Cara Membuat Permen Jahe dan Manfaat Memakannya

Diposting pada

Jahe adalah tanaman berbunga dengan nama Latin Zingiber officinale. Tanaman satu ini terkenal pedas tetapi mempunyai banyak sifat untuk mengobati. Tanaman ini banyak digunakan di seluruh dunia untuk kuliner dan kesehatan. Ada banyak cara untuk mengonsumsi jahe mulai dari diminum, dicampurkan ke makanan hingga dibuat sebagai permen jahe.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi jahe karena kandungan nutrisi pada tanaman ini sangat bagus. Apakah sahabat tani ingin membudidayakan tanaman satu ini dan membuat sebuah permen berbahan utama jahe? Ketahui nutrisi, manfaat dan cara pembuatan permen dari jahe di bawah ini.

Permen Jahe
Sumber : www.instagram.com

Nutrisi Penting dalam Tanaman Jahe  

Jahe adalah tanaman berbunga tropis yang awalnya tumbuh di Asia Tenggara tetapi sekarang banyak tersedia di seluruh dunia. Jahe diklasifikasikan sebagai anggota keluarga Zingiberaceae, yang masih satu jenis dengan kunyit.

Jahe dapat dimakan segar, dikeringkan dan disimpan sebagai bumbu, atau dibuat menjadi permen, kapsul, dan cair. Apa saja nutrisi yang penting terdapat dalam jahe? Ada banyak vitamin dan mineral dalam jahe. 1 sendok makan jahe segar mengandung gizi sebagai berikut.

  1. 4,8 kalori
  2. 1,07 gram (g) karbohidrat
  3. 0,12 g serat makanan
  4. 0,11 g protein
  5. 0,05 g lemak
  6. 1 g gula
  7. Vitamin B3 dan B6
  8. Besi
  9. Kalium
  10. Vitamin C
  11. Magnesium
  12. Fosfor
  13. Seng
  14. Folat
  15. Riboflavin
  16. Niasin

Permen jahe

Cara Membudidayakan Tanaman Jahe

Untuk sahabat tani yang ingin sekali menanam jahe dan membudidayakannya, berikut adalah cara untuk berhasil dalam menanam jahe.

  1. Tanam di pergantian musim kemarau ke hujan, bisa juga untuk menanam kapan saja karena jahe sangat mudah ditanam.
  2. Potong jahe dan pastikan setiap potongan memiliki panjang 5 cm dengan setidaknya satu kuncup.
  3. Biarkan potongan kering selama 24-48 jam sebelum Anda tanam karena cara ini membantu untuk mengendalikan kemungkinan pembusukan akar.
  4. Setelah itu tanam jahe dan siram dengan baik setelah penanaman.
  5. Daun akan muncul setelah sekitar 1 minggu.

Jahe Anda akan tumbuh setinggi empat kaki dan banyak akar akan muncul di atas tanah, yang alami untuk jenis tanaman ini . Jahe hanya tumbuh sekitar 60-90 cm tingginya. Jahe membutuhkan banyak kelembaban saat aktif tumbuh. Pastikan tanah seharusnya tidak pernah mengering. Namun, jangan terlalu banyak air, karena air yang mengalir akan membawa nutrisi.

Jahe menyukai kelembaban. Jika Anda memiliki masalah dengan udara kering maka menyirami secara teratur dapat membantu. Udara kering dapat menyebabkan masalah dengan tungau laba-laba. Pastikan sahabat tani menanamnya di tempat yang lembab dan di iklim yang hangat untuk memberikan kelembaban yang cukup.

Selain itu jahe adalah tanaman yang tumbuh lambat. Menjelang akhir musim panas atau musim hujan, saat cuaca mulai dingin, jahe bisa saja akan mati. Untuk mencegah jahe Anda mati, maka kurangi air, dan biarkan tanah mengering.

Jika Anda menanam jahe di tanah yang subur dan kaya, maka tanaman ini tidak perlu tambahan apa pun. Anda bisa memasukkan campuran kompos segar setiap tahun dan apabila Anda tidak memiliki tanah yang baik, atau jika Anda menanam jahe dalam pot, maka Anda harus memberinya pupuk secara teratur.

Baca Juga : Cara Menanam Tanaman Jahe dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Cara Membuat Permen Jahe

Apabila sahabat tani sudah berhasil dalam budidaya jahe dan hasil panen cukup melimpah, barulah Anda bisa belajar membuat sebuah permen jahe. Bagaimana cara membuatnya? Sebelum membuat, siapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, ya!

  1. 450 gram jahe segar, kupas.
  2. 4 gelas (800g) gula, ditambah gula tambahan untuk melapisi irisan jahe, jika diinginkan.
  3. 1 liter air.
  4. 1 sdm garam.

Setelah menyiapkan bahan-bahan, maka berikut adalah cara pembuatan jahe menjadi permen.

  1. Irislah jahe setipis mungkin dengan menggunakan pisau yang tajam.
  2. Masukkan irisan jahe ke dalam panci, tambahkan air secukupnya dan didihkan. Kurangi panas dan biarkan jahe didihkan selama sepuluh menit. Jika sudah mendidih buang air dan ulangi proses perebusan irisan jahe sekali lagi.
  3. Campur gula dan 1 liter air ke dalam panci bersama sedikit garam dan irisan jahe yang sudah dua kali direbus kemudian masak sampai suhu mencapai 106ºC.
  4. Angkat panci dari api dan diamkan selama setidaknya satu jam atau paling bagus semalam. Untuk melapisi irisan dengan gula, bungkus kembali jahe dengan lembut dan saring jahe. Biarkan mengering secara menyeluruh dan keringkan 30 hingga 60 menit.
  5. Aduk irisan yang dikeringkan dalam gula pasir tambahan. Kocok gula dan sebarkan irisan jahe di atas loyang atau sampai agak kering. Gula yang tersisa dapat digunakan kembali dalam adonan atau es krim, atau untuk tujuan lain.

Manfaat Makan Permen Jahe

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi permen berbahan jahe, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Mengobati Perut yang Mual

Senyawa kimia dalam permen berbahan jahe dipercaya dapat meredakan sakit perut dan membantu pencernaan.  Jahe telah lama diusulkan sebagai obat untuk meringankan mual di pagi hari selama kehamilan

Jahe juga dapat meredakan mual dan muntah setelah operasi dan pada orang yang menjalani kemoterapi. Makan permen jahe dapat memperbaiki gejala gangguan pencernaan dengan membantu perut lebih cepat kosong. Mengonsumsi jahe sebelum makan juga mempercepat proses pencernaan pada orang dengan gangguan pencernaan.

  1. Mengurangi Peradangan

Permen jahe banyak digunakan sebagai suplemen untuk rheumatoid arthritis dan osteoarthritis, dua kondisi menyakitkan yang menyebabkan kerusakan sendi. Hal ini disebabkan karena jahe adalah anti-inflamasi sehingga dapat meredakan nyeri akibat radang sendi.

Sebuah studi menemukan fakta bahwa orang-orang dengan osteoarthritis lutut yang mengonsumsi ekstrak jahe akan mendapatkan rasa sakit yang lebih sedikit.

Baca Juga : Jahe Merah, 4 Manfaat dan Cara Budi Dayanya

  1. Menyembuhkan Pilek dan Melegakan Tenggorokan

Mengonsumsi permen jahe diyakini membantu mengatasi gejala flu. Jahe membantu tubuh berkeringat dan menghilangkan infeksi. Selain itu mengonsumsi jahe juga bisa melegakan tenggorokan yang tersumbat karena pilek.

  1. Membantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh Manusia

Camilan jahe lezat ini sangat berguna selama musim flu. Hal ini dikarenakan permen ini memiliki senyawa aktif yang membantu membersihkan sinus Anda. Senyawa ini sangat bagus untuk melindungi tubuh Anda dari virus dan racun.

Penelitian telah menunjukkan bahwa jahe memiliki kemampuan untuk mengaktifkan sel-T tubuh Anda yang merupakan sekelompok sel darah putih yang menghancurkan sel-sel tumor dan virus.

  1. Mengurangi Stres

Jahe memiliki bau pedas yang sangat baik dalam membantu meningkatkan semangat sahabat tani ketika sedang stres. Permen berbahan jahe mampu  bertindak sebagai antioksidan yang membantu membebaskan Anda dari stres oksidatif.

  1. Kaya akan Zat Besi

Zat besi sangat penting dalam tubuh manusia karena membantu meningkatkan jumlah darah. Manisan jahe kaya akan mineral penting ini. Zat besi juga bagus dalam membantu sel-sel tubuh sahabat tani menghasilkan energi dan juga merupakan aspek penting untuk meningkatkan kekebalan Anda.

Apakah sahabat tani tertarik untuk membudidayakan tanaman jahe dan memproduksinya menjadi sebuah permen? Ikuti panduan di atas untuk menghasilkan permen jahe yang enak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *