8 Cara Mudah dan Tips Penting Budidaya Lobster Air Tawar untuk Pemula

Diposting pada

Lobster banyak dikenal sebagai hewan laut yang banyak digemari masyarakat. Rasanya yang lezat dan nikmat ketika diolah menjadi bahan makanan, menjadi daya tarik hewan ini. Selain di laut, ada pula jenis lobster yang bisa dibudidayakan di air tawar. Keuntungan besar dan menjanjikan menjadi alasan yang mendasari peluang usaha budidaya lobster air tawar mulai banyak dilirik.

Budidaya Lobster Air Tawar
Sumber : id.pinterest.com

Cara Budidaya Lobster Air Tawar Paling Mudah

Ada beberapa hal yang harus sahabat tani perhatikan apabila tertarik dengan usaha budidaya ini. Berikut ini adalah cara budidaya lobster air tawar yang menawarkan keuntungan besar dan menjanjikan.

Perhatikan Syarat Hidup

Secara umum, lobster air tawar membutuhkan lokasi budidaya yang cukup lebar. Lobster ini juga bisa hidup di lingkungan dengan kadar oksigen yang rendah meskipun dapat berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Untuk pedoman oksigen yang dibutuhkan dalam budidaya lobster air tawar yaitu sekitar 4 ppm.

Tidak hanya kadar oksigen saja, Anda juga harus memerhatikan suhu udara pada kolam budidaya. Suhu yang tepat untuk lobster air tawar yaitu kisaran 25° sampai 29° Celcius dan tingkat keasaman atau pH sekitar 7 sampai 9 pH. Untuk menjaga kadar kalsium dalam pembentukan cangkangnya, lobster air tawar membutuhkan air dengan tingkat kandungan kapur sedang hingga tinggi.

Persiapan Media

Setelah sahabat tani mengenal syarat hidup lobster air tawar, selanjutnya Anda harus menyiapkan media sebagai tempat hidup lobster. Media budidaya lobster air tawar sangat variatif, yaitu secara ekstensif dan intensif. Anda bisa membudidayakan lobster ini di kolam tanah, kolam fiber, atau kolam semen (tank).

Apabila Anda menggunakan media kolam tanah, Anda bisa meletakkan indukan lobster terlebih dahulu ke dalam kolam yang sudah dikeringkan sebelumnya. Untuk budidaya dengan cara intensif, Anda bisa memberikan sayur sebagai pakan atau pakan komersial yang banyak dijual di pasaran. Namun, cara intensif ini lebih memakan biaya yang cukup mahal dibanding cara ekstensif.

Pemilihan Benih Lobster Air Tawar

Kualitas benih akan sangat memengaruhi hasil panen. Dalam proses pemilihan benih, sahabat tani harus bisa membedakan indukan betina dan jantan. Cara membedakan jenis kelamin indukan juga sangat mudah dan bisa dilihat dari fisik lobster.

Ciri lobster betina, pada bagian capit tidak terdapat tonjolan atau penis dan memiliki lubang pada bagian pangkal kaki ketiga dari bawah atau ekor. Lubang ini merupakan alat kelamin dan tempat keluarnya telur. Sedangkan untuk lobster jantan, bagian luar capit terdapat bercak merah. Bercak ini biasanya muncul saat lobster jantan berusia 3 hingga 4 bulan dengan ukuran kira-kira 3 inch (7 cm).

Pemilihan Induk Lobster

Saat pemilihan indukan lobster, sebaiknya Anda memilih induk yang berukuran 4 inch atau sekitar 10 cm dengan usia sekitar 5 sampai 6 bulan. Pada usia ini, biasanya lobster akan memiliki telur yang cukup banyak. Berikut ini adalah tips memilih indukan lobster air tawar yang berkualitas.

  • Pilihlah indukan lobster yang memiliki proses pertumbuhan yang cepat daripada lobster lainnya.
  • Belilah indukan yang dijual di toko yang sudah bersertifikat, sehingga kualitasnya benar-benar terjamin.
  • Perhatikan jenis kelaminnya untuk menghindari jenis kelamin “banci”. Lobster “banci” merupakan lobster betina tapi memiliki kelamin jantan, sehingga tidak bisa menghasilkan telur sama sekali.
  • Pilihlah indukan lobster yang berbadan gemuk dengan ukuran badan lebih besar dari kepalanya. Lobster yang memiliki ukuran kepala lebih besar dibanding badan dan ekornya menandakan bahwa lobster tersebut kurang nutrisi.
  • Anda bisa mengawinkan indukan lobster jantan dan betina saat usianya 5 sampai 6 bulan dengan ukuran kira-kira 4 inch. Untuk ukuran 4 inch, biasanya indukan lobster bisa menghasilkan telur hingga 200 telur. Apabila usia indukan masih muda dan kurang dari usia ideal, nantinya pertumbuhan benih lobster juga akan lambat.
  • Anda bisa memisahkan indukan jantan dengan betina saat ukurannya mencapai 2 inch (5 cm).
  • Untuk memperoleh hasil yang memuaskan dan maksimal, usahakan untuk memilih indukan lobster yang murni dari spesies lobster berkualitas baik.

Proses Pengawinan Indukan Lobster

Cara pengawinan indukan lobster adalah dengan menggabungkan keduanya pada satu tempat. Anda bisa menyiapkan akuarium atau wadah dengan ukuran 100 x 50 x 25 cm. Biasanya ukuran wadah tersebut bisa dimasuki sekitar 3 ekor indukan jantan dan 5 ekor indukan betina. Dalam masa perkawinan, biasanya lobster betina yang akan memilih lobster jantan untuk melakukan pembuahan.

Setelah memasukkan indukan lobster ke dalam wadah tempat pengawinan indukan jantan dan betina, masukkan pipa paralon berdiameter 2 inch dan panjang 20 cm sebanyak 8 buah. Tunggu hingga 2 minggu dan indukan lobster betina akan mengeluarkan telurnya dari lubang kelaminnya.

Pemindahan Indukan Lobster

Pemindahan indukan dilakukan 2 sampai 3 minggu setelah pembuahan untuk proses pengeraman dan penetasan. Indukan lobster bisa dipindahkan ke tempat penetasan dengan ukuran wadah kira-kira 1 x 2 meter. Anda bisa melakukan pemindahan induk betina ke akuarium saat sudah tidak ada lagi embrio yang menempel dan biarkan selama 2 minggu untuk memberi kesempatan berganti kulit.

Pada masa istirahat ini, ada beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi, seperti gonad yang sudah matang dan siap untuk kawin lagi. Induk betina seperti ini dapat bertelur meski tidak dibuahi oleh induk jantan, namun telur yang dihasilkan adalah telur kosong. Biasanya telur kosong ini akan dimakan oleh induk betina.

Pemeliharaan dan Perawatan Benih

Setelah melalui proses penetasan telur, beri makanan berupa cacing sutra atau cacing beku untuk benih-benih lobster. Dalam pemberian makanan, sebaiknya Anda memberikan sebanyak 30% saja dari ukuran badannya, Waktu yang tepat untuk memberikan makanan yaitu pagi dan sore hari. Pemberian makanan pada benih akan memengaruhi tumbuh kembang benih lobster air tawar.

Pemanenan Benih

Pemanenan bisa dilakukan saat benih lobster berukuran 1-2 cm. Saat pemanenan, sebaiknya gunakan plastik scoopnet berukuran 20 x 10 cm dan perhatikan waktu pemanenan. Waktu yang tepat untuk memanen benih adalah pukul 09.00. Gunakan air yang baru saat melakukan pemanenan dan jangan gunakan air dari akuarium yang sudah digunakan sebelumnya karena benih lobster sangat sensitif.

Tips Pembesaran dan Perawatan Lobster Air Tawar

Setelah benih lobster siap untuk dibudidayakan, langkah selanjutnya adalah proses pembesaran dan perawatan lobster agar siap untuk dikonsumsi. Proses pembesaran dan perawatan ini juga sangat memengaruhi pertumbuhan tubuh lobster. Berikut ini adalah simulasi atau gambaran budidaya lobster air tawar bagi Anda yang menggunakan lahan terbatas.

Luas Tempat Budidaya

Apabila Anda menggunakan lahan seluas 100 m2, maka ukuran lahan perawatan induk seluas 30 m2. Untuk ukuran lahan pemijahan yaitu 20 m2 dan lahan pembenihan seluas 40 m2, sedangkan untuk luas lahan tandon air dan lain-lain yaitu 10 m2.

Tempat Pembenihan

Anda bisa menggunakan bak tembok sebagai tempat pembenihan lobster, dengan ukuran 100 x 100 x 100 cm sebanyak 35 bak.

Sarana dan Prasarana

Gunakan pelet untuk indukan lobster yang mengandung protein sebanyak 30%. Frekuensi pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari. Anda juga bisa mengombinasikan pakan dengan beberapa sayuran seperti wortel atau tauge yang dicincang. Prasarana bagi 30 pasang indukan lobster yaitu pH meter, termometer, pompa air, aerator, dan water heater dengan perbandingan 1:3:18.

Tenaga Kerja

Bagi Anda yang serius menjalankan usaha ini, ketersediaan tenaga kerja juga perlu Anda diperhatikan. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan pilihlah pekerja yang profesional untuk menunjang keberhasilan usaha yang Anda jalankan.

Perbandingan yang Tepat

Perbandingan yang tepat untuk jumlah indukan juga sangat menentukan keberhasilan budidaya. Perbandingan yang tepat untuk indukan betina dan indukan jantan yaitu 90 : 60.

Siklus Pemijahan dan Pembenihan

Siklus frekuensi pemijahan sebaiknya dilakukan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu satu tahun, sedangkan untuk proses pembenihan bisa dilakukan sekitar 2 hingga bulan.

Jumlah Benih

Jumlah benih yang dihasilkan dari perbandingan betina dan jantan 90 : 60 yaitu menghasilkan telur sebanyak 1.000 dengan persentase pertumbuhan benih sekitar 80%. Apabila pemijahan dapat dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu tahun, maka menghasilkan sekitar 216.000 ekor lobster dalam setahun.

Cara dan tips budidaya lobster air tawar yang sudah dijelaskan di atas bisa sahabat tani coba dan terapkan. Persiapkan dengan baik apa saja yang diperlukan, sehingga usaha yang Anda jalankan bisa berhasil dan memberi keuntungan yang menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *