Budidaya Tanaman Hias, Cantik dan Menyehatkan

Diposting pada
budidaya tanaman hias
Sumber : Dekoruma

Tanaman Hias adalah tanaman yang berfungsi sebagai hiasan. Pengelompokkan terdiri atas tanaman hortikultura yang bisa menambah keindahan lingkungan atau daerah. Karena sebagai hiasan, maka daya tarik utama yang ditonjolkan adalah dari segi tampilan. Budidaya tanaman hias kini sedang berkembang karena sangat diminati oleh masyarakat.

Orang awam akan mengira bahwa tanaman hias terbatas pada bunga, padahal banyak tanaman hias yang juga bisa dinikmati keindahan tampilannya dari daun, akar, batang atau buahnya. Yak hanya menambah keindahan, Tanaman hias juga bisa digunakan sebagai Pelepas penat Anda saat melihat tampilan cantiknya.

Manfaat Meletakkan Tanaman Hias di Lingkungan Rumah

Manfaat lebih lanjut mengenai peletakkan tanaman hias di sekitar Anda antara lain, adalah sebagai berikut.

  1. Penghias ruangan

Seperti disinggung di awal, bahwa tanaman hias adalah memiliki fungsi sebagai penghias. Biasanya orang bisa menggunakan jenis tanaman ini untuk menghias ruangannya. Bisa berupa bunga, daun, atau dari segi pot dan wadahnya. Yang penting adalah sedap dipandang mata.

  1. Menghilangkan Stres

Kedua, yakni menghilangkan stres. Penelitian menunjukkan bahwa memandangi tanaman yang cantik dan berwarna setelah seharian bekerja dan beraktivitas dapat mengurangi tingkat stres. Ini juga bisa menjadi terapi mengatasi depresi karena puas melihat tanaman yang berwarna-warni..

  1. Memurnikan Udara

Beberapa tanaman hias memiliki kemampuan menyerap udara sehingga secara tidak langsung juga melakukan filter udara yang ada di ruangan Anda. Selain itu, saat musim kemarau, ruangan akan menjadi lebih sejuk saat siang karena keberadaan tanaman-tanaman hias tersebut.

  1. Mencegah Penyakit

Peletakkan tanaman hias di ruangan juga bisa mencegah penyakit. Penyakit yang dinamakan sick building syndrome biasanya menjangkit pekerja kantoran karena punya masalah pernapasan saat bekerja terlalu lama di ruangan. Tanaman hias bisa mencegah hal itu terhadap diri Anda.

  1. Tidur Lebih Nyenyak

Manfaat relaksasi benar-benar banyak muncul dari tanaman hias. Walau tanaman menghasilkan CO2 pada malam hari, namun beberapa tanaman hias seperti anggrek, lidah mertua punya kemampuan mengubah CO2 menjadi O2 saat malam hari. Hal inilah yang membuat tidur nda bisa lebih nyenyak.

Baca Juga :

Jenis-jenis Tanaman Hias yang Bisa Dibudidayakan

Berikut ini beberapa jenis tanaman hias yang bisa dibudidayakan, antara lain sebagai berikut.

  1. Tanaman Hias Bunga

tanaman hias bunga
Sumber : Ekor9

Tanaman hias yang satu ini dinikmati bagian bunganya yang cantik. Bunga menjadi salah satu daya Tarik buat tanaman yang bisa mempercantik lingkungan di sekitarnya. Beberapa jenis bunga yang menjadi tanaman hias di antaranya adalah Anggrek, Mawar, Melati, kembang Sepatu dan lain-lain. Sahabat Tani bisa menaruhnya di taman rumah.

  1. Tanaman Hias Daun

tanaman hias daun
Sumber : Tanaman Hias

Keindahan bagian daun pada sebuah tanaman juga bisa dinikmati sebagai hiasan. Beberapa jenis tanaman hias daun adalah tanaman suplir, tanaman kuping gajah, tanaman aglaonema dan paku tanduk rusa. Di Indonesia, penyuka jenis tanaman hias daun ini sangat banyak. Biasanya mereka menaruhnya di halaman atau di dalam rumah.

  1. Tanaman Hias Buah

tanaman hias buah
Sumber : Higar Argo

Selain tanaman hias daun dan bunga, ada juga tanaman hias buah. Bagian buah selain enak dimakan, juga bisa menarik perhatian dari segi tampilan, baik itu dari warna dan bentuknya. Contoh tanaman hias buah adalah jeruk nagami, cabai pelangi dan buah naga. Ketiga jenis tanaman buah tersebut punya tampilan menarik dari segi warna dan enak saat dimakan.

  1. Tanaman Hias Akar

tanaman hias akar
Sumber : Beternak dan Menanam

Tanaman hias yang satu ini memiliki keunggulan di bagian akarnya. Mungkin bagi orang awam, akan beranggapan bahwa akar tidak bisa dilihat karena berada di dalam tanah. Namun beberapa tanaman memiliki akar yang unik dan dapat terlihat seperti di antaranya adalah Ficus benjamina, Artacarpus altilis, Canarium spp dan Ficus elastica.

  1. Tanaman Hias Batang

tanaman hias batang
Sumber : Alibaba

Contoh tanaman hias batang adalah berbagai macam jenis bambu dari tanaman bambu, bambu kuning, bambu air, lalu ada kaktus dan tanaman kamboja. Jenis tanaman batang memiliki ciri khas unik di bagian batangnya. Misalnya pada bambu kuning, batang yang berwarna kuning bisa membuat tampilannya menyegarkan sehingga bisa menjadi hiasan.

Baca Juga :

Praktik Budidaya Tanaman Hias

  1. Siapkan Media Tanam

Untuk melakukan budidaya tanaman hias, langkah pertama yang disiapkan adalah media tanam. Akan tetapi sebelumnya, Anda harus terlebih dulu memiliki bibit tanaman yang ingin ditanam. Cukup beli dari toko yang menjual tanaman hias. Media tanam tanaman hias adalah tanah, gunakan pot untuk wadah disesuaikan dengan ukuran tanaman tersebut.

Masukkan tanah dan bibit ke dalam pot yang sudah disiapkan. Jangan lupa juga tambahkan pupuk organic di dalamnya. Lakukan persemaian untuk menumbuhkan tunas atau kecambah. Tunggu hingga 6 hari dengan catatan setiap hari disirami. Barulah kemudian jika sudah dirasa siap, pindahkan ke media tanam yang lebih besar atau luas.

  1. Penanaman Tanaman Hias

Setelah sukses dengan penyemaian, maka selanjutnya adalah penanaman. Sejatinya ini adalah pemindahan ke media tanam yang lebih besar. Anda bisa menggunakan pot dengan ukuran yang lebih besar ketimbang saat proses penyemaian. Campurkan tanah, pupuk dan sekam dengan perbandingan 2:1:1 sebagai media tanam baru.

Pindahkan secara hati-hati benih yang sudah disemai tadi. Aturlah berapa tanaman yang ada pada pot tersebut, coba dengan maksimal menaruh 3 bibit. Anda Juga bisa melakukan penanaman di lahan terbuka. Sama prosesnya dengan melakukan pemindahan ke pot, dan atur jarak tanaman hias satu sama lain misalnya per 25 cm.

  1. Pemeliharaan

Aspek yang bisa diperhatikan selanjutnya adalah apske pemeliharaan. Proses pemeliharaan ini terdiri dari beberapa proses seperti penyiraman air, pemupukan dan penyiangan. Untuk budidaya tanaman hias, penyiraman dilakukan sekali setiap hari pada pagi hari. Kemudian untuk pemupukan dilakukan sekali seminggu.

Anda bisa menambahkan pupuk NPK 2-5 gram per tanaman hias. Sementara penyiangan adalah pemotongan tanaman lain yang mengganggu pertumbuhan tanaman hias Anda. Mungkin proses ini lebih kepada saat tanaman hias ditanam di lahan terbuka. Jika diperlukan, proses pemeliharaan juga termasuk penggunaan pestisida dan pengendalian hama.

  1. Proses Panen

Waktu panen tanaman hias berbeda-beda, tergantung jenisnya. Tanaman hias yang sudah siap panen biasanya cara memanennya adalah dengan dipotong seperti bunga. Jika sudah siap panen, bunga akan berwarna indah, bersih, tidak ada noda dan wangi. Selain itu bunga dalam kondisi terbaik seperti tidak mudah rusak saat dibungkus dan memiliki tangkai yang kuat.

Budidaya tanaman hias pasti bernilai ekonomis. Penanganan selanjutnya dilakukan hati-hati agar bunga yang sudah dipotong untuk hiasan bisa sampai ke konsumen dengan selamat. Namun berbeda dengan proses panen tanaman yang ada di dalam pot. Mereka bisa langsung dijual dengan tetap menyertakan pot tersebut.

Budidaya tanaman hias bisa sangat menguntungkan karena tanaman ini memiliki harga yang bersaing di pasaran. Apalagi orang semakin ingin memeliharanya karena punya banyak manfaat yang sudah disebutkan di atas tadi. Lakukan pembersihan pada tanaman hias yang ada di ruangan setiap hari agar selalu enak dipandang mata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *