5 Bahan Pengusir Tikus di Rumah dan Lahan Pertanian

pengusir tikus
Sumber : Grid

Pengusir Tikus – Meskipun digambarkan sebagai hewan yang lucu dan menggemaskan pada kartun dan animasi, hewan tikus pada kehidupan nyata sangat menjijikkan dan juga merugikan. Adanya tikus, sering kali mengganggu lahan pertanian terutama padi. Tikus bahkan juga sering kali masuk ke dalam rumah, supaya tikus tidak menyebabkan rumah kotor dan beberapa furnitur menjadi rusak, sahabat tani memerlukan pengusir tikus.

Serangan tikus pada lahan pertanian menyebabkan kerusakan yang cukup tinggi, sehingga sangat merugikan bagi petani. Namun, jika sahabat tani menggunakan racun tikus atau pestisida yang bahan kimia tentu saja akan memengaruhi hasil tani. Maka dari itu, pada pembahasan kali ini, kami akan memberikan solusi pengusir tikus yang alami baik pada lahan tanam dan juga di rumah.

Bahan Alami Pengusir Tikus

Penggunaan bahan kimia sebagai pengusir tikus memiliki beberapa kelemahan, di antaranya adalah tikus dapat mati pada sarangnya dan menyebabkan bau tidak sedap muncul, namun sulit ditemukan sumbernya. Selain menggunakan bahan kimia, ternyata bahan alami yang terdapat pada dapur juga dapat Anda gunakan untuk mengusir tikus. Bahan alami tersebut di antaranya adalah:

Lada bubuk

lada bubuk
Sumber : Grid

Kandungan senyawa piperin yang tinggi di dalam lada bubuk, memiliki bau yang sangat menyengat dan akan mengganggu bagi tikus, kemudian menyebabkan tikus pergi. Taruh lada bubuk di tempat persembunyian atau juga pada tempat yang sering dilewati dan didatangi oleh tikus.

Baca Juga :

Kulit Durian

kulit durian
Sumber : jurnalasia

Sama hal nya seperti lada bubuk, aroma durian yang menyengat pada kulit durian juga ampuh untuk mengusir tikus, karena dianggap mengganggu bagi tikus. Sahabat tani cukup memotong kulit durian menjadi kecil, kemudian letakkan pada tempat yang sering didatangi oleh tikus.

Baking Soda

Baking Soda
Sumber : auxdelicesbakery

Bahan pengusir tikus ayng ke tiga bisa memakai baking soda, Caranya Campurkan baking soda ke dalam makanan yang sering kali dimakan oleh tikus. Setelah memakan makanan yang sudah dicampur oleh baking soda, baking soda yang menghasilkan gas membuat tubuh tikus menggembung karena tidak mampu untuk mengeluarkan gas tersebut.

Tenang saja, tikus akan tetap lari menuju ke ruangan terbuka, sebelum akhirnya mati karena menahan gas. Tikus tidak akan langsung mati di tempat yang kemudian akan menyebabkan permasalahan baru lagi. Sehingga sahabat tani tidak perlu repot-repot untuk membuang bangkainya.

Kantung Teh

kantung teh
Sumber : 99

Kandungan peppermint yang terdapat di dalam kantung teh, akan menyebabkan iritasi pada hidung dan saluran pernapasan tikus. Iritasi pada hidung berdampak pada kurangnya fungsi dari indra penciuman tikus, secara natural tikus akan keluar dari rumah.

Kulit Telur

kulit telur
Sumber : Klikdokter

Aroma dari kulit telur sama seperti aroma lada bubuk dan juga aroma kulit durian. Aroma tersebut akan mengganggu bagi tikus, hal tersebut bisa membuat tikus keluar dari tempat persembunyiannya dan juga keluar dari rumah Anda.

Cara yang dapat sahabat tani lakukan adalah dengan menghancurkan kulit telur, hingga kulit telur berubah bentuk menjadi bubuk. Kemudian, sahabat tani bisa menempatkan bubuk kulit telur tersebut pada area atau tempat yang sering dilewati dan juga dituju oleh tikus tersebut.

Cara Membasmi Tikus di Lahan Pertanian

Jika sahabat tani ingin mengusir tikus pada lahan pertanian, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan pada saat masa awal tanam. Hal ini ditujukan agar saat tanaman padi pada masa bunting, hama tikus yang terdapat tidak akan menyebabkan kerugian. Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat sahabat tani lakukan, di antara lainnya adalah:

  1. Memasang Pagar pada Lahan

Dengan melakukan pemagaran lahan, tikus akan enggan untuk memasuki daerah lahan tanam, yang termasuk dengan lokasi semai. Lakukan pemasangan pagar pada lahan sejak awal dan sebelum masa berbuah, untuk mengurangi peluang tikus masuk dan pada akhirnya berkembang biak di lahan tanam.

  1. Pasang Alat Pengusir Tikus

Tikus memiliki beberapa batas toleransi tubuh terhadap beberapa hal seperti cahaya, air, suhu, dan juga suara. Alat yang sering digunakan dewasa ini adalah alat pengusir elektronik, yang akan menghasilkan gelombang ultrasonik.

Gelombang ultrasonik itu kemudian akan mengganggu dan memekak telinga tikus. Namun, sahabat tani harus hati–hati dan disarankan untuk menggunakan alat pesungir elektronik ini, pada lahan dengan skala yang luas.

Selain menggunakan alat pengusir elektronik, sahabat tani dapat melakukan pemusnahan hama tikus. Caranya dengan melakukan brender atau dalam kata lainnya adalah alat penyembur api, dan memompakan air ke dalam sarang dari hama tikus tersebut.

  1. Memasang Jebakan

Pengusir Tikus selanjutnya yaitu Rat traps atau alat jebakan tikus, dapat sahabat tani gunakan pada lahan dengan skala yang kecil. Jika Anda ingin menggunakan alat jebakan ini pada lahan dengan skala besar, Anda memerlukan jumlah alat jebakan yang jauh lebih besar.

  1. Melakukan Sanitasi Lingkungan

Jika sahabat tani melakukan sanitasi lingkungan, daerah lahan tanam akan menjadi tidak menguntungkan, bahkan cenderung merugikan bagi perkembangbiakan dari hama tikus. Sanitasi lingkungan yang dapat sahabat tani lakukan adalah dengan melakukan pembersihan gulma, mulai dari pematang hingga saluran irigasi, khususnya pada tanggul yang tinggi

  1. Menggunakan Kultur Teknis

Untuk mengurangi tikus dalam tanah, sahabat tani dapat melakukan sistem olah tanah yang baik. Sedangkan, untuk dapat mengurangi siklus hama tikus ini di dalam lahan tanam yang luas, sahabat tani dapat melakukan sistem tanam serentak

  1. Lakukan Aksi Berburu secara Massa

Aksi berburu hama tikus secara massa ini, bisa Anda lakukan dengan melibatkan banyak elemen, beberapa di antaranya yaitu dimulai dari petani, perangkat desa, penyuluh tani, bahkan tidak jarang tentara pun ikut melakukan aksi ini.

Sasaran utama dari aksi berburu tikus secara massal ini adalah habitat utama dan sarang tikus, seperti pada jalan–jalan sawah, sepanjang pematang sawah, lubang yang terdapat di sekitar sawah atau tempat lainnya yang terindikasi sebagai sarang tius. Setelah sarang ditemukan, massa biasanya menangkap tikus, kemudian dievakuasi (bisa dikubur atau dibakar).

Baca Juga :

  1. Pemanfaatan Musuh Alami

Musuh alami dari tikus ada berbagai macam, dimulai dari kelompok aves atau burung, mamalia, maupun kelompok reptilia. Pemangsa tikus yang berasal dari kelompok burung di antaranya adalah burung hantu putih, burung hantu coklat, dan juga burung kowak maling.

Untuk pemangsa tikus yang berasal dari kelompok mamalia, terdiri dari kucing, anjing, dan juga garangan. Sedangkan, pemangsa alami tikus yang berasal dari reptilia adalah ular tikus, ular sanca, ular kobra dan juga ular hijau.

Di antara semua pemangsa alami tikus, pemangsa terbaik adalah burung hantu. Hal ini disebabkan burung hantu mampu mencari mangsanya lebih baik, dibandingkan dengan pemangsa yang lain, juga karena fisiologis burung hantu yang besar akan membuat burung hantu dapat mengkonsumsi tikus dalam jumlah yang besar.

Adanya tikus, baik pada rumah maupun pada lahan tanam, tentu saja menjadi hal yang dapat menyebabkan kerugian. Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, sahabat tani dapat melakukan pengusiran dengan menggunakan bahan alami dan juga aktivitas lain, karena penggunaan bahan kimia dapat menyebabkan kematian tikus di tempat tersembunyi dan berbahaya pada tanaman.

1 komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *