Selain Pakan Ternak, Ampas Tahu Juga Bisa Dijadikan Olahan Makanan Lezat!

Diposting pada
manfaat ampas tahu
Sumber : sinarharapan

Bagi sebagian orang, ampas tahu hanya dianggap limbah bekas pengolahan tahu yang tak bernilai. Tapi ternyata jika diolah lebih lanjut bisa menjadi beberapa produk penting, asalkan tahu cara pengolahan dan takaran yang tepat. Pasti sobat tani penasaran apa saja produk yang bisa dihasilkan dari pemanfaatan ampas ini, dan seluk beluk lainnya. Ini informasi lengkapnya hanya untuk Anda!

Kandungan Gizi dan Nutrisi Ampas Tahu

Sebelum mengetahui produk dan pengolahan dari ampas yang terbuat dari kedelai ini, Anda harus tahu terlebih dahulu kandungan dari ampas tersebut sehingga membuatnya penting. Menurut penelitian ahli kesehatan atau kandungan gizinya tak kalah banyak jika dibanding kedelai dan tahu, makanya semakin banyak yang penasaran dan ingin merasakan langsung manfaat ampas tahu tersebut.

  1. Kandungan Gizi

No Jenis Gizi Kandungan/100 g
Ampas Tahu Tahu Kedelai
1 Air 4,9 gr 84,4 gr 20 gr
2 Lemak 5,9 gr 4,6 gr 15,6 gr
3 Energi 393 kal 79 kal 382 kal
4 Protein 17,4 gr 7,8 gr 30,2 gr
5 Karbohidrat 67,5 gr 1,6 gr 30,1 gr
6 Fosfor 29 gr 63 gr 506 gr
7 Mineral 4,3 gr 1,2 gr 4,1 gr
8 Zat Besi 4 mg 0,8 mg 6,9 mg
9 Kalsium 19 gr 124 gr 196 gr
10 Vitamin A 0 0 29 mg
11 Vitamin B 0,2 mg 0,06 mg 0,93 mg
  1. Kandungan Nutrisi Ampas Basah dan Kering

No Nutrisi Jenis Ampas Tahu
Kering (%) Basah (%)
1 Protein Kasar 23,39 2,91
2 Lemak Kasar 9,96 1,39
3 Bahan Kering 88,35 14,69
4 Serat Kasar 19,44 3,76
5 BETN 30,48 6,05
6 Abu 4,58 0,58

Pengeringan dan Penyimpanan Ampas Tahu

Untuk menggunakan ampas tahu dengan kandungan terbaik, banyak yang memilih untuk mengeringkannya terlebih dahulu. Proses pengeringan dilakukan dengan cara sederhana, yang biasa disebut silase. Caranya adalah seperti berikut ini.

  1. Menekan ampas dengan mesin press hingga tak ada air yang menetes lagi.
  2. Masukkan ke dalam wadah kedap udara, tutup erat tanpa tambahan apapun.
  3. Simpan di tempat bersuhu normal selama 21 hari, karena pada masa itu mikroba akan berhenti beraktivitas begitu juga bakteri.
  4. Ampas sudah bisa digunakan dan disimpan untuk jangka waktu lima bulan. Yang perlu diingat adalah saat proses silase, pembagian ampas sesuai kebutuhan dengan wadah terpisah, jadi saat pengambilan langsung habis sekali pakai. Hal ini untuk meminimalisir terkontaminasinya ampas akibat proses buka tutup wadah, yang rentan membawa udara dan bakteri masuk ke dalamnya.

Ampas Tahu untuk Pakan Ternak

Dunia pertanian ampas tahu bisa dijadikan campuran pakan berbagai jenis ternak, tentu dengan takaran yang tepat agar ternak mendapatkan nutrisi yang lengkap tidak lebih atau kurang. Berikut ini pengolahan ampas tersebut untuk pakan beberapa jenis ternak.

  1. Pakan Kambing

Untuk pakan kambing, penggunaan ampas ini adalah 70 persen dari total konsentrat yang dibutuhkan. Dalam 100 persen campuran pakannya, konsentrat yang harus tersedia adalah 30 persen, sedangkan 70 persennya adalah rumput. Hal ini dihitung berdasarkan berat badan kering seekor kambing, ketika pakan yang perlu setiap hari adalah 4 persen dari berat badannya tersebut.

Pencampuran bahan pakan bisa dilakukan pada pagi hari sebelum memberikan makanan, dan sebaiknya disajikan untuk kambing dalam kondisi segar. Sehingga nutrisinya bisa benar-benar terserap sempurna oleh tubuh kambing, dan berperan maksimal dalam tumbuh kembangnya. Apalagi jika kambing tersebut nantinya akan dijual, tentu butuh target berat yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

  1. Pakan Kelinci

Untuk pakan kelinci ampas yang dibutuhkan adalah 40 persen dari total pakan, sisanya adalah rumput sebanyak 60 persen. Jika dikalkulasikan secara matematis jumlah ampas berkisar 300 gram untuk seekor kelinci per hari. Untuk kelinci muda biasanya dibutuhkan 112 gram pakan per hari, sedangkan usia dewasa berkisar 92 gram hingga 520 gram tergantung kondisinya hamil atau menyusui.

  1. Pakan Unggas

Untuk pakan ayam sebenarnya lebih tepat menggunakan pakan yang sudah dijual dipasaran, karena kandungan gizinya sudah sangat lengkap. Tapi memang terkadang harganya menguras kantong, apalagi untuk diberikan pada ratusan ekor unggas. Makanya salah satu alternatif adalah dengan memadukan ampas tahu dengan bahan campuran pakan alami lainnya yang punya kandungan gizi tepat.

Untuk itik biasanya dibutuhkan 15 persen ampas dari total pakan yang diberikan setiap hari, tapi hanya diberikan pada tahap pembibitan dan usai panen saja. Sedangkan untuk ayam dibutuhkan 36 persen ampas dari 100 persen total pakannya. Lalu untuk burung puyuh diberikan ampas 20 persen yang dicampur ke dalam bahan pakan lainnya terutama untuk umur maksimal enam minggu.

  1. Pakan Sapi

Penggunaan ampas ini untuk pakan sapi juga bukan hal baru, tapi memang bukan 100 persen ampas tanpa pakan lainnya. Biasanya dipadukan dengan dedak dan polard dengan perbandingan 2 bagian untuk ampas, 1,5 bagian untuk deda dan 0,5 bagian untuk polard. Kegunaannya adalah untuk meningkatkan kekuatan dan bobot sapi.

Ada juga komposisi alternatif yang juga menggunakan ampas dari tahu sebagai salah satu bahannya, yaitu mencampurkan 1 persen urea, 18 persen singkong, 50 persen dedak, 14 persen ampas tahu, 10 persen jagung, 5 persen kulit kopi, garam 0,5 persen, 1 persen mineral, dan 0,5 kapur. Formula ini juga sering dipakai peternak sebagai alternatif pakan sapi di samping rumput dan serat alami.

Produk Makanan dari Ampas Tahu

Selain bisa digunakan sebagai pakan ternak, ampas ini juga bisa dijadikan produk makanan cemilan yang enak dan bergizi. Makanya tak sedikit pebisnis kuliner yang akhirnya tertarik menciptakan produk dari ampas tahu yang ternyata disukai oleh masyarakat. Berikut ini beberapa di antaranya sebagai berikut.

  1. Bakso

Menggunakan ampas dari tahu sebagai bahan utama pembuatan bakso, ternyata menghasilkan bakso dengan citarasa yang khas. Bahan utamanya tetap sama yaitu tepung kanji, air es, namun untuk dagingnya bisa dipadukan dengan ampas dengan takaran 1 : 1, atau mengganti daging sepenuhnya dengan ampas. Rasanya tetap nikmat dan menggugah selera.

  1. Keripik

Sobat tani yang sering bepergian ke berbagai daerah di pulau Jawa mungkin sudah familiar dengan keripik yang terbuat dari ampas ini. Rasanya gurih bercampur dengan tekstur renyah bergerindil, membuat keripik ini banyak dijadikan buah tangan. Proses pembuatannya dengan mencampurkan ampas bersama bahan lain, lalu dikeringkan dan digoreng hingga kecoklatan.

  1. Nugget

Kehabisan stok nugget ayam atau sapi di rumah? saatnya mencoba menu baru nugget yang terbuat dari ampas ini. Komposisi bahan masih sama, hanya bagian daging diganti dengan ampas.

Mulai sekarang jangan pernah mengabaikan ampas tahu karena ternyata banyak kegunaannya yang bernilai tinggi. Terutama untuk para sobat tani yang memiliki ternak, atau ingin mengembangkan usaha kuliner kekinian. Tinggal mencari produsen ampas dan membelinya, atau Anda pun dapat membuatnya sendiri dengan cara yang mudah dan hasil yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *