Cara Membuat Kompos Organik dengan Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga

Diposting pada

Kegiatan melestarikan lingkungan hidup tidak cukup jika hanya dengan menjaga sumber daya alam saja. Namun tindakan tersebut bisa diwujudkan dengan mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos. Cara membuat kompos sebenarnya dapat dilakukan sendiri di rumah dengan memanfaatkan sampah rumah tangga.

Sampah rumah tangga dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu sampah organik dan sampah non organik. Jenis sampah organik biasanya dapat diperoleh dari sisa-sisa sampah rumah tangga seperti sayuran, kulit buah atau sisa-sisa bumbu dapur dan daun yang rontok. Sedangkan sampah non organik yaitu jenis sampah yang tidak dapat diolah kembali menjadi kompos.

Cara Membuat Kompos
( Sumber : twitter.com )

Jenis-jenis Sampah Organik

Kompos organik bisa diolah dengan memanfaatkan jenis sampah organik. Sampah tersebut masih bisa di daur ulang kembali karena masih bisa mengalami pelapukan dan akan terurai dengan bantuan tangan manusia tanpa mengeluarkan bau busuk. Hasil uraian itulah yang kemudian disebut dengan kompos.

Sampah organik dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu sampah organik basah dan sampah organik kering. Sampah organik basah yaitu jenis sampah organik yang memiliki kandungan air dalam jumlah banyak. Contohnya sisa sayur-sayuran, kulit buah-buahan dan  bahan-bahan bumbu lainnya ketika memasak di dapur.

Sedangkan sampah organik kering yaitu jenis sampah yang kandungan airnya sangat minim. Contohnya daun-daunan kering yang rontok, ranting pohon, kayu dan sisa kertas yang sudah tidak terpakai. Sampah organik bisa ditemukan dari sisa-sisa industri, limbah pertanian, limbah pasar maupun limbah rumah tangga. Sisa-sisa bahan di atas dapat diolah menjadi kompos yang berkualitas.

Uraian dari sampah organik akan menghasilkan mikroba yang sangat dibutuhkan tanaman. Berbagai jenis organisme yang hidup atau mikroba menjadi salah satu bahan makanan yang sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Tanah yang sudah dicampur dengan kompos akan menjadi lebih gembur dan subur, sehingga tanaman akan tumbuh menjadi lebih baik.

Cara membuat kompos yang tepat akan membantu para petani dalam bercocok tanam. Selain tanaman menjadi lebih subur dan memberikan hasil panen melimpah juga memiliki kelebihan-kelebihan lainnya. Salah satunya yaitu harga pupuk lebih terjangkau bahkan dapat dibuat sendiri di rumah dengan memanfaatkan sampah rumah tangga.

Tidak hanya itu saja, namun kondisi lingkungan juga akan terlihat lebih bersih dan sehat karena dapat terhindar dari sampah-sampah yang berserakan di sekitar lingkungan Anda dan tentunya lebih ramah lingkungan.

Manfaat Kompos Bagi Tanaman dan Lingkungan

Setelah mengetahui jenis-jenis sampah organik yang dapat digunakan sebagai bahan utama kompos. Maka sahabat tani juga wajib mengetahui apa saja manfaat kompos bagi tanaman dan juga lingkungan sekitar. Seperti yang Anda ketahui, bahwa pupuk kompos sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanaman.

Bahkan pupuk kompos yang dibuat dari bahan-bahan sisa sampah organik rumah tangga memiliki manfaat tersendiri bagi tanaman dan lingkungan sekitarnya. Selain menghasilkan tanaman yang lebih sehat karena tidak menggunakan jenis pupuk yang mengandung bahan kimia, namun juga terdapat manfaat lainnya. Beberapa manfaat pupuk kompos lainnya, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Tanah menjadi lebih gembur dan subur.
  2. Memperbaiki daya serap air dalam tanah.
  3. Memperbaiki kualitas dan struktur tanah.
  4. Meningkatkan mikroba di dalam tanah.
  5. Meningkatkan hasil panen.
  6. Mencegah pertumbuhan hama pada tanaman.
  7. Lebih ramah terhadap lingkungan.
  8. Melestarikan lingkungan menjadi lebih baik.
  9. Mengurangi bau busuk pada sampah.
  10. Membantu program pemerintah dalam penanganan masalah sampah rumah tangga.
  11. Mengurangi jenis sampah organic.

Cara Membuat Kompos dari Sampah Organik

Untuk membuat kompos dari sampah organik sebenarnya sangat mudah. Hal ini karena terbilang sangat mudah, jadi siapapun dapat mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Sahabat tani hanya butuh menyiapkan lahan, sampah organik dan wadah untuk digunakan sebagai tempat sampah organik. Berikut ini ada 3 langkah yang dapat Anda terapkan dalam membuat kompos sampah organik.

Cara Membuat Kompos Organik dengan Memanfaatkan Lahan Kosong

Untuk membuat sampah organik dari sisa-sisa bahan rumah tangga dengan memanfaatkan lahan kosong yaitu sebagai berikut.

  1. Pertama, gali lahan kosong yang sahabat tani miliki dengan ukuran kedalaman 50 cm sampai dengan 1 meter. Jika terdapat sumur di area tersebut, sebaiknya beri jarak kurang lebih 10 meter dari galian untuk membuat kompos organik. Hal itu bertujuan, agar kondisi air sumur tidak terkontaminasi dengan pengolahan sampah.
  2. Masukkan sampah organik dari sisa-sisa limbah rumah tangga ke dalam galian tanah.
  3. Agar tidak menimbulkan bau, sebaiknya tutup sampah dengan tanah sambil ditekan-tekan agar tertutup secara sempurna.
  4. Untuk hasil yang maksimal, diamkan kurang lebih 3 bulan dan sahabat tani bisa langsung menggunakan pupuk kompos organik untuk media penyubur tanah.

Cara Membuat Kompos Organik dengan Lahan Sempit

Jika sahabat tani tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk membuat kompos organik, maka dapat memanfaatkan drum yang sudah tidak terpakai. Langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut.

  1. Sediakan drum yang sudah tidak terpakai.
  2. Bagian permukaan bawah drum diberikan lubang kecil-kecil, tujuannya sebagai tempat rembesan air dari sampah yang keluar.
  3. Setelah itu gali tanah dengan kedalaman kurang lebih 10 cm untuk menanamkan drum yang telah disediakan.
  4. Setiap hari masukkan sisa-sisa limbah rumah tangga organik ke dalam drum.
  5. Secara berkala, sahabat tani bisa membubuhi sampah tersebut dengan tanah, kapur atau serbuk gergaji.
  6. Jika ingin mendapatkan kualitas kompos terbaik, maka sahabat tani bisa menambahkan kotoran hewan ke dalam sampah organik.
  7. Ketika drum sudah penuh, maka tutup dengan tanah hingga benar-benar rapat dan biarkan selama 3 bulan.
  8. Setelah itu, kompos sudah siap digunakan sebagai penyubur tanaman.

Cara Membuat Kompos Organik Tanpa Menggunakan Media Lahan

Bagi sahabat tani yang sama sekali tidak memiliki lahan di sekitar rumah, namun ingin mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Maka sahabat tani dapat memanfaatkan wadah-wadah kecil yang sudah tidak terpakai seperti ember, kaleng ataupun pot bunga.

Caranya cukup mudah, sahabat tani dapat membuat pupuk kompos dalam wadah-wadah tersebut sekaligus digunakan sebagai media tanam. Langkah-langkahnya tidak jauh beda dengan mengolah sampah organik menggunakan drum bekas.

  1. Pertama, siapkan wadah bekas seperti kaleng bekas, pot atau ember yang sudah tidak terpakai.
  2. Berikan lubang kecil-kecil pada permukaan bawahnya untuk rembesan air sampah agar dapat keluar.
  3. Masukkan sampah organik dari sisa-sisa limbah rumah tangga dengan memberikan sedikit tanah atau serbuk gergaji pada wadah tersebut.
  4. Jika sampah organik sudah penuh, maka tutup menggunakan tanah secara rapat dan biarkan hingga 2 bulan.
  5. Setelah itu, sahabat tani bisa langsung menggunakan wadah-wadah tersebut sebagai media tanam.

Dengan mengetahui berbagai manfaat dari pengolahan pupuk kompos secara organik di atas. Maka sahabat tani dapat mencoba cara membuat kompos dari sisa-sisa bahan limbah rumah tangga. Sehingga kompos tersebut bisa digunakan langsung pada tanaman sayuran, buah atau bunga yang sahabat tani miliki untuk menambah tingkat kesuburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *