Bibit Durian Enak dan Panduan Simpel Menanamnya

Diposting pada

Bibit Durian – Siapa sih yang tidak tahu tentang raja buah alias durian? Pasti semua orang Indonesia sudah mengenal buah ini, bahkan sebagian diantaranya sangat menyukai buah ini. Rasa nikmat tak terhingga dari buah berduri tajam ini sungguh tidak diragukan lagi, apalagi jika beruntung mendapatkan buah yang matangnya pas. Anda pasti penasaran kan bibit durian yang ada di Indonesia itu berasal dari mana?

Nah, untuk menjawab rasa penasaran dari sahabat tani semuanya kami menyajikan informasi tentang macam-macam buah durian beserta daerah asalnya. Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat mempelajari cara menanamnya dengan membaca informasi berikut ini.

Bibit Durian
Sumber : www.pinterest.com

Macam-macam Durian Terkenal di Indonesia

 

  1. Durian Mimang

Bagi masyarakat Jawa Tengah pasti sudah tidak asing lagi dengan raja buah bernama Mimang ini, karena buah ini berasal dari daerah Banjarnegara Jawa Tengah. Durian kebanggan Banjarnegara ini memiliki bentuk oval dan berukuran lebih kecil dari durian pada umumnya. Meskipun begitu, tidak mengurangi rasa nikmat dari durian ini.

  1. Durian Montong

Mana ada yang tidak tahu tentang durian ternama di Indonesia satu ini, pasti sahabat tani juga sudah mengetahuinya. Durian Montong sudah sangat terkenal di Indonesia karena rasanya yang luar biasa lezat dan memiliki aroma yang sangat harum khas durian. Bibit durian montong berasal dari Kalimantan, tetapi kini sudah bisa dinikmati di seluruh Indonesia.

  1. Durian Matahari

Sahabat tani yang sedang berkunjung ke Bogor Jawa Barat pada musim durian, wajib sekali untuk mencicipi durian Matahari asli sana. Lidah Anda akan dimanjakan dengan rasa manis dan daging buah yang kental. Bahkan dengan melihat warnanya yang kuning seperti matahari saja sudah membuat Anda ingin segera melahapnya.

  1. Durian Petruk

Selain Banjarnegara, Jepara tidak mau kalah kalau soal durian. Karena kota ini memiliki durian khas sendiri yaitu durian Petruk. Pecinta durian pahit campur manis harus mencoba durian satu ini, karena rasa pahit dan manisnya sungguh pas di lidah. Selain rasanya yang mantap Anda akan dimanjakan dengan ketebalan daging yang luar biasa, bahkan bijinya sangat kecil.

  1. Durian Bawor

Kalau durian satu ini sangat mirip dengan durian Montong, sehingga banyak yang salah mengira. Bibit durian bawor berasal dari daerah Banyumas dan sudah menjadi ikon dari kota ini. Bicara soal rasa, jangan tanya lagi karena sudah pasti nikmat dan ampuh memanjakan lidah Anda. Tidak hanya mirip durian Montong, harga dan rasanya pun tidak jauh berbeda.

  1. Durian Lay

Durian Lay merupakan durian yang sedikit berbeda dari yang lainnya, sebab warnanya lebih mengarah ke orange dan rasanya mirip dengan ubi. Bibit durian Lay berasal dari pedalaman Kalimantan Tengah dan hanya dapat ditemukan di daerah perbukitan saja. Ciri khas lainnya dari durian ini adalah dagingnya yang sangat tebal dan sedikit mengandung alkohol.

  1. Durian Musang King

Bibit durian musang king berasal dari Malaysia, tetapi di negara-negara Asia Tenggara lainnya durian satu ini sudah sangat terkenal. Para pecinta durian pasti sangat mengidam-idamkan durian musang king karena rasanya enak banget dan dagingnya tebal serta legit. Untuk dapat menikmati raja buah ini sahabat tani harus merogoh kantong sedikit lebih dalam.

Cara Simpel Menanam Tanaman Durian

 

  1. Menentukan Lokasi

Lokasi sangat menentukan bagaimana tanaman ini akan tumbuh dan berkembang. Anda harus memilih lokasi yang tepat dan cocok agar hasil yang Anda dapatkan memuaskan. Berikut ini terdapat syarat-syarat lokasi penanaman durian agar hasil panen berlimpah dan juga berkualitas.

  • PH tanah yang terbaik untuk menanam durian adalah sekitar 6-7.
  • Lahan tropis dengan ketinggian antara 500 meter sampai 800 meter di atas permukaan laut.
  • Pilihlah lokasi yang mendapatkan sinar matahari lebih banyak dengan intensitas 40% hingga 50%.
  • Lokasi yang sebaiknya Anda pilih adalah lokasi yang memiliki curah hujan antara 1500 mm hingga 2500 mm per tahunnya.
  • Suhu terbaik bagi lahan untuk penanaman durian adalah sekitar 13-30 derajat celcius.
  • Jenis tanah yang baik untuk menanam tumbuhan ini adalah tanah andosol, tanah padsolik merah kuning dan tanah latosol.
  1. Menentukan Bibit Durian

Setelah menentukan lokasi yang memenuhi persyaratan di atas yang perlu sahabat tani lakukan adalah menentukan bibitnya. Anda harus memilih bibit yang berkualitas tinggi, karena dapat mempengaruhi hasil panen nantinya. Maka dari itu pilihlah bibit yang sesuai dengan kriteria berikut ini.

  • Bibit memiliki daun yang rindang atau banyak.
  • Bibit dalam keadaan sehat dan tidak terserang hama apapun.
  • Bibir terlihat segar.
  • Batang bibit harus kokoh dengan jumah cabang antara 2 hingga 4.
  • Bibit yang berkualitas memiliki tunas baru dalam jumlah banyak.
  1. Penanaman

  • Lakukan pembersihan terhadap lahan yang akan sahabat tani gunakan untuk menanam durian. Pastikan lahan terbebas dari gulma dan tanaman liar sehingga sinar matahari dapat masuk dengan mudah.
  • Gemburkan tanah sebelum proses penanaman dan biarkan selama kurang lebih 3 sampai 4 hari.
  • Berikan pupuk kandang atau pupuk kompos pada media tanam sehingga dapat menambah unsur hara yang akan dibutuhkan oleh tanaman. Diamkan kembali hingga memasuki hari ke-7 agar pupuk dapat diserap oleh tanah dengan baik.
  • Buatlah lubang tanam dengan jarak sekitar 8 meter dan diamkan lubang selama kurang lebih 1 minggu agar gas-gas beracun yang ada dalam tanah hilang karena terkena sinar matahari.
  • Masukkan bibit durian ke dalam lubang yang telah Anda buat dalam keadaan tegak dan tutuplah lubang dengan tanah di
  1. Pengairan, Penyiangan dan Pemupukan

Selanjutnya adalah proses perawatan. Dalam proses ini sahabat tani harus melakukan tiga langkah yaitu pengairan, penyiangan dan pemupukan. pengairan harus dilakukan setiap hari apalagi durian baru saja ditanam karena pada usia tersebut tanaman ini sangat membutuhkan pasokan air yang cukup banyak.

Anda juga harus melakukan penyiangan dengan cara mencabuti rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman durian agar nutrisi yang Anda berikan tidak terbagi. Proses pemupukan juga tidak kalah penting dalam proses tanam menanam. Anda dapat melakukan pemupukan saat usianya sudah mencapai satu tahun dan lakukan kembali pada tahun-tahun berikutnya.

  1. Panen

Durian dapat dipanen saat memasuki usia tanam 8 tahun hingga 10 tahun, hal ini tergantung masa perkembangan dan pertumbuhannya. Untuk melakukan proses panen yang baik, tentu sahabat tani harus mengetahui ciri-ciri buah yang siap panen. Maka dari itu, Anda harus mengetahui ciri-cirina terlebih dahulu.

Ciri-ciri buah durian siap dipanen yaitu sebagai berikut.

  1. Berbau menyengat.
  2. Ruas tangkai membesar.
  3. Ujung duri berwarna coklat.
  4. Terdengar bunyi menggema saat durian dipukul menggunakan benda keras.

Dengan menyimak ulasan di atas, kini sahabat tani sudah mengetahui asal bibit durian yang terkenal di Indonesia, bukan? Sahabat tani juga bisa mempraktekan cara menanam durian yang telah di ulas, apalagi bagi Anda pecinta durian. Anda harus menanam durian agar bisa menikmati hasil panen sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *