Budidaya Buah Manggis Si Ratu Buah

Diposting pada

Buah manggis merupakan buah yang memiliki rasa manis dan asam yang menyegarkan. Selain rasanya yang segar, buah ini juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Selain itu, kulit manggis juga sering digunakan sebagai bahan baku produk kecantikan dan kesehatan.Buah manggis

Manggis dapat ditemukan dengan mudah di setiap daerah di Indonesia ketika musim panen. Anda bisa mendapatkannya dengan harga yang tidak terlalu mahal, dibandingkan dengan manfaat yang bisa Anda peroleh. Oleh karena itu, sahabat tani yang menyukai manggis merupakan orang yang beruntung bisa mendapatkan manfaat luar biasa dari buah ini.

Buah Manggis Si Ratu Buah

Jika buah durian dijuluki sebagai raja buah, maka buah manggis ini diberi julukan sebagai ratu buah. Hal tersebut disebabkan buah ini mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Manggis memiliki bentuk bulat dan berwarna ungu kehitaman. Daging manggis berwarna putih dengan terkstur yang berair dan lembut.

Rasa buah ini cenderung manis dan asam, bahkan beberapa buah akan memiliki rasa yang cukup manis. Karena rasanya yang segar, banyak orang Indonesia yang sangat menyukai manggis. Tanaman manggis termasuk ke dalam jenis pohon tropis yang bisa tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim hangat.

Buah Rambutan Kenali Kandungan Beberapa Manfaatnya

Budidaya Salak Pondoh

Cara Menanam Mangga Apel

Budidaya Buah Manggis

Bagi sebagian orang, budi daya manggis adalah hal yang bisa dikatakan gampang-gampang susah. Agar memeroleh hasil yang optimal, sahabat tani perlu melakukan budidaya manggis dengan tepat.

  1. Pemilihan Bibit Berkualitas

bibit buah manggisBagi sahabat tani yang berminat budi daya manggis, sebaiknya memilih bibit dari hasil sambung pucuk yang minimal berumur 18 bulan. Bibit memiliki tunas dengan panjang minimal 15 cm dan terdapat empat pasang daun. Penting bagi Anda untuk membeli bibit di tempat yang sudah terpercaya. Lebih baik bibit manggis yang terbebas dari berbagai macam hama dan penyakit.

  1. Persiapan Olah Lahan

Lahan yang digunakan untuk menanam manggis lebih baik bersih dari pepohonan, sisa tebang tanaman, semak, dan gulma. Pengolahan tanah bisa dilakukan sebelum musim hujan tiba. Jarak tanam yang disarankan yaitu 5×5 m. Jika sahabat tani akan menanam bibit dari hasil sambung, maka Anda bisa menggunakan tanaman pisang sebagai tanaman pelindung dengan jarak 2,5×2,5 m.

Pohon pisang yang digunakan sebagai tanaman pelindung harus ditanam 2 bulan lebih dulu, daripada tanaman manggis. Sahabat Tani perlu memberi mulsa untuk setiap pohon yang akan ditanam, mulsa bisa berupa daun atau sisa tanaman. Hal tersebut dilakukan agar kondisi di sekitar tanaman tetap terjaga kelembabannya.

  1. Tahap Penanaman Manggis

Waktu yang disarankan untuk menanam manggis adalah di awal musim hujan. Tetapi, jika air irigasi di lahan selalu tersedia, maka Anda bisa menanam manggis kapan saja. Pertama, lepaskan bibit dari polybag lalu masukkan ke dalam lubang tanam. Timbun lubang dengan tanah yang sebelumnya sudah dicampur dengan pupuk. Agar bibit manggis tidak goyah, Anda juga bisa memasang ajir.

  1. Tahap Perawatan Manggis

Setelah sahabat tani menanam manggis, maka tanaman tersebut harus dirawat dengan rajin, agar bisa berbuah dengan hasil yang optimal. Penyiraman merupakan hal yang sangat penting dalam merawat tanaman manggis.

Pengairan bisa dilakukan dengan menyesuaikan umur tanaman, fase pertumbuhan, serta musim tanaman. Manggis akan membutuhkan 1 sampai 3 bulan kering untuk keperluan induksi pembangunan. Setelah itu, penyiraman harus dilakukan secara rutin hingga memasuki masa panen. Penyiraman tanaman yang terlambat akan berpengaruh pada pertumbuhan daun dan buah.

Selain pengairan, sahabat tani juga perlu melakukan penyiangan. Penyiangan dilakukan agar tanaman tidak berebut sinar matahari dan zat hara dengan gulma. Penyiangan dilakukan ketika gulma sudah terlihat, sahabat tani bisa menggunakan cangkul untuk mencabut gulma yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman manggis.

Selain itu, sahabat tani juga harus melakukan pemangkasan. Pemangkasan dilakukan agar cabang tanaman bisa terbentuk secara ideal, memudahkan pemeliharaan, meminimalisasi risiko serangan OPT atau organisme pengganggu tanaman, dan merangsang pertumbuhan tunas produktif.

Pemangkasan sebaiknya dilakukan setelah musim panen tiba atau ketika tanaman tersebut berumur lima tahun. Perlu diperhatikan bahwa prosesnya lebih baik dilakukan secara serentak ketika awal musim penghujan tiba.

  1. Pemupukan Tanaman

Waktu pemupukan tanaman manggis yang tepat adalah ketika pagi atau sore hari. Anda perlu membuat alur bagi pupuk dengan kedalaman kurang lebih sekitar 20 cm dan lebar 30 cm, dan dibuat melingkari tajuk tanaman.

Sahabat tani perlu menaburkan pupuk sesuai dengan alur yang sudah dibuat dan menimbun alur tersebut dengan tanah secara tipis, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penguapan. Pemupukan manggis dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu sebelum dan sesudah musim penghujan.

Manfaat Buah Manggis bagi Kesehatan Tubuh

manfaat buah manggisManggis merupakan salah satu buah yang mengandung banyak manfaat bagi tubuh manusia. Beberapa manfaat yang bisa Sahabat Tani peroleh dari mengonsumsi buah manggis, yaitu:

  1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin C, mineral, serat, dan xenthones yang terdapat pada manggis memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Buah ini juga mengandung zat antibakteri, yang jika Anda konsumsi bisa membantu dalam melawan infeksi yang akan membahayakan tubuh.

  1. Membantu Program Diet

Salah satu manfaat manggis yang paling populer adalah bisa membantu program diet. Hal tersebut disebabkan karena manggis mengandung zat antiperadangan yang memiliki peran dalam meningkatkan metabolisme lemak, sehingga berat badan akan lebih stabil dan tidak cepat mengalami kenaikan.

Terdapat penelitian yang menunjukkan, jika seseorang yang rajin mengonsumsi jus manggis yaitu dua kali dalam sehari, maka akan memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah daripada orang yang tidak mengonsumsi jus manggis.

Walaupun begitu, jika sahabat tani sedang menjalani program diet, jangan jadikan manggis satu-satunya sumber makanan yang Anda konsumsi. Anda harus mengonsumsi makanan lainnya yang mengandung nutrisi dan gizi lengkap, serta olahraga dengan teratur agar program diet bisa berhasil.

Cara Menanam Buah Gandaria dan Manfaatnya

Cara Menanam Buah Coklat, Manfaat dan Cara Mengkonsumsinya

Cara Menanam Buah Cherry dan Sejuta Manfaatnya

  1. Mencegah Penyakit Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan menakutkan. Jika Anda ingin terhindar dari risiko kanker, maka Anda harus banyak mengonsumsi buah dan sayur, termasuk manggis. Manggis memiliki kandungan yang bernama zat xanthones, zat ini merupakan zat antiinflamasi dan antioksidan yang bisa membantu melawan penyebaran dan perkembangan sel kanker.

  1. Mengontrol Kadar Gula dalam Darah

Manfaat mengonsumsi manggis lainnya adalah buah ini dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini disebabkan kandungan serat dalam manggis yang bisa membantu menstabilkan dan mengontrol kadar gula darah. Selain serat, zat xanthones juga bisa menstabilkan gula darah. Namun, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut lagi.

  1. Meredakan Radang Sendi

Buah ini juga mengandungan vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin C memiliki peran dalam membantu mengatasi radang sendi. Zat antiradang yang terdapat di dalam manggis, bisa membantu dalam meredakan sendi yang sakit.

Jika Anda dapat melakukan budi daya buah manggis dengan baik, buah ini akan memberikan penghasilan tambahan bagi sahabat tani. Harga jual buah yang bisa dikatakan stabil merupakan salah satu kelebihan tersendiri dari budidaya manggis. Menanam manggis juga cocok bagi sahabat tani yang memiliki hobi bercocok tanam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *