ini. Sahabat tani harus mencabut bibit tomat dengan sangat hati-hati. Durasinya hingga proses penyemaian adalah antara 30 hingga 40 hari. Dua tahap penyemaian antara lain:

Tahap Pertama

Lakukan pencabutan atas bibit tomat, kemudian siramlah menggunakan air. Ini dilakukan agar media menjadi lunak, sehingga akan baik ketika menanam bibit tomat.

Tahap kedua

Lakukan tahapan pemutaran yakni dengan mengambil tanaman tomat. Teknik pemutaran ini menggunakan media tanah yang terdapat di sekitar lahan.

Mengelola Lahan Tanaman Tomat

Telah dibahas di awal bahwa tomat akan tumbuh baik di lahan yang subur dan kaya akan zat hara, maka dari itulah tujuan adanya langkah keempat ini. Ada beberapa poin penting yang harus sahabat tani perhatikan terkait pengelolaan lahan, yang antara lain:

Cangkul Tanah dengan Kedalaman Tanah Sekitar 15 cm

Sahabat tani harus mencangkul tanah dengan kedalaman tersebut. Ini disebabkan karena ukuran 15 cm adalah ukuran standar yang tentunya kondisi tanah dalam keadaan baik dan tanpa adanya penyakit pada tanah.

Penaburan Pupuk Kandang

Setelah sahabat tani berhasil mencangkul tanah, maka langkah selanjutnya adalah menaburkan pupuk kandang. Anda bisa menaburkannya sebanyak 15 ton setiap hektar tanah yang akan Anda tanami tanaman tomat yang satu ini.

Menambahkan NPK dan Kapur

Tambahkan NPK sebanyak 100 g. Sahabat tani perlu menaburkannya pada bedengan. Apabila nanti pH tanah masih asam, sahabat tani bisa memberikannya kapur atau dolomit.

Menentukan Tempat Menanam Bibit Tomat

Sahabat tani bisa membentuk ukuran 35 cm x 1,5 meter untuk lebar. Ini adalah tempat untuk menanam bibit tomat. Setelah itu, siramlah tanah dengan Black BOS, kemudian tutuplah lahan tersebut dengan mulsa selama satu minggu.

Penanaman Bibit

Jika bibit tomat yang telah sahabat tani semai sudah tumbuh sekitar 15 cm atau berusia sekitar 7 hari, maka saatnya melakukan penanaman. Sahabat tani bisa memindahkannya pada lahan yang sebelumnya telah Anda siapkan. Jangan lupa melakukan kocor juga. Sahabat tani bisa menggunakan POC GDM. Tujuan dari pengocoran adalah agar bibit tomat tidak stres.

Satu tips yang patut diperhatikan oleh sahabat tani, sebaiknya Anda menanam ketika masih sore hari. Ini bertujuan agar bibit tomat yang Anda pindahkan tidak akan menjadi layu.

Pemupukan

Tahapan ini tidak kalah pentingnya dengan tahapan yang lain. Ini dilakukan agar tanaman Anda menjadi sehat dan juga dapat tumbuh dengan sempurna. Jenis pemupukan yang bisa Anda lakukan untuk ini adalah pemupukan organik dan non organik.

Pemupukan organik dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan pupuk organik dengan kandungan kalium yang tinggi. Sedangkan, pemupukan pada tomat yang anorganik adalah dengan cara memberi pupuk urea dan juga KCL.

Baca Juga :

Nantinya, tanaman tomat sahabat tani bisa dipanen jika sudah masuk waktu 9-100 HST. Sahabat tani bisa melihat ciri dari tomat tersebut memiliki batang yang warnanya menguning. Anda bisa memanennya, kemudian menjualnya di berbagai tempat.

Memang jika diperhatikan, menanam tomat akan membutuhkan sedikit usaha lebih. Tetapi, akan sesuai juga dengan hasil yang nantinya akan sahabat tani dapatkan. Setidaknya enam cara dan tahapan di atas harus sahabat tani praktikkan, jika ingin mendapatkan hasil panen tomat yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *