Panduan Budidaya dan Memasak Bebek Peking yang Mantap

Diposting pada

Bebek peking begitulah orang menyebutnya, bebek pedaging satu ini sangat terkenal dengan pertumbuhan kilatnya. Sehingga banyak sekali yang berminat untuk membudidayakannya. Bebek jenis ini memiliki ciri khas pada bulunya yaitu berwarna putih bersih. Selain memiliki pertumbuhan cepat, hewan yang tergolong unggas ini cukup tahan terhadap penyakit.bebek peking

Untuk membudidayakan hewan ini, sahabat tani tidak perlu bingung mencari makanan yang seperti apa, karena pakannya sangat mudah didapatkan. Anda bisa menyiapkan cacing, ikan kecil dari sungai dan tumbuh-tumbuhan seperti kangkung sebagai pakan. Jika Anda masih bingung bagaimana cara beternak bebek jenis ini, baca saja panduan budidaya bebek yang ada di bawah ini.

Cara Ternak Bebek Peking dengan Cepat

 

  1. Memilih Bibit Terbaik

Guna menghasilkan bebek yang berkualitas tentu saja sahabat tani harus memilih bibit terbaik terlebih dahulu. Karena pemilihan bibit sangat berpengaruh pada hasil panen nantinya. Maka dari itu, Anda harus memilih bibit yang sesuai dengan kriteria berikut ini.

bibit bebek peking

  • Bobot minimal 40-50 gram.
  • Bulu bebek bersih dan dalam keadaan kering.
  • Nafsu makan bebek tinggi.
  • Bebek memiliki tubuh tegap, mata jernih dan kaki yang kokoh.
  • Tidak cacat fisik.
  • Bebas dari penyakit unggas.
  • Aktif dan lincah.
  • Bagian dubur dan kloaka kering.
  1. Memilih Kandang yang Baik

Langkah kedua adalah memilih kandang yang baik sesuai dengan kebutuhan sahabat tani. Terdapat 3 jenis kandang yang dapat sahabat tani gunakan dan sudah terbukti cocok untuk beternak bebek peking. Penjelasan lebih detailnya akan diulas pada pembahasan selanjutnya.

Setelah Anda memilih kandang yang cocok, jangan lupa untuk membersihkannya secara rutin. Hal tersebut bertujuan agar bebek-bebek yang Anda ternakan terhindar dari bakteri, kuman dan penyakit yang sering menyerang unggas.

  1. Pemberian Pakan

Pemberian pakan adalah salah satu faktor penting dalam proses pertumbuhan bebek pedaging. Sehingga sahabat tani harus benar-benar memperhatikannya secara teliti agar hasil panen yang Anda nantikan memuaskan. Berilah hewan ternak Anda pakan sehari dua kali secara rutin pada pagi dan sore hari.

Jika sahabat tani ingin menggunakan pakan pabrikan atau pakan jadi Anda bisa menggunakan pakan 511/BR 1. Akan tetapi jika sahabat tani ingin menggunakan pakan yang hemat biasa, gunakan pakan alternatif seperti pakan organik karena harganya jauh lebih murah. Bahkan Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

  1. Mengenali Gejala Penyakit pada Bebek

Terdapat berbagai macam penyakit yang menyerang bebek jenis ini, sehingga sahabat tani harus mengenali gejala-gejalanya agar dapat mencegah dan mengobatinya. Tidak semua penyakit bebek menular, ada beberapa penyakit yang tidak dapat menular.

Meskipun begitu sahabat tani harus dapat mencegah dan mengobatinya. Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang bebek serta gejalanya.

  • Kolera (Menular)

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri pasteurella avicida yang dapat berkembang biak secara kilat dalam kandang yang basah dan lembab. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah sesak nafas, pial mengalami pembengkakan dan panas, bebek berjalan sempoyongan dan mengeluarkan suara nyaring.

  • White Eye (Menular)

Penyakit satu ini dapat menyerang bebek di usia berapa pun, apalagi jika bebek kekurangan vitamin A. Penyebab dari penyakit ini adalah virus yang dapat menyebar dengan sangat cepat sehingga dapat menular kepada bebek lain. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah keluarnya cairan bening dari mata dan paruh.

Jika bebek sahabat tani mengeluarkan kotoran yang berwarna bening tetapi dalam beberapa jam berubah menjadi kekuningan, maka dapat dipastikan bebek Anda terserang penyakit ini. Gejala lain yang timbul adalah sulit bernapas, bebek terlihat lemah dan lumpuh.

  • Keracunan Garam (Tidak Menular)

Penyakit ini adalah penyakit umum yang menyerang bebek peking, akan tetapi sahabat tani tidak perlu khawatir karena penyakitnya tidak menular. Penyebabnya adalah karena air yang diminum dan bahan makanan bebek mengandung kadar garam yang tinggi.

Bagi Anda yang berada di area dekat pantai atau tambak harus waspada dengan penyakit satu ini, karena keracunan seperti ini sering terjadi di lokasi tersebut.

 

Jenis-jenis Kandang yang Baik

  1. Kandang Baterai

Kandang baterai merupakan salah satu sistem kandang yang cocok bagi Anda yang super teliti. Karena dalam satu kotak kandang hanya dapat digunakan oleh sepasang bebek dewasa saja. Jenis kandang ini akan mempermudahkan sahabat tani untuk melakukan pengecekan dan pengontrolan secara teliti.

Sehingga dapat dengan mudah untuk mendeteksi adanya gangguan atau serangan penyakit pada bebek.

  1. Kandang Postal

Kandang jenis postal merupakan sistem kandang yang berbeda dengan kandang sebelumnya. Jika menggunakan kandang postal Anda dapat menempatkan beberapa ekor bebek dalam satu kandang tergantung usia bebeknya. Jika usia bebek dalam satu kandang termasuk golongan stater maka Anda bisa menggunakan satu kandang postal untuk 10 ekor bebek per m2.

  1. Kandang Ranch

Kandang satu ini merupakan rumah paling istimewa bagi bebek peking, karena di dalamnya sudah dilengkapi kolam untuk tempat mandi dan membersihkan kotoran. Selain itu kolam yang terdapat dalam kandang juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh bebek sebab hewan ini termasuk makhluk hidup yang tidak terlalu tahan akan panas.

Cara Memasak Bebek Peking dengan Resep Pilihan

 Bagi sahabat tani yang menggemari makanan berbahan dasar bebek, Anda tidak harus memesan atau membelinya di rumah makan lagi. Sebab, Anda bisa membuat berbagai masakan dengan bahan dasar bebek sendiri di rumah. Sahabat tani bisa mengikuti panduan memasak bebek dari resep bebek peking (olahan bebek peking) yang ada di bawah ini.

Bahan-bahannya 

  • 1 ekor bebek dalam keadaan sehat
  • 250 ml air putih
  • 3 buah jeruk nipis lalu peras
  • Gula pasir secukupnya
  • 3 sdm kecap manis
  • 2 sdm kecap asin
  • 1 sdm angkak
  • 1 sdt lada bubuk
  • Garam secukupnya

Cara Membuatnya :

  1. Langkah pertama adalah membersihkan bebek dengan air mengalir dan hilangkan semua bulu-bulu yang masih menempel di kulitnya. Setelah itu potong bebek menjadi beberapa bagian akan tetapi jangan terlalu kecil ya sahabat tani. Kemudian masukkan potongan daging bebek ke dalam wadah yang bersih dan tambahkan air perasan jeruk nipis agar bau bebek tidak terlalu amis.
  2. Selanjutnya buatlah bumbu yang digunakan untuk merendam daging bebek yang telah dipotong-potong. Campurkan garam, lada bubuk, kecap asin, kecap manis, angkak dan gula pasir dalam wadah lain yang bersih kemudian tambahkan air dan aduk sampai rata.
  3. Jika bumbu sudah siap, rendamlah potongan bebek ke dalam campuran bumbu dan tunggu selama satu jam agar bumbu meresap.
  4. Langkah selanjutnya adalah memanggang bebek, maka dari itu Anda harus meletakan bebek di atas Loyang dan letakan beberapa potong bebek. Kemudian masukkan Loyang berisi potongan bebek ke dalam oven yang bersuhu 180 derajat celcius, Jangan lupa olesi daging bebek dengan sisa bumbu kecap dan panggang hingga matang dan sedikit kering.
  5. Setelah bebek sudah matang, keluarkan bebek peking panggang dari oven dan sajikan.

Bagaimana, sangat mudah bukan untuk beternak bebek peking? Jika Anda berminat untuk beternak hewan ini ikutilah panduan ternak bebek yang telah diulas dalam pembahasan di atas. Jika sudah memasuki masa panen, jangan lupa untuk membuat olahan dari bebek dengan resep khas Tiongkok ya sahabat tani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *