Cara Jitu Menanam Bawang Daun serta Manfaatnya

Sahabat Tani pasti tidak asing lagi dengan tanaman bernama bawang daun atau juga sering disebut bawang daun. Nah, tanaman tersebut merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang termasuk dalam kelompok tanaman bawang. Tanaman yang memiliki bentuk memanjang dan berwarna hijau segar seperti warna daun pada umumnya ini memiliki nama latin Allium fistulosum.budidaya bawang daun

Bagi Anda yang sering berbelanja di pasar pasti sering sekali menjumpai tanaman satu ini. Tapi apakah Anda pernah berpikir bahwa bisa menanamnya di rumah, alih-alih terus membelinya? Menanam bawang daun tidaklah sulit, sahabat tani hanya perlu mengikuti beberapa langkah yang ada di bawah ini. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang manfaat bawang daun. Let’s check!

Cara Menanam Bawang Daun di Lahan Sempit

 

  1. Tentukan Jenis Bawang daun

Hal pertama yang harus sahabat tani lakukan sebelum menanam bawang daun adalah memilih jenis bawang daun yang akan ditanam. Karena terdapat berbagai jenis bawang daun dan di Indonesia ada tiga jenis yang sering dibudidayakan. Berikut jenis-jenis tanaman bawang daun yang ada di Indonesia.

  • Bawang Prei (Allium porrum L.)

Jenis tanaman bawang daun ini merupakan salah satu bawang daun yang tidak memiliki umbi. Sedangkan daunnya berbentuk pipih dan memiliki ukuran lebih besar daripada jenis lainnya. Bawang daun perai juga memiliki pelepah yang berukuran panjang .

  • Kucai (Allium schoercoprasum)

Kucai merupakan salah satu jenis tanaman bawang daun yang memiliki daun berukuran kecil, panjang dan di dalamnya terdapat rongga-rongga. Warna daunnya hijau segar seperti warna daun pada umumnya. Berbeda dengan bawang prei, tanaman bawang daun jenis kucai memiliki umbi walaupun ukurannya sangat kecil.

  • Bawang Bakung atau Bawang Semprong (Allium fistulosum)

Jenis tanaman bawang daun terakhir yang terkenal di Indonesia adalah bawang daun bakung atau biasa disebut bawang semprong. Bawang daun jenis ini memiliki daun yang berbentuk bulat dan panjang.

Sedangkan di dalam daun yang berbentuk seperti pipa tersebut terdapat rongga. Bawang daun ini berbeda dengan yang lainnya karena terkadang tidak memiliki umbi tetapi terkadang juga tidak memiliki umbi.

  1. Tentukan Lokasi Penanaman

Setelah memilih jenis bawang daun yang akan ditanam, hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menentukan lokasi penanaman. Langkah ini merupakan langkah yang penting dalam penanaman bawang daun karena dapat menentukan hasil panennya.

Penanaman bawang daun yang baik harus di lokasi yang memiliki suhu sekitar 18 sampai 25 derajat celcius. Selain itu lokasi penanaman juga harus memiliki curah hujan 150 hingga 200 mm per tahunnya. Sedangkan untuk jenis tanah yang baik untuk digunakan dalam penanaman bawang daun adalah tanah andosol dan tanah lempung berpasir.

  1. Pemilihan Bibit Bawang Daun

Setelah sahabat tani telah melakukan langkah-langkah sebelumnya, Anda bisa langsung memulai mempersiapkan bibit bawang daun yang berkualitas untuk ditanam. Bibit yang berkualitas akan menghasilkan bawang daun yang baik pula. Anda dapat memilih salah satu dari dua cara pembibitan yaitu secara generatif atau vegetatif.

Sedangkan ciri-ciri bibit bawang daun yang berkualitas adalah sebagai berikut.

  1. Bibit tidak sedang terserang hama atau serangga pengganggu.
  2. Memiliki ciri fisik yang utuh.
  3. Jika direndam di dalam air, bibit terbaik akan tenggelam.
  4. Tekstur bijinya keras dan kuat.
  5. Jika sahabat tani lebih memilih pembibitan dengan cara generatif, maka bibit yang harus Anda pilih adalah bibit yang telah memiliki sertifikasi dari instansi pertanian terkait.

  1. Penyemaian Bibit Bawang Daun

Langkah selanjutnya adalah proses penyemaian bibit bawang daun. Hal ini perlu sekali dilakukan karena dapat memaksimalkan hasil panen nantinya. Proses penyemaian dapat dilakukan di dalam polybag. Pertama campurkan tanah, tanah humus dan pupuk kandang hingga merata kemudian masukkan ke dalam polybag.

Masukkan bibit yang telah dipersiapkan ke dalam polybag kemudian tutup dengan campuran tanah kembali. Lakukan pengecekan setiap hari hingga tumbuh tunas, setelah tunas tumbuh pindah ke tempat yang terpapar sinar matahari. Jangan lupa untuk selalu menyiram bibit dengan air bersih dua kali sehari pada pagi hari dan sore hari.

  1. Pengolahan Media Tanam dan Penanaman
  2. Siapkan polybag atau pot yang ukurannya lebih besar dari media semai. Kemudian campurkan tanah dan pupuk kandang hingga merata kemudian masukkan ke dalam pot atau polybag. Sahabat tani harus ingat bahwa perbandingan tanah dan pupuk adalah 3:1.
  3. Buatlah lubang pada campuran tanah di dalam polybag, lalu tanam bibit tanaman bawang daun ke dalamnya. Setelah itu, tutup lubang dengan media tanam yang sama dengan sebelumnya.
  4. Letakkan pot atau polybag yang telah ditanami bibit di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung.

Cara Pemupukan Bawang Daun

 Setelah sahabat tani sukses menanam bawang daun, jangan sampai lupa untuk merawatnya setiap hari. Untuk merawat tanaman ini Anda harus melakukan penyiraman secara rutin. Sahabat tani juga harus melakukan penyiangan dengan cara mencabut rumput liar yang ada disekitar tanaman bawang daun.

Tidak hanya itu saja, sahabat tani juga harus melakukan pemupukan secara berkala agar hasil panen memuaskan. Lalu, bagaimana cara memupuk tanaman bawang daun? Pemupukan dalam penanaman bawang daun harus menunggu tanaman berusia kurang lebih 4 minggu.

Setelah 4 minggu, Anda dapat memberikan pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak satu kepal per pot atau per polybag. Ulangi pemupukan yang sama jika usia tanaman sudah memasuki usia 8 minggu. Taburkan bubuk di area sekitar pangkal batang tanaman bawang daun ya sahabat tani.

Namun, jika Anda tidak menggunakan pupuk organik Anda bisa menggunakan pupuk urea atau ZA saat usia tanaman mencapai 3 minggu dan mengulanginya saat usianya memasuki 6 minggu. Jumlah pupuk anorganik tidak sama dengan organic, cukup menaburkan pupuk tersebut sebanyak 5 gram saja per pot atau polybag. Untuk hasil maksimal, sahabat tani bisa melarutkan pupuknya ke dalam air terlebih dahulu.

Manfaat Bawang daun di Kehidupan Sehari-hari

 

  1. Menangkal Radikal Bebas

Sahabat tani, bawang daun memiliki banyak sekali manfaat. Salah satu manfaat tersebut ialah dapat menangkal radikal bebas karena dalam bawang daun terdapat senyawa mineral sulfur seperti allicin.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan flavanol yang terdapat dalam bawang daun disebut dengan kaempferol berfungsi untuk melindungi lapisan pembuluh darah dari berbagai kerusakan. Selain itu juga dapat menjaga keseimbangan homocysteine sehingga sangat baik dikonsumsi untuk pasien pembekuan darah dan penyakit jantung.

  1. Mendukung Sistem Pencernaan

Kandungan serat yang sangat tinggi di dalam bawang daun dapat mendukung sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi tanaman ini secara rutin dapat menghindarkan Anda dari sembelit yang sangat tidak nyaman.

  1. Penyedap Rasa

Inilah alasan mengapa bawang daun sering Anda temui di dapur, karena daun ini dapat digunakan sebagai penyedap rasa. Cobalah memasak makanan dengan tambahan bawang daun dan buktikan sendiri kenikmatannya.

Menanam bawang daun sangatlah mudah, bukan? Sahabat tani tidak memerlukan tanah yang luas, karena dapat diakali dengan menggunakan pot atau polybag. Tidak ada ruginya jika Anda menanam bawang daun sebab selain dapat menghemat biaya belanja, manfaatnya sangat baik untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *