Apa itu Pupuk ZA dan Beberapa Manfaatnya Bagi Tanaman

Diposting pada

Dalam bercocok tanam maka tidak akan lepas dengan kebutuhan pupuk, baik pupuk organik maupun pupuk kimia. Penggunaan pupuk kimia pun diperbolehkan di Indonesia asalkan penggunaannya tidak melebihi dari batasan standar yang telah ditetapkan kementerian pertanian. Salah satu jenis pupuk yang sering digunakan yaitu pupuk ZA yang tentunya cara penggunaannya lebih praktis.

Keberadaan ZA memang sangat menguntungkan para petani, sehingga mereka bisa dengan mudah meningkatkan produktivitas tanaman yang dibudidayakan agar menghasilkan panen yang berlimpah. Meskipun begitu, pemberian pupuk kimia tidak boleh berlebihan karena bisa mengakibatkan efek toksisitas atau racun dan meningkatkan pencemaran lingkungan khususnya tanah.

Pupuk-ZA Pengertian Pupuk ZA

Pupuk jenis ZA merupakan salah satu jenis pupuk kimia buatan. Diproduksi pabrik dengan kandungan amonium sulfat yang berfungsi untuk memberikan hara nitrogen dan belerang tambahan bagi tanaman. Pupuk ini berbentuk butiran kristal menyerupai garam dapur dan jika dilihat dari rasanya juga seperti garam yaitu asin. Sifat lainnya adalah mudah terserap air meskipun tidak sekuat dengan pupuk urea.

Kandungan ion sulfat yang terdapat pada ZA sangat mudah larut ke dalam air. Sedangkan kandungan ion amonium nya sangat lemah. Maka ZA memiliki potensi untuk menurunkan pH tanah sehingga sangat cocok digunakan untuk tanah jenis alkalis. Jika dibandingkan dengan pupuk kimia yang lain seperti urea atau nitrat, maka ZA memiliki kandungan nitrogen yang lebih sedikit.

Dengan begitu, sahabat tani dapat meningkatkan kualitas lahan pertanian dengan metode pemupukkan untuk per massa nitrogen yang diberikan dalam usaha pertanian. Hal ini dapat menambah keuntungan karena masuknya hara utama berupa belerang ke dalam komponen tanah.

Pupuk jenis ZA sangat dibutuhkan untuk beberapa jenis tanaman, contohnya saja tanaman tebu karena pemberian pupuk ini tidak akan menyebabkan penurunan kadar gulanya. Berbeda dengan hanya memberikan pupuk urea saja, kandungan nitrogen pada ZA hanya separuh dari pupuk urea. Jadi pemberian pupuk ZA dengan dosis tepat bertujuan untuk memasok jumlah hara belerang pada tanah.

Baca Juga :

Manfaat Menggunakan Pupuk ZA untuk Tanaman

Hal yang menjadi pertimbangan ketika menggunakan ZA yaitu sebagai pemasok sumber belerang pada lahan pertanian karena pupuk ini memiliki kandungan nitrogen yang berkualitas bagus untuk berbagai jenis tanaman. Ada beberapa manfaat belerang bagi tanaman yang perlu sahabat tani ketahui, di antaranya adalah:

 Manfaat dari Unsur Hara Belerang

  1. Membantu meningkatkan pembentukkan pada bulir hijau daun, sehingga pemberian ZA dengan dosis yang tepat dapat meningkatkan daun menjadi lebih hijau.
  2. Menambah kandungan jumlah nutrisi seperti vitamin dan protein pada hasil panen.
  3. Mampu memperbaiki kualitas aroma, kelenturan pada daun dan meningkatkan warna daun.
  4. Mengurangi penyusutan ketika masa penyimpanan dan mampu memperbesar ukuran tanaman umbi-umbian seperti pada tanaman bawang putih dan bawang merah.

Tanda-Tanda Kekurangan Komponen Unsur Hara Belerang

  1. Tanaman tidak mampu tumbuh secara maksimal alias kerdil dan kurus.
  2. Masa pertumbuhan dan kematangan tanaman menjadi terhambat, terutama pada tanaman jenis biji-bijian.
  3. Tumbuh bintik-bintik hitam pada bagian daun seperti pada tanaman kentang.
  4. Buah-buahan tidak bisa matang secara sempurna dan warna buahnya juga menjadi hijau
  5. Pada sebagian tumbuhan besar, daun muda akan berwarna merah sampai dengan bagian tulang daun atau berwarna hijau kekuning-kuningan. Namun pada beberapa jenis tanaman seperti kapas, jeruk dan tembakau maka ciri-cirinya akan terlihat pada bagian daun yang lebih tua terlebih dahulu.

Kegunaan ZA

  1. Untuk penanganan yang lebih mudah dan ekonomis.
  2. Senyawa kimia yang terdapat pada ZA cukup stabil, sehingga lebih tahan untuk disimpan dalam waktu jangka panjang.
  3. Dapat digunakan sebagai pupuk susulan maupun pupuk dasar.
  4. Aman digunakan untuk berbagai macam tanaman
  5. Bisa digunakan sebagai pupuk utama atau bisa dicampur dengan jenis pupuk lain.
  6. Tanaman yang diberikan tambahan ZA menjadi lebih sehat dan tahan terhadap serangan penyakit serta hama. Selain itu, tanaman juga akan terhindar dari masalah kekeringan.
  7. Mampu memperbaiki warna buah yang sudah siap dipanen dengan perbaikan rasa.
  8. Meningkatkan kualitas tanaman serta hasil produksi pada masa panen.
  9. Meningkatkan nutrisi tanaman seperti kandungan vitamin, kadar protein pati, lemak, dan gula.

Kekurangan pemberian ZA

  1. Jika dosis penggunaannya berlebihan maka akan menyebabkan tanah menjadi masam. Selain itu juga dapat menyebabkan tanaman menjadi mudah terserang penyakit maupun hama tanaman.
  2. Bisa mengancam kelangsungan hidup mikroorganisme yang ada di dalam tanah.
Pupuk ZA 1
Sumber : sribu

 Kelebihan Penggunaan ZA untuk Tanaman

  1. Memperbaiki kualitas tanah

Kandungan sulfur yang terdapat pada ZA mampu meningkatkan kualitas tanah menjadi lebih gembur dan subur, terutama untuk jenis tanah alkalis.

  1. Meningkatkan produktivitas tanaman

Tanaman yang diberikan ZA secara tepat, maka tingkat produktivitas dan kualitas tanaman akan menjadi lebih baik. Pertumbuhan tunas baru akan terjadi lebih cepat, daun lebih hijau dan nutrisi hasil panennya menjadi lebih berkualitas.

  1. Tahan terhadap serangan hama

Pemberian ZA secara teratur akan menjauhkan tanaman dari berbagai jenis penyakit dan hama tanaman yang menyerang.

  1. Memperbaiki aroma

Zat sulfur pada ZA mampu memperbaiki aroma dan membentuk suatu senyawa yang akan menghasilkan minyak di dalam tanaman.

  1. Memperbaiki kondisi tanah

ZA dapat memperbaiki kondisi tanah terutama untuk memenuhi kebutuhan sulfur dan nitrogen yang mungkin masih kurang. Selain itu juga dapat memberikan unsur hara pada tanaman secara langsung.

  1. Dapat disimpan dalam waktu jangka panjang

Kandungan senyawa kimia yang terdapat pada jauh ZA lebih stabil, sehingga lebih aman jika disimpan dalam waktu yang lama.

  1. Bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman

Pupuk ZA bisa digunakan untuk meningkatkan kesuburan berbagai jenis tanaman. Dengan pemberian pupuk secara tepat, maka hasil panennya akan semakin meningkat dengan hasil yang lebih berkualitas.

  1. Harga ekonomis

Dibanding dengan jenis pupuk kimia lainnya, ternyata ZA harganya lebih ekonomis. Sehingga sahabat tani dapat meningkatkan kualitas tanaman tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Meskipun harganya lebih terjangkau, namun cara penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dan tidak boleh berlebihan.

Kandungan nitrogen mampu meningkatkan jumlah asam amino yang berbentuk protein. Selain itu juga mampu memperbaiki kualitas tanah menjadi lebih gembur dan subur. Sehingga kandungan nitrogen tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme di dalam tanah saja, namun juga untuk menggemburkan dan menyuburkan tanah.

Nitrogen juga mampu membantu meningkatkan dan memperbaiki pH tanah. Seperti yang sahabat tani tahu bahwa pH tersebut sangat dibutuhkan tanaman.

Dengan mengetahui pengertian dan manfaat pupuk ZA secara lengkap, maka sahabat tani bisa mencoba pupuk tersebut untuk meningkatkan kesuburan tanah dalam budidaya pertanian. Dengan tanah yang subur dan kualitas tanaman yang meningkat, maka sahabat tani juga akan memperoleh hasil panen yang maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *