7 Langkah Cara Menanam Kencur yang Mudah dengan Hasil Berlimpah

Diposting pada

Kencur merupakan tanaman herbal yang sangat bermanfaat, bukan hanya sebagai bahan pembuat jamu, namun bisa juga dimanfaatkan sebagai bumbu yang bisa meningkatkan kelezatan makanan. Berbagai manfaat kencur itulah yang membuat banyak orang tertarik mencari tahu cara menanam kencur yang mudah dengan hasil berlimpah. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya berikut ini.

Cara Menanam Kencur
Sumber : Tokopedia

Langkah-Langkah Menanam Kencur yang Efektif Menghasilkan Panen Berlimpah

  1. Mempersiapkan Bibit Kencur

Sahabat tani, sejatinya untuk bisa menghasilkan tanaman kencur berkualitas unggul tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Satu hal yang paling penting untuk diperhatikan ketika akan menanam kencur adalah memilih bibit kencur yang berkualitas.

Bibit kencur yang digunakan itu sebaiknya berasal dari rimpang kencur yang umurnya masih sekitar 10 bulan serta telah memiliki setidaknya 2 calon tunas. Sebelum ditanam, bibit kencur yang akan Anda tanam tersebut selama beberapa hari perlu diletakkan di tempat yang tidak terkena pancaran sinar matahari langsung.

Baca Juga : Keuntungan dan Cara Budidaya Bawang Merah Mandiri

  1. Mempersiapkan Waktu Tanam

Proses penanaman bibit kencur itu sebaiknya dilakukan ketika awal musim hujan, agar air hujan bisa dijadikan sebagai alat bantu yang memudahkan tunas kencur untuk tumbuh. Bibit kencur itu bisa ditanam di dalam pot maupun di lahan yang memiliki sinar matahari yang cukup.

Namun, pastikan bahwa Anda menanam bibit kencur bukan di tempat yang mudah basah maupun di tempat yang terlalu terbuka. Rimpang kencur baru bisa tumbuh dalam waktu 1-2 minggu. Pada tahapan pertumbuhan pertama itu, rimpang membutuhkan tingkat kelembaban udara yang sangat tinggi.

  1. Mempersiapkan Wadah untuk Menanam Bibit

Selain menentukan waktu yang tepat untuk menanam bibit kencur, Anda juga perlu mempersiapkan wadah atau tempat menanam bibit tersebut.  Ada dua cara menanam kencur yang bisa dilakukan, yaitu dengan menempatkan bibit kencur langsung di tanah atau dengan menempatkan bibit kencur di dalam pot/polybag.

Jika sahabat tani ingin menanam bibit kencur langsung di tanah, maka Anda perlu memastikan tanah yang akan digunakan dalam kondisi bersih dari rumput. Kemudian, lakukan pencangkulan dengan kedalaman 30 cm sebanyak 2 kali. Jangan lupa untuk memberi jarak antar petak tanaman sekitar 2-3 meter. Selain itu, di sekitar tanah perlu dibuat bendengan, sehingga air bisa dikontrol serta berikan pula pupuk organik, misal seperti kompos.

Jika sahabat tani ingin menanam bibit kencur di dalam pot/polybag, maka Anda perlu mengisinya dengan media tanam yang berupa perpaduan antara tanah dan pupuk organik, atau bisa pula dengan tanah dan pasir dengan skala perbandingan sebesar 4:1. Selanjutnya, taruh pot/polybag di tempat yang teduh dan tunggu sekitar 1-2 minggu, hingga kondisi tanah dalam pot/polybag menjadi stabil.

  1. Atur Jarak Tanaman

Jarak Tanam Budidaya Kencur
Sumber : Tips Petani

Meskipun yang ditanam merupakan jenis tanaman herbal seperti kencur, namun tetap perlu diperhatikan jarak tanaman yang satu dengan yang lain agar terlihat rapi dan menarik. Jika, tanaman kencur yang Anda tanam itu ingin dipanen pada usia tua, maka atur jarak pemisah sebesar 80 x 40 cm. Bisa pula dalam satu media tanam, maksimal hanya ditanami 2 bibit kencur.

Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan kedalaman dari lubang tanam bibit kencur, setidaknya tanam bibit di kedalaman 5-7 cm serta tanam dengan posisi tunas yang menghadap ke arah sinar matahari. Posisi penanaman bibit ini sangat penting untuk diperhatikan, sebab jika Anda salah memosisikan bibit kencur yang ditanam, maka bisa mengakibatkan proses pertumbuhan kencur terganggu.

Baca Juga : Sawi Hijau Berikut 12 Panduan Lengkap Cara Menanamnya

  1. Teknik Pemeliharaan

Anda perlu memerhatikan bagaimana cara atau teknik pemeliharaannya, agar bisa menghasilkan tanaman kencur yang berkualitas. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan saat menanam kencur agar hasil kencur yang bisa dipanen berlimpah.

    • Mulching

Mulching merupakan teknik menutupi tanah dengan jerami atau ampas tebu.

    • Penyiangan

Saat tanaman kencur mulai memasuki minggu kedua hingga keempat, maka Anda perlu melakukan penyiangan. Hal tersebut perlu dilakukan agar proses pertumbuhan kencur tidak terganggu oleh hama dan rumput.

    • Pemupukan

Pemupukan pada tanaman kencur dilakukan beberapa kali, pemupukan pertama perlu dilakukan sekitar minggu keempat atau pada saat tanaman sudah memiliki daun sempurna. Pemupukan bisa dilakukan menggunakan campuran pupuk urea, KCl dan TSP. Sekitar usia 3 bulan, lakukan pemupukan lagi dengan menggunakan pupuk urea.

    • Penggemburan Tanah

Proses penggemburan tanah perlu dilakukan ketika proses pemupukan yang kedua pada saat tanaman kencur sudah mencapai usia 3 bulan.

  1. Pengendalian Hama Penyakit

Umumnya, tanaman berdaun akan diserang oleh hama berupa ulat. Hama ulat daun ini bisa dikendalikan secara manual dengan cara membuang ulat-ulat daun itu satu persatu. Selain itu, Anda juga bisa membuang kencur yang sudah terlanjur diserang oleh hama.

Namun, jika tanaman kencur yang Anda tanam itu sudah terserang hama dalam jumlah yang sangat banyak, maka Anda bisa membasmi hama menggunakan insektisida. Jenis insektisida yang bisa digunakan adalah Nogos 50 EC, pastikan bahwa Anda menggunakan pemakaian insektisida dalam dosis sesuai dengan yang sudah ditentukan.

  1. Proses Panen

Cara menanam kencur yang dilakukan dengan langkah-langkah tepat, bisa membuat Anda mendapatkan hasil berlimpah. Proses pemanenan tanaman kencur, tentu merupakan waktu yang paling ditunggu, namun berapa lama Anda baru bisa memanen kencur yang telah ditanam selama berbulan-bulan itu?

Pada dasarnya, ketika usia tanaman kencur sudah memasuki usia 9-12 bulan, maka Anda sudah bisa memanen kencur. Namun, selain dari usianya, kencur yang siap dipanen itu akan terlihat pada bagian daunnya yang mulai mengering dan menghadap ke arah tanah. Proses pemanenan yang tepat adalah dengan menggunakan garpu yang berfungsi untuk membongkar dan mengangkat tanah.

Proses pemanenan harus dilakukan secara perlahan dan hati-hati, agar tidak merusak batang dari tanaman kencur tersebut. Sisa rimpang kencur bisa Anda biarkan agar bisa kembali ditanam untuk periode berikutnya, namun ada kemungkinan pula bahwa sisa rimpang tersebut akan membusuk dan membuat kadar pati kencur berkurang.

Baca Juga : Simak Begini Cara Budidaya Vanili Yang Menguntungkan

Saat Anda sudah berhasil mengeluarkan kencur dari dalam tanah, maka langkah berikutnya adalah membersihkan rimpang dan masukkan ke dalam keranjang atau bisa juga Anda tempatkan ke dalam karung. Proses pemanenan juga perlu dilakukan sesegera mungkin saat masa panen telah tiba, sebab jika tidak, maka rimpang kencur ukurannya akan mengecil.

Selain ukurannya yang menyusut, kencur yang dipanen di atas umur 1 tahun juga kurang bagus untuk dijadikan sebagai bibit. Bukan hanya itu saja, rimpang kencur di atas 1 tahun akan berdampak pula pada hasil panen berikutnya, sebab bibit yang berukuran kecil akan menghasilkan lebih sedikit hasil panen.

Cara menanam kencur di atas membuat Anda bisa menentukan sendiri kualitas dari tanaman kencur yang akan Anda konsumsi. Selain untuk dikonsumsi sendiri, tentunya kencur yang Anda tanam itu bisa dijual, sehingga dapat dijadikan sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *